Berita Terbaru

1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judol, Sebagian Besar Mengakui Perbuatannya

By On September 08, 2026

Mensos Gus Ipul saat memimpin Rakor bersama Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia secara daring, Rabu, 02 September 2026. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan, proses klarifikasi terhadap 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) yang terindikasi terlibat Judi Online (Judol) masih berlangsung. 

Sejauh ini, kata dia, sekitar 70 persen pegawai yang telah menjalani klarifikasi mengakui keterlibatannya. 

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan, dari hasil klarifikasi sementara, terdapat sejumlah alasan di balik keterlibatan para pegawai tersebut. Ada yang mengaku hanya iseng, tetapi ada pula yang telah mengalami kecanduan Judol. 

"Ada yang memang sudah kecanduan, sudah menjadi kebiasaan. Ada yang mungkin sekadar iseng. Ada juga yang HP-nya digunakan oleh keluarganya, dimanfaatkan atau digunakan oleh keluarganya. Jadi, ini semuanya benar-benar sedang ditelusuri, dipastikan," ujar Gus Ipul, Senin, 07 September 2026. 

Gus Ipul menjelaskan, sebanyak 1.900 pegawai Kemensos terindikasi terlibat judol berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). 

Dari jumlah tersebut, kata dia, 124 orang berada di Sekretariat Jenderal, 191 orang di Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, 179 orang di Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, dan tiga orang di Inspektorat Jenderal. 

Sementara itu, sisanya berada di Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos). 

"Dirjen Linjamsos ini masih dalam proses klarifikasi, karena keberadaannya tidak di Jakarta, di daerah, umumnya adalah P3K, pendamping sosial," ujarnya. 

Gus Ipul mengatakan, proses klarifikasi terhadap seluruh pegawai yang terindikasi terlibat judol ditargetkan rampung pada September 2026. Setelah proses klarifikasi selesai, pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran akan dijatuhi sanksi sesuai ketentuan. 

Sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran. Untuk kategori hukuman disiplin ringan, sanksinya berupa teguran lisan, teguran tertulis, atau pernyataan tidak puas secara tertulis. 

Kemudian, hukuman disiplin sedang dapat dijatuhkan apabila pelanggaran berdampak terhadap instansi. Sanksinya antara lain penurunan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, hingga penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun. 

Sementara itu, apabila pelanggaran masuk dalam kategori disiplin berat, sanksi yang diberikan dapat berupa penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, hingga pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS. 

"Bapak, Ibu sekalian, ini betul-betul memprihatinkan, sudah diberi kesempatan oleh negara, diberikan kesempatan menjadi ASN, tapi terlibat satu kegiatan yang tidak semestinya. ASN Kementerian Sosial seharusnya menjadi contoh bersih pikirannya, bersih tindakannya, dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah," pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, sebanyak 1.900 pegawai Kemensos terindikasi bermain judi online berdasarkan data PPATK. Kemensos kemudian melakukan verifikasi terhadap data tersebut. 

Dari 1.900 pegawai yang terindikasi, sebanyak 42 orang merupakan ASN, sedangkan sisanya merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Data tersebut sebelumnya disampaikan Gus Ipul kepada wartawan pada 12 Agustus 2026. (*/red)

Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Jadi Tersangka Korupsi Transfer Pricing

By On September 08, 2026

Dirdik Jampidsus Kejagung, Saiful Bahri Siregar ketika menerangkan kasus transfer pricing dan under-invoicing. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) Tbk sebagai tersangka korporasi dalam kasus dugaan korupsi terkait transfer pricing dan under invoicing. 

Praktik yang diduga terjadi sejak 2008-2025 ini disebut merugikan keuangan negara mencapai Rp 2 triliun. 

"Tim penyidik pada hari ini telah menetapkan korporasi PT TPL Tbk sebagai tersangka," ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Saiful Bahri Siregar kepada wartawan, di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Senin, 07 September 2026. 

Saiful menjelaskan, kasus ini bermula dari aktivitas ekspor bubur kertas (pulp) yang dilakukan PT TPL Tbk kepada perusahaan afiliasinya di luar negeri, yakni DP Macau Marketing International Ltd, serta penjualan lokal kepada Asia Pacific Rayon. 

Dalam menjalankan aksinya, PT TPL Tbk diduga melakukan under-invoicing atau mengecilkan nilai faktur secara melawan hukum. 

Caranya dengan memanipulasi kode HS (Harmonized System) produk guna mengaburkan karakteristik, kegunaan, dan nilai harga produk yang sebenarnya. 

PT TPL, kata Saiful, diduga sengaja melaporkan produk ekspor mereka sebagai paper grade pulp atau bleached hardwood kraft pulp (BHKP). Padahal, produk yang sebenarnya dikirim adalah dissolving pulp (DP). 

"Seharusnya produk tersebut merupakan dissolving pulp, namun diubah (dimanipulasi) menjadi produk paper grade pulp atau bleached hardwood kraft pulp (BHKP)," kata Saiful. 

Tak hanya itu, perusahaan tersebut juga tidak menyampaikan dokumen transfer pricing (TP Doc) dan laporan SPT Pajak Badan dengan benar kepada kantor pelayanan pajak. Hal ini dilakukan agar harga transaksi tidak diperiksa kewajarannya. 

"Menyampaikan laporan transaksi yang tidak sebagaimana mestinya," ujarnya. 

Dalam melancarkan aksinya, PT TPL diduga main mata dengan oknum petugas pajak. Tujuannya agar aktivitas perusahaan tidak diawasi secara ketat. 

"PT TPL Tbk secara melawan hukum bekerja sama dengan pejabat yang berwenang agar tidak dilakukan pengawasan. Proses review dan telaah tidak dilakukan berdasarkan audit program yang semestinya, sehingga pejabat tidak melakukan perbandingan harga atas transaksi tersebut," tuturnya. 

Terkait kerugian negara, kata Saiful, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Berdasarkan estimasi sementara, angka kerugian mencapai triliunan rupiah. 

"Hasil estimasi kami, penyidik dengan BPKP, estimasi kerugiannya sekitar Rp 2 triliun," pungkasnya. 

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 112 orang saksi, termasuk kuasa direktur PT TPL Tbk. 

Selain itu, sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik telah disita setelah mendapat persetujuan Pengadilan Negeri. 

Saat ditanya mengapa baru pihak korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka, Saiful menegaskan bahwa penyidikan masih terus berkembang. Dia tidak menutup kemungkinan adanya tersangka perorangan. 

"Ini kami masih berjalan. Percayalah, nanti akan kami sampaikan perkembangan-perkembangan penyidikannya," ujarnya. 

Atas perbuatannya, PT TPL Tbk disangka melanggar Pasal 6 Primair 603 juncto Pasal 20 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. 

Diketahui ssebelumnya, Kejagung telah menetapkan dua orang supervisor pemeriksaan pajak berinisial BP dan SR menjadi tersangka dalam perkara ini. Keduannya diduga merupakan oknum yang main mata dengan PT TPL. 

Tersangka BP diketahui menjabat sebagai supervisor dalam pemeriksaan pajak PT TPL untuk tahun pajak 2020 dan 2023. 

Sementara tersangka SR merupakan supervisor untuk pemeriksaan pajak tahun 2024. 

Keduanya diduga sengaja mengabaikan prosedur audit untuk menutupi manipulasi yang dilakukan perusahaan. 

"Tersangka BP dan tersangka SR untuk memenuhi permintaan dari PT TPL yang secara melawan hukum tersebut, tidak melakukan tugas dan fungsinya selaku supervisor, yaitu melakukan pengawasan dalam me-review, menelaah KKP dan LHP, sehingga yang tidak berdasarkan pada audit program yang telah disusun oleh para tersangka," kata Saiful saat jumpa pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis malam, 12 Agustus 2026. 

Berdasarkan hasil penyidikan, pihak PT TPL diketahui rutin memberi uang kepada kedua petugas pajak. 

Uang tersebut diberikan agar para supervisor pajak mengubah pola perhitungan pajak PT TPL, sehingga terlihat normal meski ada manipulasi harga ekspor. 

"Atas perbuatan tersebut para tersangka telah menerima sejumlah uang dari PT TPL. Setiap tahun mereka melakukan pemberian kepada petugas atau tersangka ini untuk mengubah pola perhitungan pajak," kata Saiful. 

Meski begitu, dia belum membeberkan detail terkait jumlah uang yang diterima para tersangka dari PT TPL. 

Saiful menyebut, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut perihal itu. 

"Jumlahnya, itu yang kami nanti, per tahunnya akan terjadi perbedaan-perbedaan nilai yang diberikan. Nanti dalam dakwaan bakal terungkap di persidangan," pungkasnya. (*/red)

Prabowo Sebut Kapal Induk dari Italia Bakal Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

By On September 08, 2026

Presiden RI, Prabowo Subianto. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto mengungkapkan Kapal Induk pertama Indonesia dari Italia akan segera merapat memperkuat alutsista TNI AL. 

Kemampuan Kapal Induk tersebut juga akan dimanfaatkan untuk penanganan bencana. 

"Alhamdulillah sebentar lagi Kapal Induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi Kapal Induk Helikopter dan untuk Drone," kata Prabowo Rapat Terbatas (Ratas) Penanganan Bencana, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 07 September 2026. 

Kemampuan Kapal Induk tersebut, kata Prabowo, mampu membawa helikopter ukuran menengah atau medium sebanyak 10 unit. 

Menurut Prabowo, helikopter yang dapat diangkut adalah sejenis Black Hawk dan Mi-17 yang rata-rata bisa mengangkut 4-5 ton air untuk penanganan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). 

"Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita," ujarnya. 

Prabowo menjelaskan, pihaknya banyak mengalokasikan pesawat untuk untuk modifikasi cuaca. 

Prabowo juga meminta BRIN mengkaji zat yang paling efisien untuk mempercepat modifikasi cuaca. 

Tak hanya Kapal Induk, Jelikopter, dan Pesawat, Prabowo juga meminta adanya pengadaan Drone-drone yang bisa menyemprotkan air. 

"Ada Drone yang cukup besar ya, sampai bisa mengangkut dan melempar drop 50 kilo air. Kalau 50 kilo air 10 drone sama dengan 1 helikopter. Oh tidak, tidak, 50 kali 10 baru 500, setengah ton ya," ujarnya. 

"Tapi memang kalau ada di tempat terdepan ini akan sangat. Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan," pungkasnya. (*/red)

Soal Keberadaan Kalangan Sabung Ayam dan Dadu, Ini Kata Kapolsek Bareng Jombang

By On September 08, 2026

Lokasi Kalangan Sabung Ayam di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jatim. 

JOMBANG, KabarXXI.Com - Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), sukses menggali potensi di wilayahnya. 

Salah satunya potensi keberadaan kalangan sabung ayam dan dadu yang digagas Kepala Desa bersama Tokoh Masyarakat setempat. 

Informasi yang diterima media menyebutkan bahwa kegiatan sambung ayam dan dadu telah meningkatkan omset para pelaku UMKM. 

Salah seorang warga, sebut saja Sugik (35) kepada media ini, Selasa, 08 September 2026, membenarkan bahwa di desanya ada kalangan sabung ayam. 

Menurutnya, kalangan itu baru berdiri kurang lebih dua mingguan. 

Hal senada dikatakan Rokim. Ia mengaku sering main ke setiap kalangan di Desa Sendang Rejo, Kecamatan Jombang, dan Desa Manduro, Kecamatan Kabuh. 

"Kalau di Desa Bareng saya baru kali ini aja," ucapnya. 

Terpisah, Kapolsek Bareng, AKP Musto'ip saat dikonfirmasi awak media soal keberadaan kalangan sabung ayam menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan penelusuran terkait informasi tersebut. 

"Mohon waktu, saya klarifikasi dulu," ujarnya. 

Sampai berita ini diturunkan, tidak ada perkembangan tindakan yang serius oleh Kapolsek Bareng. Justru memilih tidak ada jawaban saat ditelpon oleh awak media. (Tim)

Anak Krakatau Menguji Ketahanan Ekonomi Maritim

By On September 07, 2026

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sabtu dini hari, 05 September 2026. 

Oleh: DR. (HC) Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa 

Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat (4/9/2026) malam, membawa kembali ingatan Indonesia kepada satu kenyataan yang sering terlupakan: laut bukan ruang kosong. 

Lantaran di atasnya bergerak kapal penumpang, kapal barang, tanker, kapal nelayan dan berbagai aktivitas ekonomi yang menghubungkan pulau-pulau. 

Di bawahnya tersimpan dinamika geologi yang tidak selalu dapat diprediksi dengan kehendak manusia.  Selat Sunda mempertemukan dua kenyataan itu sekaligus: laut sebagai jalan ekonomi, dan alam sebagai kekuatan yang tidak dapat dinegosiasikan. 

Maka kapal yang melintas harus memperhitungkan perkembangan aktivitas vulkanik, arah sebaran abu, cuaca dan keselamatan navigasi. 

Di sisi lain, penyeberangan Merak-Bakauheni masih beroperasi. Fakta ini penting karena menunjukkan, persoalannya bukan sekadar "jalur laut ditutup" atau "jalur laut dibuka", melainkan bagaimana sebuah sistem transportasi mempertahankan keselamatan sekaligus menjaga konektivitas. 

Di sinilah persoalan Anak Krakatau menjadi lebih besar daripada erupsi itu sendiri. 

Bencana alam selalu memiliki dimensi ekonomi. Sebuah kapal yang terlambat bukan sekadar kapal yang terlambat. 

Di belakangnya terdapat muatan, jadwal pelabuhan, pekerja, perusahaan, pasar dan konsumen. Gangguan di satu simpul dapat merambat ke simpul lain. Dalam ekonomi yang semakin terhubung, waktu telah menjadi bagian dari harga. 

Indonesia semestinya melihat laut dengan cara yang lebih strategis. Sebagai negara kepulauan, laut bukan halaman belakang, melainkan halaman depan perekonomian. 

Sebagian besar pergerakan barang antarpulau berlangsung melalui laut. Karena itu, keselamatan pelayaran tidak dapat dipisahkan dari ketahanan ekonomi nasional. 

Setiap gangguan pada jalur laut pada dasarnya, adalah gangguan potensial terhadap denyut kehidupan ekonomi. 

Anak Krakatau, karena itu, menghadirkan pertanyaan mendasar: sudahkah Indonesia membangun ekonomi maritim yang bukan hanya produktif ketika laut tenang, tetapi juga tangguh ketika alam berubah menjadi ancaman? 

Dari Gunung Api ke Rantai Pasok

Selat Sunda memiliki arti penting, karena menjadi salah satu ruang perlintasan strategis antara Jawa dan Sumatra. Aktivitas pelayaran di kawasan ini tidak berdiri sendiri. 

Ia terhubung dengan pelabuhan, industri, pasar, pergudangan dan jaringan distribusi di berbagai daerah.  Karena itu, gangguan keselamatan di laut dapat menciptakan efek domino yang tidak selalu terlihat dari titik bencana. 

Maka persoalannya bukan semata-mata apakah kapal dapat berlayar. 

Pertanyaan yang lebih penting adalah berapa besar biaya yang muncul ketika kapal harus mengubah rute, mengurangi kecepatan atau menunggu perkembangan situasi. 

Tambahan konsumsi bahan bakar, perubahan jadwal, biaya sandar, penumpukan barang dan keterlambatan distribusi merupakan konsekuensi ekonomi yang pada akhirnya dapat ditanggung pelaku usaha dan masyarakat. 

Dalam tataran itulah ketahanan rantai pasok menjadi bagian dari ketahanan nasional. Indonesia tidak boleh membangun sistem logistik yang efisien tetapi rapuh. 

Efisiensi memang penting, tetapi efisiensi tanpa cadangan dapat berubah menjadi kerentanan. 

Sistem yang terlalu bergantung pada satu jalur, satu pelabuhan, atau satu pola distribusi, akan mudah terganggu ketika menghadapi bencana. 

Erupsi Anak Krakatau juga memperlihatkan, risiko ekonomi tidak selalu datang dari pasar global, perang, tarif perdagangan atau gejolak harga energi. Risiko dapat datang dari bumi sendiri. 

Gunung api, gempa, tsunami, cuaca ekstrem dan perubahan iklim merupakan bagian dari realitas geografis Indonesia. Dari itu, perencanaan ekonomi maritim harus memasukkan risiko kebencanaan sebagai variabel utama, bukan catatan kaki. 

Selama ini, pembangunan maritim sering diukur melalui jumlah pelabuhan, kapal, investasi dan volume barang. Ukuran tersebut memang penting, tetapi belum cukup. 

Kita juga harus bertanya: seberapa cepat sistem itu pulih setelah terganggu? Seberapa banyak jalur alternatif yang tersedia? 

Seberapa cepat informasi keselamatan sampai kepada nakhoda? Seberapa kuat koordinasi antara pelabuhan, pemerintah, operator kapal dan masyarakat pesisir? 

Pertanyaan-pertanyaan itu membawa kita pada konsep yang lebih penting daripada sekadar pertumbuhan ekonomi maritim, yakni resiliensi maritim. 

Ekonomi maritim yang tangguh bukan ekonomi yang tidak pernah mengalami gangguan, melainkan ekonomi yang mampu menyerap guncangan, beradaptasi dan kembali bergerak tanpa menimbulkan kerusakan yang lebih besar. 

Keselamatan Bukan Musuh Pertumbuhan

Dalam situasi bencana, sering muncul pertentangan semu antara keselamatan dan kelancaran ekonomi. Seolah-olah kapal yang tidak berlayar berarti ekonomi berhenti. 

Cara berpikir demikian perlu dikoreksi. Keselamatan justru merupakan prasyarat bagi keberlanjutan ekonomi maritim. Satu keputusan untuk menunda pelayaran mungkin menimbulkan kerugian dalam hitungan jam. 

Akan tetapi, keputusan untuk memaksakan pelayaran dalam kondisi berbahaya dapat menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar: korban jiwa, kerusakan kapal, pencemaran laut dan terputusnya jalur perdagangan. 

Dalam ekonomi maritim, keselamatan bukan biaya yang harus dihindari, melainkan investasi yang harus dibayar. 

Karena itu, informasi menjadi instrumen ekonomi yang sama pentingnya dengan kapal dan pelabuhan. 

Nakhoda membutuhkan informasi yang cepat mengenai aktivitas vulkanik, arah angin, sebaran abu, kondisi cuaca dan perkembangan zona bahaya. 

Informasi yang terlambat dapat menjadi risiko. Informasi yang tidak seragam dapat menimbulkan kebingungan. Indonesia perlu memperkuat integrasi antara sistem pemantauan vulkanologi, meteorologi dan lalu lintas pelayaran. 

Data dari PVMBG, BMKG, Kementerian Perhubungan, VTS, syahbandar dan unsur keselamatan lainnya harus dapat dibaca sebagai satu gambaran situasi. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut dilakukan. 

Tantangannya bukan lagi sekadar memiliki data, tetapi mengubah data menjadi keputusan. Di sinilah pembangunan Maritime Domain Awareness menjadi penting. 

Kapal tidak cukup mengetahui posisi dirinya sendiri. Sistem pelayaran modern membutuhkan pemahaman mengenai apa yang terjadi di sekelilingnya. Informasi vulkanik, cuaca, gelombang, lalu lintas kapal dan zona bahaya harus terintegrasi dalam pengambilan keputusan navigasi. 

Erupsi Anak Krakatau seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat sistem tersebut. Indonesia tidak boleh selalu menunggu bencana datang baru memperbaiki koordinasi. 

Negara kepulauan sebesar Indonesia membutuhkan sistem peringatan dini yang bekerja sebelum keadaan berubah menjadi krisis. 

Ekonomi Maritim yang Tahan Guncangan

Solusinya bukan menutup laut dari risiko. Tidak mungkin Indonesia menghindari seluruh risiko alam. Yang dapat dilakukan, adalah membangun sistem yang mampu mengelolanya. 

Pemerintah perlu menyusun peta kerentanan jalur pelayaran nasional berdasarkan risiko geologi, cuaca, tsunami, kecelakaan dan gangguan lainnya. Setiap jalur strategis perlu memiliki skenario alternatif. 

Pelabuhan juga harus mempunyai kapasitas cadangan agar mampu menerima limpahan arus apabila satu titik mengalami gangguan. 

Dunia industri mengenal prinsip redundansi: sistem yang baik bukan sistem yang hanya memiliki satu jalur paling efisien, melainkan sistem yang mempunyai pilihan ketika jalur utama gagal. 

Pelaku usaha pun perlu didorong untuk memasukkan risiko kebencanaan ke dalam perencanaan bisnis. 

Asuransi maritim, manajemen risiko, cadangan logistik dan diversifikasi jalur distribusi bukan lagi sekadar urusan perusahaan besar. 

Semua itu merupakan bagian dari ekosistem ekonomi maritim yang sehat. Pemerintah daerah di sekitar jalur strategis juga perlu dilibatkan. 

Bencana di laut tidak berhenti di garis pantai. Dampaknya dapat menjalar ke pelabuhan, pasar, nelayan, industri dan masyarakat pesisir. 

Maka, kebijakan kebencanaan harus menghubungkan laut dengan daratan. Ketahanan maritim pada akhirnya membutuhkan ketahanan wilayah pesisir. 

Tidak kalah penting pula, pembangunan maritim harus mulai mengubah paradigma. 

Kita tidak cukup membangun laut sebagai ruang eksploitasi ekonomi. Laut harus dibangun sebagai ruang kehidupan yang memiliki batas ekologis dan risiko alam. 

Investasi maritim harus memperhitungkan keselamatan, lingkungan dan kemampuan pemulihan. 

Anak Krakatau Menjadi Pelajaran Strategis

Anak Krakatau tidak memilih kapan manusia sedang siap atau tidak siap. Ia bergerak mengikuti hukum alam. 

Manusialah yang harus menyesuaikan diri. Di situlah kebesaran sebuah negara diuji: bukan pada kemampuannya menguasai alam, tetapi pada kecerdasannya hidup berdampingan dengan alam. Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat menguntungkan sekaligus penuh risiko. 

Letaknya menjadikan laut sebagai jalan perdagangan dunia, tetapi karakter geologisnya membuat negeri ini akrab dengan gempa dan gunung api. 

Keunggulan geografis dan kerentanan alam hadir dalam ruang yang sama. Maka geopolitik Indonesia harus dibaca bersama geologinya. 

Kita tidak boleh memandang bencana sebagai gangguan sesaat yang selesai setelah abu menghilang. Setiap erupsi harus menghasilkan pembelajaran institusional. 

Setiap gangguan pelayaran harus menghasilkan evaluasi terhadap sistem navigasi. Setiap keterlambatan distribusi harus menjadi bahan perbaikan rantai pasok. 

Dengan cara demikian, bencana tidak hanya meninggalkan kerugian, tetapi juga pengetahuan. Pada titik inilah konsep negara maritim menemukan maknanya. 

Negara maritim bukan hanya negara yang memiliki laut luas, banyak kapal, dan pelabuhan besar. 

Negara maritim adalah negara yang mampu menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan sekaligus mampu melindungi manusia yang hidup dan bekerja di atasnya. 

Erupsi Anak Krakatau memberi kita sebuah pelajaran sederhana tetapi mendalam. 

Pertumbuhan ekonomi maritim membutuhkan laut yang bergerak, tetapi ketahanan ekonomi maritim membutuhkan sistem yang mampu bertahan ketika laut tidak dapat diprediksi. 

Indonesia harus memilih untuk tidak sekadar mengejar kecepatan arus barang. Melainkan pula membangun kemampuan untuk menjaga arus tersebut tetap hidup dalam keadaan apa pun. 

Maka, Anak Krakatau seharusnya tidak hanya dibaca sebagai kabar tentang gunung yang meletus. Ia adalah cermin bagi negara kepulauan tentang bagaimana mengelola risiko. 

Laut Indonesia terlalu penting untuk dikelola dengan pendekatan sektoral dan reaktif. 

Ia membutuhkan ilmu pengetahuan, teknologi, koordinasi dan keberanian untuk membangun sistem yang tangguh. 

Jika laut adalah urat nadi ekonomi Indonesia, maka keselamatan, informasi dan kesiapsiagaan adalah denyut yang menjaganya tetap hidup. 

Penulis adalah Pengamat Dunia Maritim. 

Sumber: kompas.com

Bandel! Arena Sabung Ayam di Sumberejo Wuluhan Diduga Kembali Buka dan Ramai, Kapolsek: Nanti Kami Cek!

By On September 07, 2026

JEMBER, KabarXXI.Com Dugaan aktivitas sabung ayam di wilayah Desa Sumberejo, Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), kembali menjadi sorotan. 

Setelah sebelumnya dilaporkan terpantau ramai, aktivitas yang diduga merupakan kalangan sabung ayam tersebut disebut kembali buka pada Senin, 07 September 2026. 

Informasi yang diterima media menyebutkan bahwa arena sabung ayam yang disebut-sebut milik Bos Eko itu kembali didatangi sejumlah orang dan terpantau ramai. 

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, aktivitas tersebut disebut kembali berlangsung hanya berselang sehari setelah informasi mengenai dugaan arena sabung ayam ramai pada Minggu, 06 September 2026. 

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan bahwa aktivitas di lokasi tersebut kembali berlangsung pada hari ini.

“Hari ini kalangan sabung ayam sudah buka dan ramai,” ujar warga.

Pernyataan warga tersebut masih merupakan informasi lapangan yang perlu dikonfirmasi lebih lanjut. 

Media belum dapat memastikan apakah aktivitas yang berlangsung benar merupakan perjudian sabung ayam atau kegiatan lain, sebelum adanya hasil pengecekan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum. 

Baca juga: Diduga Beromzet Ratusan Juta, BL Arena Sabung Ayam di Balung Wuluhan Jember Tak Tersentuh APH, Warga Resah!

Kapolsek Wuluhan: Nanti Kami Cek

Terkait informasi tersebut, media kemudian melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak Saputro. 

Saat diklarifikasi mengenai adanya informasi bahwa lokasi tersebut kembali buka dan ramai pada Senin, 07 September 2026, Kapolsek Wuluhan memberikan respons bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan.

“Iya, nanti akan kami cek siang nanti,” kata Kapolsek Wuluhan. 

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai dugaan aktivitas di lokasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengecekan oleh pihak kepolisian. 

Masyarakat kini menunggu hasil pengecekan tersebut, termasuk apakah benar ditemukan aktivitas sabung ayam, apakah terdapat unsur taruhan atau perjudian, serta langkah apa yang akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran hukum. 

Baca juga: Polres Gresik Gerak Cepat Cek Aduan Dugaan Arena Sabung Ayam di Menganti, Fasilitas Langsung Dimusnahkan

Publik Pertanyakan Pengawasan

Kembali ramainya lokasi yang diduga menjadi arena sabung ayam juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan dan langkah pencegahan di wilayah tersebut. 

Apabila hasil pengecekan kepolisian menemukan adanya kegiatan perjudian, masyarakat berharap aparat dapat mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Namun apabila setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan unsur perjudian maupun pelanggaran hukum, masyarakat juga membutuhkan penjelasan resmi agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesimpangsiuran. 

Hingga berita ini ditulis, media masih menunggu hasil pengecekan dari Polsek Wuluhan terkait dugaan aktivitas tersebut. 

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut maupun pihak terkait demi menjaga keberimbangan pemberitaan. (*/red)

Polres Gresik Gerak Cepat Cek Aduan Dugaan Arena Sabung Ayam di Menganti, Fasilitas Langsung Dimusnahkan

By On September 06, 2026

GRESIK, KabarXXI.Com - Satreskrim Polres Gresik bersama Polsek Menganti bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), Sabtu, 05 September 2026. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satreskrim Polres Gresik bersama Polsek Menganti melakukan pengecekan langsung ke lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dalam pengecekan tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian sabung ayam maupun masyarakat yang sedang melakukan kegiatan perjudian di lokasi. 

Baca juga: Diduga Beromzet Ratusan Juta, BL Arena Sabung Ayam di Balung Wuluhan Jember Tak Tersentuh APH, Warga Resah!

Namun, petugas menemukan sejumlah fasilitas dan sarana yang diduga digunakan untuk kegiatan sabung ayam. 

Sebagai langkah penertiban sekaligus upaya pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum, petugas kemudian melakukan pendataan dan dokumentasi terhadap fasilitas yang ditemukan. 

Selanjutnya, fasilitas yang diduga digunakan sebagai sarana sabung ayam tersebut dilakukan pembongkaran dan pemusnahan. Kegiatan tersebut disaksikan oleh Kepala Desa Sidowungu. 

"Sebagai langkah penertiban dan pencegahan agar fasilitas tersebut tidak digunakan kembali untuk kegiatan yang melanggar hukum, dilakukan pembongkaran dan pemusnahan terhadap fasilitas yang diduga digunakan sebagai sarana sabung ayam," tegas Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Mohammad Prasetyo. 

Baca juga: Bandel! Arena Sabung Ayam di Sumberejo Wuluhan Diduga Kembali Buka dan Ramai, Kapolsek: Nanti Kami Cek!

Proses pembongkaran dan pemusnahan disaksikan Kepala Desa Sidowungu serta didokumentasikan sebagai bagian dari administrasi kegiatan kepolisian. 

Selain melakukan penertiban, polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak menyediakan tempat atau memfasilitasi kegiatan perjudian dalam bentuk apa pun. 

Masyarakat bisa melaporkan aktivitas kepada Kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas perjudian atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban melalui Hotline 110 atau Hotline Lapor Cak Rama Kapolres Gresik di nomor 0811-8800-2006. (*/red)

HUT Desa Lumpang ke-106 Meriah, Lurah Aing: Jadi Momentum Bangkitkan Gotong Royong!

By On September 06, 2026

BOGOR, KabarXXI.ComPemerintah Desa (Pemdes) Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menggelar rangkaian Hajat Desa Lumpang ke-106 pada Minggu, 06 September 2026. 

Kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari berbagai wilayah sebagai momentum mempererat kekompakan dan membangkitkan semangat gotong royong. 

Salah satu kegiatan utama adalah Jalan Sehat tingkat RW. Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik start di Lapangan Sankelux dan finish di Lapangan BUMDes Lumpang. 

Jalan sehat mengusung tema “Kompak, Kreatif, Semangat, Meriah!”. Peserta tampil kreatif dengan kostum unik dan yel-yel kelompok. 

Penilaian dilakukan berdasarkan kostum, jumlah peserta, yel-yel, dan kekompakan. Dengan konsep itu, kegiatan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga hiburan dan sarana mempererat silaturahmi antarwarga. 

Puncak Hajat Desa Lumpang ke-106 dipusatkan di kawasan Perumnas 2 Sentraland atau lebih tepatnya di samping Kantor Kecamatan Parungpanjang. 

Wadah Silaturahmi dan Sinergi

Kepala Desa (Kades) Lumpang, H. M. Rodis Faisal yang akrab disapa Lurah Aing mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. 

“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan bisa menghibur masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi bentuk sinergi kami dengan seluruh masyarakat Desa Lumpang. Dengan demikian, ini menjadi kekuatan kami untuk membangun desa,” ujarnya. 

Menurutnya, Hajat Desa bukan hanya perayaan hari jadi, tetapi juga wadah silaturahmi antara Pemdes dan warga. 

“Yang paling penting tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan, sehingga wilayah tetap kondusif, aman dan terkendali,” tegasnya. 

Lurah Aing menjelaskan, Hajat Desa Lumpang sudah menjadi agenda tahunan. Ini merupakan pelaksanaan ke-12 kalinya sebagai upaya mempertahankan tradisi dan memperkuat hubungan pemerintah desa dengan masyarakat. 

Harap Bangkitkan Gotong Royong

Ia berharap, kegiatan ini bisa memicu kembali semangat gotong royong yang mulai memudar. 

“Gotong royong sekarang sudah mulai pelan-pelan berkurang karena ditelan perkembangan zaman. Dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan bisa membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat,” tuturnya. 

Bagi Pemdes Lumpang, semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan desa. 

Apresiasi Panitia

Ketua Panitia Hajat Desa, Dadi Suardi mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan acara. 

“Terima kasih banyak kepada semua masyarakat yang membantu terselenggaranya kegiatan HUT Desa Lumpang ke-106 tahun,” ucapnya. 

Ia juga menegaskan, Pemdes Lumpang akan terus berkomitmen melayani warga. 

“Desa Lumpang selalu bersinar, dan tetap gemilang,” pungkasnya. 

Hajat Desa Lumpang ke-106 ini diharapkan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergi Pemdes dan masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Lumpang yang semakin maju, kompak, dan kondusif. (Hari Setiawan)

Cundamanik Grup Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW di Wanasari Cihara, Diwarnai Aksi Berbagi

By On September 06, 2026

LEBAK, KabarXXI.Com - Cundamanik Grup menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) berupa makan gratis dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. 

Acara yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar ini dilaksanakan di Masjid Jami Al-Far'Urraudahh, Kampung Wanasari, Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu, 06 September 2026. 

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Kegiatan, Wa Abut mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, tamu undangan, dan masyarakat yang telah hadir untuk menyukseskan acara ini. 

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW," ujarnya. 

Wa Abut menambahkan bahwa lebih dari sekadar mengenang hari kelahiran Nabi, peringatan ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengamalkan nilai-nilai ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari. 

Sementara itu, Ketua Cundamanik Grup, Iim Saripudin, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. 

Menurut Iim, kisah hidup Rasulullah SAW sarat akan nilai-nilai kepedulian terhadap kaum lemah dan masyarakat yang membutuhkan. Semangat inilah yang patut diteladani oleh umat Muslim saat ini. 

Ia berharap acara ini dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab kolektif yang bisa diwujudkan melalui gotong royong. 

"Semoga dengan meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW, seluruh umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama. Mari kita hadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan dan terus menebarkan kebaikan," pungkas Iim. 

Acara Tabligh Akbar ini berlangsung khidmat dengan menghadirkan penceramah KH. Jujun Muda dari Cianjur dan Qori Ustadz Moch Sahroni dari Cimarga, Rangkasbitung.Turut hadir dalam acara tersebut Camat Cihara H. Ujang, Kapolsek Cihara AKP Acep Komarudin, Anggota Koramil Panggarangan Serda Asep, Bhabinkamtibmas Cihara Bripka Sigit, Kepala Desa Cihara Rohim Supriadi, Kepala Desa Karangkamulyan Mulyadi, Sekdes Cihara Akhmad Yani, para kiai, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RT se-Desa Cihara, serta pemuda Desa Cihara. (Cup/Angga)

Narasi TikTok Diduga Sarat Ujaran Kebencian terhadap Wartawan dan LSM, Polri Justru Diseret dalam Konten

By On September 05, 2026

LEBAK, KabarXXI.com – Peredaran sebuah konten di platform TikTok yang diketahui berasal dari akun berinisial R dengan nama akun AH80** kembali menjadi sorotan. Konten tersebut dinilai bukan sekadar menyampaikan sebuah peristiwa, tetapi juga memuat narasi yang terkesan bernada kebencian terhadap oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan profesi wartawan.

Dalam konten tersebut, ditampilkan atau dinarasikan seorang Polisi Wanita (Polwan) yang disebut sedang menangani laporan dari seorang oknum LSM. Namun, yang kemudian menjadi perhatian adalah penggunaan sejumlah diksi kasar dan bernada merendahkan, seolah-olah ucapan tersebut merupakan sikap petugas Kepolisian ketika menerima laporan masyarakat.

Salah satu diksi yang muncul dalam narasi tersebut di antaranya “harusnya kamu yang tobat, koplok”, disertai ungkapan lain yang dinilai tidak pantas.

Konten itu pun memunculkan pertanyaan serius: apakah benar bahasa tersebut merupakan ucapan petugas Kepolisian, atau sengaja dibangun sebagai narasi oleh pembuat konten untuk memberikan kesan bahwa aparat Kepolisian memiliki sikap penuh kebencian terhadap pelapor, LSM maupun wartawan?

Jika narasi tersebut ternyata tidak sesuai dengan fakta kejadian, maka persoalannya menjadi lebih serius karena dapat membentuk persepsi publik bahwa Kepolisian bersikap tidak profesional terhadap masyarakat yang datang untuk menyampaikan laporan.

Padahal, Kepolisian merupakan institusi yang memiliki kewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk menerima dan menangani setiap laporan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Polisi Jangan Dijadikan Instrumen Narasi Kebencian

Ketua PPWI Lebak Abdul Kabir Albantani menilai, persoalan tersebut harus dilihat secara jernih. Menurutnya, pihaknya tidak ingin menjadikan persoalan tersebut sebagai kritik terhadap institusi Kepolisian.

Sebaliknya, ia menilai Kepolisian justru perlu ditempatkan sebagai pihak yang melakukan pendalaman untuk mengungkap apakah sebuah konten memang menggambarkan fakta sebenarnya atau telah dikonstruksi sedemikian rupa sehingga menimbulkan persepsi tertentu di tengah masyarakat.

“Kita tidak sedang mengkritik Kepolisian. Justru kita meyakini Polri memiliki mekanisme dan profesionalitas dalam menangani persoalan. Yang menjadi pertanyaan adalah ketika nama dan sosok petugas Kepolisian seolah-olah digunakan dalam sebuah narasi yang bernada kasar dan penuh kebencian terhadap oknum LSM maupun wartawan,” ujar Abdul Kabir.

Menurutnya, apabila benar terdapat narasi yang sengaja menggiring opini seolah-olah seorang petugas Kepolisian mengeluarkan kata-kata kasar kepada pelapor, maka fakta tersebut harus diuji dan diverifikasi.

“Jangan sampai masyarakat menerima kesan bahwa kata-kata kasar itu benar-benar keluar dari mulut anggota Polisi, padahal belum tentu demikian. Kalau ternyata narasi tersebut sengaja dibuat untuk mendiskreditkan wartawan, LSM atau pihak tertentu dengan membawa-bawa institusi Kepolisian, tentu harus dilihat secara serius,” katanya.

Abdul Kabir juga mengingatkan bahwa konten media sosial memiliki dampak yang sangat besar terhadap pembentukan opini publik.

Narasi yang berulang kali disebarluaskan dapat menimbulkan persepsi bahwa wartawan, LSM maupun kelompok masyarakat tertentu merupakan pihak yang layak direndahkan atau diperlakukan secara tidak pantas.

“Ini yang harus kita cegah. Jangan sampai muncul kebencian terhadap profesi wartawan, LSM atau kelompok masyarakat tertentu hanya karena sebuah konten yang belum tentu menggambarkan fakta secara utuh,” tegasnya.

Kapolres Lebak Pastikan Bukti Terbaru Ditelaah

Sementara itu, Kapolres Lebak AKBP Arninsi melalui saluran WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya akan menelaah bukti terbaru yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Kapolres juga menyampaikan bahwa jajaran Reskrim sedang melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dengan melibatkan ahli.

Respons tersebut menjadi penting untuk mengurai duduk perkara secara objektif, termasuk memastikan konteks video, sumber narasi, serta apakah terdapat kesesuaian antara narasi yang disampaikan dalam konten dengan kejadian sebenarnya.

Langkah pendalaman oleh aparat juga diharapkan dapat menjawab pertanyaan publik mengenai posisi dan ucapan petugas yang ditampilkan dalam konten tersebut.

Apakah benar terdapat perkataan sebagaimana dinarasikan, atau terdapat konstruksi narasi tertentu yang sengaja dibangun sehingga menimbulkan kesan negatif terhadap pihak pelapor sekaligus menyeret nama institusi Kepolisian?

Berpotensi Ganggu Kondusivitas Kamtibmas

Abdul Kabir menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berkembang menjadi perang opini di ruang publik.

Menurutnya, apabila narasi bernada kebencian terhadap wartawan, LSM atau kelompok masyarakat tertentu terus diproduksi dan disebarluaskan, bukan tidak mungkin akan muncul ketegangan antarkelompok.

“Kalau terus dibiarkan, ini bukan lagi sekadar persoalan konten TikTok. Bisa berkembang menjadi persoalan sosial karena masyarakat dapat terprovokasi dan saling berhadapan. Kondisi seperti ini tentu berpotensi mengganggu kondusivitas dan Kamtibmas di Kabupaten Lebak,” ungkapnya.

Karena itu, Presidium Pers, LSM dan Ormas Bersatu meminta semua pihak menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh konten media sosial yang belum terverifikasi.

Mereka juga menyerahkan proses pendalaman kepada Polres Lebak dan berharap fakta sebenarnya dapat segera diketahui berdasarkan bukti, keterangan saksi maupun pendapat ahli.

Bagi Presidium, kebebasan berekspresi tetap harus dihormati. Namun, kebebasan tersebut tidak semestinya menjadi ruang untuk menyebarkan narasi yang dapat menimbulkan kebencian, merendahkan profesi tertentu, atau menyeret institusi negara ke dalam konflik antarindividu maupun kelompok.

Masyarakat pun diharapkan menunggu hasil pendalaman aparat penegak hukum dan tidak menjadikan potongan video maupun narasi media sosial sebagai satu-satunya dasar dalam menarik kesimpulan.

Polri tetap dipercaya profesional. Pers, LSM dan Ormas juga memiliki hak untuk mendapatkan penghormatan. Yang perlu dicegah adalah munculnya narasi kebencian yang berpotensi memecah hubungan antarkelompok dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat di Kabupaten Lebak.

Tanpa Sekat, Gubernur Andra Soni Berbaur Bersama Warga pada Peringatan Maulid Nabi di Tangerang

By On September 05, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baiturrahman, Pondok Lakah Permai, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu, 05 September 2026. 

TANGERANG, KabarXXI.Com - Gubernur Banten, Andra Soni berbaur bersama masyarakat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baiturrahman, Pondok Lakah Permai, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu, 05 September 2026. 

​Kehadiran orang nomor satu di Banten tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Tanpa sekat, Gubernur Andra menyempatkan diri untuk bersalaman dan berbincang hangat dengan sejumlah jemaah yang hadir. 

​Bagi Andra, menghadiri kegiatan keagamaan bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan upaya konkret untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi langsung. 

Terlebih, pertemuan langsung dengan warga di sekitar kediamannya ini menjadi ruang silaturahmi yang efektif di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah. 

​Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung khidmat dengan penceramah KH Zuhri Fauzi yang memberikan tausiah. 

Jemaah tampak khusyuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menikmati suasana kebersamaan yang terbangun. 

​Melalui momentum keagamaan ini, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat rasa persaudaraan dan semangat gotong royong. (Welfendry)

Gerak Cepat Tangani Kebakaran, Polres Serang Terjunkan Personel ke Lokasi Rumah Warga di Tanara

By On September 05, 2026

Polres Serang bergerak cepat menangani kebakaran rumah warga yang terjadi di Kampung Bendung RT 004 RW 002, Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Jumat, 04 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.ComPolres Serang bergerak cepat menangani kebakaran rumah warga yang terjadi di Kampung Bendung RT 004 RW 002, Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Jumat, 04 September 2026. 

Personel Polres Serang mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB. 

Kedatangan personel dilakukan untuk membantu proses penanganan sekaligus memastikan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. 

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Saat kejadian, korban Timan (46), seorang pengemudi yang merupakan warga setempat, bersama saksi melihat adanya api yang muncul dari bagian kamar rumah. 

Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar bagian kamar beserta sejumlah barang yang berada di dalamnya. Berdasarkan keterangan awal korban, kebakaran diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. 

Warga sekitar turut membantu melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Setelah itu, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dan melakukan pemadaman serta pemeriksaan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali. 

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiel sekitar Rp 60 juta. 

Dalam penanganannya, personel Polsek Tanara melakukan pengecekan lokasi, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, membantu proses pemadaman, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan. 

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan melalui personelnya mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah. 

Warga juga diminta memastikan peralatan elektronik dan jaringan listrik dalam kondisi aman untuk mencegah terjadinya kebakaran. 

Sementara, Kapolsek Tanara memastikan setiap laporan kejadian di wilayah hukum Polsek Tanara, Polres Serang, akan ditindaklanjuti dengan cepat sebagai bentuk pelayanan dan respons kepolisian kepada masyarakat. (*/red)

Kepala SPPG Kalitengah Dicopot BGN Usai Keracunan MBG di Sidoarjo

By On September 05, 2026

Wakil Kepala BGN, Trenggono, saat berkunjung ke Sidoarjo, Jatim. 

SIDOARJO, KabarXXI.Com - Sebanyak 730 orang keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). 

Badan Gizi Nasional (BGN) pun mencopot Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Rafli Ridho. 

"Sudah. Begitu kejadian, dapurnya tidak dioperasionalkan, kepala dapurnya dicopot," ujar Wakil Kepala BGN, Trenggono di RSUD Notopuro Sidoarjo, Jumat, 04 September 2026. 

Menurut Trenggono, BGN terus melakukan perbaikan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG, termasuk memastikan kepatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP). 

"Tadi kan sudah disampaikan bahwa kita terus memperbaiki tata kelola. Kita terus memperbaiki, mengevaluasi apa kekurangannya. Tetapi secara SOP dan sebagainya sudah sesuai ya, yang keracunan rata-rata ketidakpatuhan terhadap SOP, itu yang perlu digaris bawahi ya," ujarnya. 

Dia juga mengatakan, pihaknya akan meninjau langsung dapur SPPG yang terdampak. 

"Nanti setelah salat Jumat saya akan ke dapur yang terdampak ini. Kalau tadi kan salah satu dapur contoh yang bisa dilihat tadi memang sudah secara umum sudah cukup baik. Hanya ada beberapa koreksi atau evaluasi yang nanti akan dipenuhi oleh mitra," pungkasnya. (*/red)

Pemerintah Tegaskan Status Kewarganegaraan 1.512 Anak PMI di Malaysia

By On September 05, 2026

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas dalam acara pemberian penegasan status kewarganegaraan Republik Indonesia bagi 1.500 anak PMI yang berada di Malaysia, pada Jumat, 03 September 2026. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Pemerintah memberikan penegasan status kewarganegaraan Republik Indonesia bagi 1.500 anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia. 

Program ini merupakan upaya kolaborasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Hukum (Kemenkum), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Luar Negeri. 

Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas mengatakan, pemberian status kewarganegaraan RI dilakukan di empat titik, yaitu Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Tawau, serta Johor Bahru. 

Dengan pemberian penegasan status kewarganegaraan, anak-anak dari PMI bisa mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum. 

"Pemerintah Indonesia prihatin karena ada anak-anak kita, saudara-saudara kita, yang tidak bisa mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara dengan utuh. Tidak memiliki kepastian hukum. Karena itu, kami dari Kemenkum bersama empat kementerian lainnya hadir di sini untuk memberikan kepastian hukum itu bagi mereka,” kata Supratman di Malaysia, Jumat, 04 September 2026. 

Menurutnya, ketiadaan status kewarganegaraan bukan hanya merupakan persoalan administratif. 

Lebih dari itu, status kewarganegaraan adalah dasar bagi anak-anak tersebut untuk mengakses hak-hak mereka seperti pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, bantuan sosial, hingga perlindungan ketika mereka berhadapan dengan persoalan hukum. 

"Berawal dari penegasan status kewarganegaraan, ini akan menjadi pintu bagi anak-anak kita untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Juga memungkinkan mereka mendapatkan bantuan dan perlindungan hukum ketika mereka berada di luar wilayah Indonesia,” ujarnya. 

Selain penegasan status kewarganegaraan, Supratman juga hadir  berdialog langsung dengan sekitar 300 PMI dalam program Pasti Ada Solusi yang dilaksanakan di Kantor KBRI di Kuala Lumpur. 

Hadir langsung dalam Dialog Pasti Ada Solusi, selain Menteri Hukum, Menteri P2MI Mukhtarudin dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. 

Sementara dari Kementerian Dalam Negeri diwakili Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Teguh  Setyabudi  dan Kementerian Luar Negeri hadir lewat virtual diwakilkan oleh Diruktur Perlindungan WNI dan Direktur Urusan Diaspora. 

Masyarakat bisa menyampaikan persoalan, pengaduan, dan pertanyaan kepada lima kementerian sekaligus. 

Masyarakat yang tidak bisa hadir secara langsung di lokasi, dapat bergabung dalam dialog secara daring melalui platform yang sudah disediakan oleh Kemenkum. 

Pemerintah membuka ruang dialog yang seluas-luasnya bagi masyarakat. 

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus berkolaborasi untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, dan memberikan dampak nyata melalui solusi-solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. 

"Komitmen kami, khususnya lima kementerian yang sudah hadir di sini, adalah untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi masyarakat Indonesia, di mana pun mereka berada,” ujarnya. 

"Kita bersinergi memberikan solusi, berpikir bersama tentang apa solusi terbaik bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan pelayanan kita, kami juga akan melakukan sinkronisasi semua peraturan terkait pekerja migran,” tutupnya. 

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyampaikan komitmen yang kuat dalam menangani pekerja migran “kehadiran kita di sini berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan persoalan warga kita di luar negeri supaya negara hadir untuk masyarakat” 

Menteri P2MI, Mukhtarudin menambahkan, P2MI akan melakukan perlindungan maksimal sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto. 

“Dengan adanya pemulihan dokumen mereka akan mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial, terobosan penting untun menyelesaikan masalah,” pungkasnya. 

Di akhir acara ada pembacaan inisiatif Malaysia oleh Duta Besar Malaysia; Imam Hascarya Kusumo yang menegaskan; Pelindungan WNI dan PMI membutuhkan sinergi seluruh pihak. 

Dalam kaitan ini, lima kementerian dan Perwakilan Kementerian terkait telah menyepakati langkah bersama dalam pelindungan WNI/PMI khususnya di Malaysia. (*/red)

Prabowo ke Putin: Kami Non-Blok, Tak Gabung Aliansi Militer Manapun

By On September 05, 2026

Presiden RI, Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam EEF ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 03 September 2026. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa posisi Indonesia terbuka untuk membangun hubungan dan kerja sama dengan semua negara, termasuk dengan berbagai kekuatan besar dunia. 

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Federasi Rusia, pada Kamis, 03 September 2026. 

Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dalam forum ekonomi yang mempertemukan para pemimpin negara, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dari berbagai kawasan tersebut. 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa keterbukaan merupakan bagian dari kebijakan Indonesia yang telah dijalankan selama beberapa dekade. 

Indonesia, kata Prabowo, senantiasa mengedepankan hubungan yang baik dengan seluruh negara dan kekuatan besar. 

"Indonesia telah sangat terbuka selama beberapa dekade. Kami terbuka mengenai kebijakan-kebijakan kami. Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara, dengan semua kekuatan besar. Kami, berdasarkan tradisi, kami nonblok. Seperti yang saya katakan, kami tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun. Kami menghormati semua kekuatan,” tuturnya. 

Dalam bidang ekonomi, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki sikap independen sekaligus terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh mitra. 

Menurutnya, Indonesia menawarkan hubungan perdagangan yang adil kepada negara-negara yang ingin menjalin kerja sama. 

“Secara ekonomi, kami juga independen, dan kami ingin bekerja sama dengan semua sahabat kami. Kami ingin bekerja sama dengan semua negara. Hal ini sangat terbuka sejak hari pertama. Dalam semua negosiasi kami dengan semua mitra kami, mereka mengetahui hal ini dan kami menawarkan perdagangan yang adil,” imbuhnya. 

Prabowo menegaskan, keterbukaan tersebut tidak berarti Indonesia akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk berhadapan dengan kelompok lainnya. 

Dia menyebut, Indonesia akan memberikan perlakuan yang adil dan setara kepada seluruh mitra yang datang dan ingin bekerja sama dengan Indonesia. 

"Namun, seperti yang saya katakan, karena kami sangat terbuka, semua orang tahu, semua pihak tahu bahwa kami tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain. Kami akan memperlakukan semua orang yang ingin datang ke Indonesia secara adil. Kami akan memberikan perlakuan yang sama kepada semua orang yang datang ke Indonesia dan kami bernegosiasi. Kami tidak ingin mengancam siapa pun. Jadi, itulah posisi kami,” tuturnya. 

Sementara itu, Presiden Putin menyoroti posisi strategis Indonesia dalam percaturan global. 

Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. 

Putin menekankan bahwa selain negara-negara besar seperti Tiongkok dan India, Indonesia juga merupakan negara yang memiliki posisi penting dalam dinamika global. 

"Saya ingin menarik perhatian pada fakta berikut, bahwa Indonesia bukan hanya negara terbesar dengan populasi Muslim terbesar, tetapi juga salah satu negara terbesar di dunia. Apa pun jenis kebijakan yang sedang dijalankan di bagian dunia mana pun, Anda harus memperhitungkan hal ini juga,” ucapnya. 

Pernyataan kedua pemimpin di Vladivostok tersebut menegaskan posisi Indonesia di tengah dunia yang semakin multipolar. 

Indonesia memilih untuk tidak terjebak dalam rivalitas antarkekuatan, tetapi berdiri di atas kepentingan nasionalnya sendiri, merdeka menentukan sikap, bersahabat dengan semua negara, dan membangun kerja sama yang adil serta saling menguntungkan. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *