Berita Terbaru

Ganggu Pengguna Jalan, Petugas Diminta Tertibkan Truk yang Parkir Liar di Bahu Jalan Malingping-Bayah

By On Mei 11, 2026

Sejumlah truk bermuatan berat yang parkir liar di bahu jalan Nasional Malingping-Bayah. 

LEBAK, KabarXXI.Com - Antrean truk bermuatan berat yang parkir liar di bahu hingga badan jalan Nasional Malingping-Bayah mulai meresahkan masyarakat. 

Keberadaan armada besar tersebut dinilai menjadi ancaman serius bagi keselamatan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata Pantai Cantigi, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. 

Pantauan awak media di lapangan, sejumlah truk berdimensi besar ini kerap berhenti dalam durasi lama hingga memakan sebagian lajur utama. 

Kondisi tersebut memicu penyempitan jalan, sehingga memaksa kendaraan lain dari arah berlawanan untuk mengambil risiko masuk ke jalur lawan saat melintas. 

Jumali (33), seorang pengguna jalan yang rutin melintasi jalur tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi kecelakaan fatal akibat terbatasnya ruang gerak dan jarak pandang. 

"Sangat mengganggu dan berbahaya, apalagi kalau malam hari. Truk-truk itu parkir di badan jalan sehingga menghalangi pandangan (blind spot). Pengendara harus ekstra waspada karena jalan menjadi sangat sempit," ujar Jumali, Senin, 11 Mei 2026. 

Selain faktor keselamatan, warga menyayangkan adanya pembiaran parkir liar di area yang merupakan akses utama logistik dan pariwisata di Lebak Selatan ini. 

Warga khawatir jika tidak segera ditindak, lokasi tersebut akan memicu kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa. 

Merespons kondisi ini, masyarakat mendesak pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian setempat, untuk segera melakukan penertiban di lokasi. 

Warga berharap adanya tindakan tegas, baik berupa teguran maupun sanksi, bagi para sopir truk yang masih nekat menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir pribadi. (Cup/Red)

Gubernur Andra Soni Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Industri di Banten

By On Mei 11, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri Puncak Perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu, 10 Mei 2026.  

TANGERANG, KabarXXI.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengajak seluruh pihak untuk terus membangun hubungan industrial yang mengedepankan asas kekeluargaan, gotong royong, musyawarah mufakat, keadilan sosial, serta keseimbangan hak dan kewajiban. 

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri Puncak Perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu, 10 Mei 2026. 

"Pemerintah daerah, pengusaha, dan pekerja merupakan mitra sosial yang harus bekerja sama untuk kesejahteraan bersama," ujar Andra Soni. 

Andra Soni juga menyampaikan, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day menjadi momentum bagi seluruh serikat pekerja untuk membangun kepercayaan terhadap iklim investasi yang kondusif di Provinsi Banten. 

"Alhamdulillah, di Banten kita ada kawasan industri yang tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan wilayah Tangerang Raya. Sektor industri, khususnya industri pengolahan, berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah," kata Andra Soni. 

Menurutnya, keberadaan industri di Provinsi Banten, salah satunya di Kabupaten Tangerang, memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh serikat pekerja dan pelaku industri yang telah menjaga kondusivitas hubungan industrial. 

"Alhamdulillah, tahun 2025 realisasi investasi sebesar Rp 130,2 triliun meningkat dari realisasi investasi tahun 2024 sebesar Rp 105,64 triliun," tuturnya. 

Andra Soni berharap dengan tingginya realisasi investasi tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan buruh. 

Ekonomi Provinsi Banten pada triwulan I tahun 2026 tumbuh sebesar 5,64 persen secara year on year. 

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan para buruh dan pelaku industri. 

"Serikat pekerja merupakan mitra pemerintah dan dunia usaha dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, adil, dan produktif,” ucapnya. 

Dia menegaskan, program dan strategi dalam hubungan industrial harus terus diperkuat melalui dialog sosial berkelanjutan, penyelesaian perselisihan secara cepat dan adil, peningkatan produktivitas dan upah yang berkeadilan, pengembangan keterampilan, keselamatan dan kesehatan kerja, hingga kolaborasi kawasan dan program CSR. 

Sementara itu, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengatakan, rangkaian kegiatan May Day 2026 menghadirkan suasana yang positif, membangun sinergi dan kolaborasi antara buruh, pelaku usaha dan pemerintah daerah. 

"Agenda May Day sudah konsultasi dan mendapat arahan dari Pak Gubernur agar acara ini bernuansa positif, sehingga dalam kegiatan ini terdapat berbagai macam rangkaian,” ujar Maesyal. 

Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan yang digelar di antaranya pertandingan olahraga empat cabang, yakni sepak bola, bulu tangkis, catur, dan bola voli. Selain itu juga dilaksanakan pengajian bersama serta santunan anak yatim dan doa bersama. 

"Alhamdulillah malam tanggal 1 Mei kita bersama buruh mengundang anak-anak yatim dan kita mendoakan agar buruh di Kabupaten Tangerang aman semua,” ujarnya. 

Maesyal juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh serikat pekerja yang telah menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. 

"Terima kasih kepada serikat pekerja dan alhamdulillah kita bisa menjaga kondisi yang kondusif aman dan tertib. Saya harap hal itu dapat terus kita jaga bersama," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni bersama Maesyal Rasyid dan Forkopimda Kabupaten Tangerang melepas lima ton ikan untuk agenda mancing bersama buruh, serta meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan Gerakan Pangan Murah yang digelar dalam peringatan May Day di Kabupaten Tangerang. (Reno)

LPTQ Banten Dorong Kabupaten Serang Rebut Kembali Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi

By On Mei 11, 2026

Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten, Sholeh Hidayat di sela menghadiri Pembinaan dan Penggalian Potensi Peserta Tingkat Kecamatan untuk menjadi Calon Kafilah Kabupaten Serang.  

SERANG, KabarXXI.Com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Banten mendorong Kabupaten Serang untuk merebut kembali Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Banten. 

Dorongan ini sebagai apresiasi atas langkah LPTQ Kabupaten Serang yang gencar melakukan pembinaan kepada para calon Kafilah di 29 Kecamatan. 

Hal ini disampaikan Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten, Sholeh Hidayat di sela menghadiri Pembinaan dan Penggalian Potensi Peserta Tingkat Kecamatan untuk menjadi Calon Kafilah Kabupaten Serang Zona 5 meliputi Kramatwatu, Waringinkurung, Bojonegara, Pulo Ampel, dan Kecamatan Gunung Sari di Pondok Pesantren Al Markaz, Kecamatan Waringinkurung, Sabtu, 09 Mei 2026. 

“Saya mendukung serta mendorong Kabupaten Serang untuk merebut kembali kemenangan Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten di masa lalu. Inilah salah satu upaya pembinaan kafilah,” ujar Sholeh Hidayat. 

Menurutnya, berbagai upaya guna mencapai kemenangan tidak lepas dari keseriusan dan konsistensi dalam berlatih serta pembinaan yang dilakukan. Karenanya, sebuah pencapaian yang diraih semua membutuhkan sebuah proses yang panjang. 

"Dalam berbagai peristiwa kemenangan, pembinaan itu salah satu faktor yang menjadi penyebab dia berhasil. Maka, ikuti dengan sebaik-baiknya oleh peserta. Kemudian tim pembina juga memang ahlinya,” ucapnya. 

Oleh karenanya, Sholeh Hidayat mengapresiasi apa yang dilakukan LPTQ Kabupaten Serang yang diawali dengan melakukan pembinaan untuk mencari bibit atau potensi untuk dijadikan Kafilah Kabupaten Serang pada ajang MTQ Tingkat Provinsi Banten mendatang. 

"Tentu saja, kami dari Provinsi Banten sangat mengapresiasi upaya dan ikhtiar yang dilakukan LPTQ Kabupaten Serang. Tidak terlepas dari usaha dan doa,” pungkasnya. 

Turut hadir, KH. Adli Azhari Nasution, Juara Qori Internasional di Makkah 1983 sebagai Pembina, Pembina LPTQ Kabupaten Serang Muchsinin, Kepala Kemenag Kabupaten Serang Uesul Qurni, sejumlah Anggota DPRD Dapil V, para Camat Dapil V, dan puluhan calon Kafilah Kabupaten Serang. 

Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi mengatakan, pembinaan yang dilakukan bertujuan untuk menggali potensi. Ketika sudah digali, bagi yang mempunyai bakat akan dilakukan pembinaan lanjutan. Kemudian, setelah dilakukan pembinaan dari ratusan kafilah tilawah akan menghasilkan kurang lebih 40 orang. 

“Setelah itu nanti kita TC atau Training Center untuk cari yang terbaik. TC-nya di Ponpes Bai Mahdi Soleh Ma’mun disaksikan oleh Ibu Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah pada tanggal 17 Mei mendatang,” kata Budi Haryadi kepada wartawan usai pembukaan pembinaan. 

Selanjutnya, kata Budi Haryadi, setelah dilakukan TC para calon kafilah akan dilakukan pembinaan kembali di Pondok Pesantren KH. Adli Azhari Nasution. 

"Pembinaan ini supaya betul-betul pada MTQ Provinsi Banten, Kabupaten Serang menghasilkan peserta yang terbaik di antara kota/kabupaten lainnya. Peserta hari ini kurang lebih 40 orang dari lima kecamatan. Setiap kecamatan ada yang 10, ada yang delapan. Minimal delapan kafilah,” ujarnya. 

Setelah mendapatkan yang terbaik dari yang baik, sebut Budi Haryadi, Kafilah Kabupaten Serang akan langsung ditampilkan pada MTQ Provinsi Banten. 

"Karena saya ingin betul-betul bukan dari luar daerah, tapi putra-putri kita sendiri. Pembinaan secara rutin dan jangka panjang. Ini pertama per tiga bulan, ke depan per enam bulan. Untuk usia sesuai, ada anak-anak berusia 15 tahun,” ucapnya. 

Budi Haryadi menyebut, dari pembinaan yang dilakukan pada Dapil 1, 2, 3 dan 4 sudah menghasilkan sekitar 30 kafilah, baik dari kategori tuna netra, remaja, maupun dewasa. 

"Semua lengkap. Saya cukup puas dengan ide ini. Kafilah tidak ada dari kabupaten/kota lain, kita murni. Kalau ada dari luar daerah Kabupaten Serang, kita coret. Dari hasil ini kita optimis target Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten,” pungkasnya. 

Pantauan di lokasi, pembinaan dan penggalian potensi peserta tingkat kecamatan untuk menjadi Calon Kafilah Kabupaten Serang Zona 5 tampak meriah yang diawali dengan defile diiringi drum band Santri dan Santriwati Ponpes Al Markaz. (*/red)

MaTA Kritik DPRK Bireuen, Dinilai Tidak Maksimal Jalankan Fungsi Pengawasan

By On Mei 10, 2026

Koordinator MaTA, Alfian. 

BIREUEN, KabarXXI.Com - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menilai DPRK Bireuen mulai kehilangan fungsi pengawasan dan independensinya dalam menyikapi berbagai persoalan daerah, terutama terkait penanganan bencana ekologis yang hingga kini masih dirasakan masyarakat. 

Koordinator MaTA, Alfian mengatakan, perbedaan pernyataan antar anggota DPRK Bireuen yang berkembang di ruang publik bukan lagi sekadar dinamika politik biasa, melainkan telah menyentuh marwah lembaga legislatif. 

“DPRK seharusnya menjalankan mandat pengawasan, bukan justru terkesan membangun citra seolah pemerintahan daerah berjalan tanpa masalah,” kata Alfian dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu 9 Mei 2026 kemarin. 

Menurutnya, Kabupaten Bireuen masih menghadapi berbagai persoalan serius, termasuk dampak bencana ekologis yang belum tertangani secara maksimal. Namun, kondisi tersebut dinilai belum mendapat perhatian serius dari sebagian anggota legislatif. 

MaTA juga menyoroti adanya kecenderungan sebagian anggota DPRK lebih dekat dengan kepentingan kekuasaan dibanding memperjuangkan aspirasi masyarakat. 

Padahal, kata Alfian, anggota legislatif memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi. 

“Publik berhak mengkritisi kinerja DPRK. Jika fungsi pengawasan tidak berjalan maksimal, maka masyarakat patut mempertanyakan komitmen mereka terhadap kepentingan rakyat,” ujarnya. 

Selain itu, MaTA menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi di Kabupaten Bireuen, mulai dari perencanaan anggaran berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan layanan publik hingga optimalisasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Alfian menyebut, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) dinilai belum sepenuhnya terarah dan perlu pengawasan yang lebih kuat agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. 

MaTA juga mengajak masyarakat untuk tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah dan kinerja legislatif demi mendorong pemerintahan yang lebih transparan dan berpihak kepada kepentingan publik. 

“Rakyat memiliki hak yang sama untuk mengawasi kinerja eksekutif maupun legislatif. Kritik yang konstruktif penting agar pembangunan daerah berjalan sesuai harapan masyarakat,” kata Alfian. (Joniful Bahri)

Raih Paritrana Award 2025, Bupati Maesyal Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tingkatkan Cakupan Perlindungan Pekerja Rentan

By On Mei 08, 2026

Kabupaten Tangerang meraih Paritrana Award 2025 kategori Kabupaten terbaik se-Indonesia. 

TANGERANG, KabarXXI.Com - Kabupaten Tangerang meraih Paritrana Award 2025 kategori Kabupaten terbaik se-Indonesia atas komitmennya dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ). 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar dan diterima langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, di Gedung Plaza BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat, 08 Mei 2026. 

Paritrana Award 2025 kembali diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada pemerintah daerah, desa/kelurahan, dan pelaku usaha yang memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. 

Penghargaan ini diberikan kepada daerah dan pelaku usaha yang dinilai berhasil mendorong kepatuhan serta memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan. 

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang kembali diraih Kabupaten Tangerang tersebut. 

Menurutnya, penghargaan yang diraih ini semakin menguatkan motivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Tangerang. 

"Alhamdulillah hari ini Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan tahunan yang ketiga terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia. Dengan penghargaan ini, kita akan terus meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS dan juga meningkatkan jumlah anggaran yang akan kita siapkan," ujar Maesyal Rasyid. 

Ia menegaskan, Pemkab Tangerang akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa agar masyarakat di desa-desa, khususnya para pekerja rentan, dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. 

"Kita akan kolaborasi dengan pemerintah desa supaya masyarakat di desa-desa bisa terlindungi, bisa terjamin aspek sosialnya. Ini sebagai upaya meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS di Kabupaten Tangerang terutama kepada para pekerja rentan," ucapnya. 

Dia menjelaskan, pekerja rentan yang menjadi perhatian di antaranya ojek online, petani, nelayan, sopir, dan berbagai profesi informal lainnya yang membutuhkan perlindungan sosial ketenagakerjaan. 

"Pedagang, petani, nelayan, supir, pekerja rumah tangga, pengrajin dan pekerja informal lainnya, akan ditingkatkan jumlah kepesertaannya dan juga ditingkatkan jumlah kolaborasi sumbernya untuk bisa memberikan jaminan sosial kepada masyarakat kita selaku pekerja rentan di Kabupaten Tangerang," jelasnya.

Sementara itu, Menko PM, Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh Kepala Daerah penerima penghargaan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

Ia berharap, penghargaan Paritrana Award tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan di wilayahnya masing-masing. 

"Semoga penghargaan ini semakin memotivasi para Kepala Daerah lainnya untuk terus memberikan jaminan kepada pekerja rentan khususnya masyarakat di wilayahnya," ujarnya. 

Selain Pemkab Tangerang yang meraih penghargaan, Desa Panongan juga menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diterima langsung oleh Kepala Desa Panongan. (Reno)

Sudah Dipasang Plang Larangan, Truk Besar "Bandel" Masih Melintas di Jalan Kumpulan Padang Sawah

By On Mei 08, 2026

Plang larangan truk besar melintas. 

PASAMAN, KabarXXI.Com - Walaupun sudah dipasang plang larangan bagi kendaraan yang berkapasitas melebihi 8 ton, namun hal itu tidak diindahkan. 

Para pengemudi truk masih saja "Bandel" nekat melitas di ruas jalan provinsi, yakni jalan Kumpulan Padang Sawah, Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). 

Aparat Penegak Hukum (APH) baik itu Kepolisian maupun pemerintah melalui Dinas Perhubungan diminta untuk menindak truk-truk besar yang melintas di jalan tersebut. 

Salah seorang warga setempat, berinisial GN menyampaikan percuma plang larangan kalau tidak ada tindakan langsung dari para penegak hukum untuk razia melakukan tindakan yang tegas. 

"Kami beriharap, aparat yang berwenang untuk turun langsung melakukan razia, supaya tidak ada lagi pengendara yang melanggar di jalan provinsi Kumpulan Padang Sawah tersebut," ujarnya, Jumat, 08 Mei 2026.

Sampai berita ini di tayangkan belum ada tanggapan dari para aparat penegak hukum yang berwenang. (MT)

Banten Tembus Delapan Besar Lumbung Beras Nasional, Gubernur Andra Soni Soroti Ketahanan Pangan

By On Mei 06, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri kegiatan Tanam Perdana PM-AAS, di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa, 05 Mei 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Provinsi Banten menempati peringkat delapan besar nasional dalam produksi beras. 

Pencapaian tersebut, kata dia, menempatkan Banten dalam kategori daerah dengan ketahanan pangan yang sangat tangguh berdasarkan Indeks Ketahanan Pangan. 

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri kegiatan Tanam Perdana Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa, 05 Mei 2026. 

"Alhamdulillah, pada tahun 2025, luas panen padi di Provinsi Banten mencapai 345.421 hektare dengan total produksi mencapai 1,8 juta ton," ujarnya. 

Pencapaian tersebut, kata dia, mengukuhkan posisi Banten sebagai produsen padi terbesar kedelapan di tingkat nasional. Prestasi ini juga sejalan dengan pencapaian Indeks Ketahanan Pangan Banten yang terus dipertahankan selama enam tahun berturut-turut. 

Andra Sono berharap, program modernisasi pertanian dari Kementan dapat memacu pertumbuhan sektor pertanian di wilayahnya. Terlebih, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan di Banten mencatatkan pertumbuhan tertinggi yang mencapai 9,60 persen. 

Pihaknya bersama jajaran pemerintah kabupaten dan kota menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi Kementan demi menjaga ketahanan pangan. 

"Sistem pertanian modern ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan. Berdasarkan penelitian, hasil panen yang awalnya 3,25 hingga 4,5 ton per hektare bisa meningkat menjadi 5,1 hingga 7,5 ton per hektare. Bahkan, pada kondisi optimal, produktivitasnya dapat menembus 10 ton per hektare," jelasnya. 

Andra Soni menilai, mekanisasi pertanian akan menekan biaya produksi, dan pada akhirnya mendongkrak kesejahteraan petani. 

​Peningkatan produksi ini juga diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki sekitar 3,5 juta penerima manfaat di Banten. 

"Bisa dibayangkan, 85 persen kebutuhan program MBG berasal dari sektor pertanian dan peternakan. Mudah-mudahan potensi ini bisa kita manfaatkan. Apalagi saat ini perekonomian Banten tumbuh 5,37 persen dan Nilai Tukar Petani (NTP) juga mengalami kenaikan," tuturnya. 

Adopsi Teknologi Berbasis Presisi

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan, Husnain mengatakan, sistem PM-AAS dikembangkan dari hasil kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke sentra pertanian padi di Arkansas, Amerika Serikat. Sistem ini menerapkan metode tanam yang lebih rapat sehingga populasi padi menjadi lebih banyak. 

"Dengan populasi yang lebih banyak, hasil produksinya pun akan meningkat" tuturnya. 

Saat ini, Kementan melaksanakan program percontohan PM-AAS seluas 100 hektare di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. 

Penanaman ini merupakan tahap ketiga dari 15 lokasi percontohan yang tersebar di 14 provinsi. Sebelumnya, program serupa telah dijalankan di Luwu (Sulawesi Selatan) dan Sukamandi (Subang, Jawa Barat). 

Kepala Wilayah Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Banten, Andry Polos melaporkan bahwa PM-AAS adalah model pertanian modern berbasis teknologi tinggi yang mengedepankan efisiensi dan presisi. 

Terdapat enam prinsip utama dalam PM-AAS, yaitu tanam rapat dalam baris, efisiensi sumber daya melalui digitalisasi, mekanisasi pertanian, operasi skala luas, intensifikasi produksi, dan pendekatan spesifik lokasi. 

"Target produksi kami adalah 10 ton per hektare," ujarnya. 

Terkait respons para petani, Andry menyebutkan adanya penerimaan yang sangat baik. 

"Meski pada awal sosialisasi responsnya agak kurang, mereka pada akhirnya menerima dan mendukung penuh program ini," imbuhnya. 

Dukungan tersebut diamini oleh Ketua Kelompok Tani (Poktan) Masyarakat Guyub 1, Andi Kamal. 

Menurutnya, mekanisasi dan digitalisasi terbukti mampu memangkas biaya tanam dan perawatan. 

Langkah ini juga menjadi solusi di tengah minimnya minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian dibandingkan dengan di perusahaan. 

"Ibu-ibu yang biasanya menanam sudah pada tua. Sekarang dengan adanya alat tanam, prosesnya lebih hemat," ujarnya. 

"Kalau tanam manual oleh ibu-ibu, biayanya bisa mencapai Rp 2 juta per hektare untuk 25 pekerja. Namun, dengan alat mesin, biayanya hanya sekitar Rp 200 ribu per hektare," imbuhnya. 

Sebagai informasi tambahan, percontohan PM-AAS di Banten dilaksanakan di empat titik seluas 100 hektare dan melibatkan empat kelompok tani dengan total 90 anggota. 

Saat ini, produktivitas lahan tersebut berada di kisaran 6 hingga 6,5 ton per hektare dengan menggunakan benih padi varietas Inpari 32. (*/red)

Gubernur Andra Soni Sebut Stabilitas Kamtibmas Adalah Fondasi Pembangunan Banten

By On Mei 06, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri acara Silaturahmi Kamtibmas, di Lapangan UH Tennis Center, Kota Serang, Senin, 04 Mei 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan fondasi utama bagi kelancaran pembangunan di Provinsi Banten. 

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri acara Silaturahmi Kamtibmas yang digelar Polda Banten bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten, di Lapangan UH Tennis Center, Kota Serang, Senin, 04 Mei 2026. 

Turut hadir, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai tamu undangan untuk membahas isu strategis terkait keamanan dan progres pembangunan daerah. 

Dalam sambutannya, Andra Soni mengapresiasi inisiatif Kapolda Banten dalam mempererat tali silaturahmi antarinstansi. 

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan insan pers adalah elemen vital dalam menjaga kondusivitas wilayah. 

"Stabilitas Kamtibmas yang kondusif menjadi fondasi penting untuk mendorong pembangunan menuju visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi," ujar Andra. 

Ia juga menyoroti peran strategis pers sebagai mitra pemerintah. Mengutip pemikiran Tokoh Pers Nasional, Raden Mas Tirto Adhi Soerjo, Andra Soni menyebut pers sebagai alat untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan. 

"Tulisan dari rekan-rekan wartawan menjadi salah satu panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan. Interaksi yang intens dengan pers memberikan masukan berharga bagi komunikasi pemerintah dan masyarakat," tuturnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, di antaranya Program Sekolah Gratis, Diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan SKh (Sekolah Khusus) swasta. Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Sebuah terobosan untuk mengatasi ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. 

"Secara kewenangan, Gubernur sebenarnya hanya menangani jalan Provinsi. Namun, demi asas kebermanfaatan bagi masyarakat luas, Pemprov Banten mengambil langkah untuk ikut serta membangun jalan-jalan desa," jelasnya. 

Ia menegaskan, aspirasi masyarakat terkait infrastruktur bukan dianggap sebagai kritik semata, melainkan motivasi dan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

Dukungan dari Polda dan PWI Banten

​Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, memastikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Banten saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. 

Ia mengingatkan media untuk terus menyajikan informasi yang akurat dan berimbang. 

"Media memiliki peran strategis dalam membangun opini publik. Kami berharap rekan-rekan pers dapat membantu menyampaikan fakta yang sebenarnya kepada masyarakat," ujar Irjen Hengki. 

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nopandra menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. 

"PWI Banten siap bersinergi dan mendukung penuh gerak pembangunan di Provinsi Banten," pungkasnya. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, serta Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan. (*/red)

Gubernur Andra Soni Wanti-wanti ASN, Dilarang Titip Menitip Siswa Baru

By On Mei 05, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat upacara peringatan Hardiknas, di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin, 04 Mei 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan komitmennya menjaga integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri dengan melarang keras praktik titip-menitip. 

Ia memastikan seluruh proses seleksi berjalan adil, jujur, dan transparan tanpa intervensi dari pihak mana pun. 

Hal itu disampaikan Andra Soni di depan Para Pejabat Tinggi Pratama, seluruh Eselon III dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemperintah Provinsi (Pemprov) Banten saat Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin, 04 Mei 2026. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur memperingatkan seluruh ASN agar tidak melakukan intervensi dalam proses SPMB di tahun 2026 ini. Seluruh proses penerimaan harus jujur dan transparan. 

“Rekrutmen calon siswa harus berjalan dengan baik, adil, jujur, dan transparan,” ujarnya.

Ia juga memastikan Pemprov Banten berkomitmen menciptakan sistem pendidikan yang bersih dari praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan. 

SPMB merupakan pintu awal dalam menjamin pemerataan akses pendidikan. 

Oleh karena itu, integritas dalam proses seleksi menjadi hal yang tidak bisa ditawar. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jamaludin menegaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan bersih dan tertib. 

“Komitmen Pak Gubernur Andra Soni sudah jelas, tidak ada titip-menitip. Kita amankan semuanya agar tidak terjadi kecurangan dan semua berjalan adil,” ujarnya. 

Jamaludin menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan pra-SPMB guna memudahkan masyarakat dalam proses pendaftaran. 

Melalui tahapan ini, orang tua siswa dapat lebih awal menginput data, mulai dari domisili hingga nilai rapor. 

“Dengan pra-SPMB, masyarakat bisa lebih siap. Harapannya saat pelaksanaan utama pada 10 Juni nanti, semua berjalan lancar dan aman,” ujarnya. 

Ia menambahkan, pemerintah juga terus melakukan sosialisasi secara masif agar seluruh calon peserta didik dapat terakomodasi dalam sistem. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian waktu pendaftaran apabila masih terdapat masyarakat yang belum sempat mendaftar. 

“Kita pantau terus. Jika masih banyak yang belum terakomodir, kemungkinan waktu pendaftaran akan diperpanjang,” ujarnya. 

Jamaludin berharap seluruh proses SPMB tahun ini dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh calon peserta didik di Provinsi Banten. 

“Kami harap semuanya bisa terakomodasi dengan baik dan pelaksanaan SPMB berjalan tanpa kendala,” ujarnya. (*/red)

Jalan Provinsi Kumpulan Padang Sawah Pasaman Sangat Memprihatinkan

By On Mei 04, 2026

PASAMAN, KabarXXI.Com - Kondisi jalan provinsi Kumpulan Padang Sawah Pasaman sangat memprihatinkan. Pasalnya, jalan tersebut hancur dikarenakan banyak kendaraan berat seperti truk puso dan taronton yang melintasi jalan tersebut. 

Hingga kini, belum ada upaya pemerintah provinsi untuk memperbaikinya. Padahal jalan itu

menhubungkan dua kabupaten, yakni Pasaman dan Pasaman Barat. Bahkan, warga Pasaman yang ingin ke Padang banyak yang melewati jalan tersebut. 

Seharusnya jalan tersebut sudah diperbaiki cepat. Karena anggota DPR propinsi banyak dari Pasman, yakni PAN, PKB, PPP, Gerindra, dan Nasdem. Bahkan, juga ada anggota DPRI dari partai Golkar, putra Pasaman asli. Namun mungkin tidak ingat jalan ini. 

Kalau sekiranya kompak semua anggota DPR Provinsi yang dari Pasaman mungkin jalan ini tidak bernasib demikian. 

Salah satu warga berinisial, WR kepada awak media ini, Senin, 04 Mei 2026 mengaku bangga orang Pasaman mempunyai anggota Dewan Provinsi. 

"Ya kami bangga, tapi belum nampak kiprahnya untuk memikirkan pembangunan jalan. Padahal jalan ini sering dilalui oleh mereka," ucapnya. (Ismet)

Kades Buncitan Sidoarjo Ditemukan Tewas di Kantor Desa

By On Mei 04, 2026

Kades Buncitan Sedati Sidoarjo ditemukan meninggal di ruang kerjanya. 

SIDOARJO, KabarXXI.ComKepala Desa (Kades) Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), berinisial MJ (56), ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya, Minggu, 03 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan balai desa bernama Khosim.

Khosim mengatakan, saat itu dirinya sedang membersihkan area Balai Desa Buncitan sekitar pukul 16.00 WIB. Ia melihat sepeda motor milik kepala desa masih terparkir di depan kantor.

“Saya curiga karena kendaraan Pak Lurah masih ada. Biasanya kalau sudah pulang tidak ada di sini,” ujar Khosim kepada wartawan, Minggu, 03 Mei 2026.

Sekitar pukul 16.30 WIB, hujan mulai turun. Khosim kemudian hendak masuk ke dalam balai desa untuk mencuci tangan. Saat melewati ruang kepala desa, ia melihat kondisi ruangan gelap dan pintu tidak terkunci.

“Saya panggil dari luar, tapi tidak ada jawaban. Saya kira beliau sedang istirahat,” ujarnya.

Karena tak mendapat respons, Khosim memberanikan diri masuk dan menyalakan lampu. Saat itulah ia mendapati MJ dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Melihat Pak Kades terlihat duduk di sofa ruang kerja, tapi ada tali yang mengikat lehernya. Saya langsung panik, keluar minta tolong warga sekitar dan Pak RW,” imbuhnya.

Menurut Khosim, selama ini MJ dikenal sebagai sosok sederhana dan dekat dengan masyarakat. Ia mengaku tidak melihat tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

“Setahu saya orangnya baik, biasa saja, dekat dengan warga. Tidak kelihatan ada masalah,” ucapnya.

Warga yang datang ke lokasi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Petugas yang tiba selanjutnya melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa itu. (*/red)

May Day 2026, Gubernur Andra Soni Siap Tindak Tegas Praktik Percaloan Tenaga Kerja

By On Mei 04, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri May Day 2026 yang dilaksanakan oleh ASPSB Kabupaten Serang, di lapangan PT Samator, Kawasan Modern Cikande, Minggu, 03 Mei 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com Gubernur Banten, Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja.

Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.

“Percaloan itu adalah kejahatan. Kami bersama Bapak Kapolda Banten sepakat untuk bersama-sama akan menindak, siapapun yang terlibat,” ujarnya saat menghadiri May Day 2026 yang dilaksanakan oleh Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang, di lapangan PT Samator, Kawasan Modern Cikande, Minggu, 03 Mei 2026.

Menurut Andra Soni, percaloan tenaga kerja menjadi tantangan khususnya dalam pembuktian. Tapi, praktik itu menjadi isu yang kerap muncul di tengah masyarakat. Untuk itu, ia meminta partisipasi seluruh pemangku kepentingan untuk ikut berperan melaporkan jika melihat praktik percaloan dalam rekrutmen tenaga kerja.

Andra Soni mengatakan, bagi seluruh masyarakat, jika menemukan percaloan untuk segera melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera dilakukan penindakan. Aduan dari masyarakat menjadi tanggung jawab bersama untuk ditindaklanjuti.

Oleh sebab itu, Andra Soni ingin baik itu Polda Banten dan Forkopimda termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk memberikan rasa keadilan kepada seluruh masyarakat Banten dalam memperoleh kesempatan kerja yang baik dan layak. Praktik percaloan harus dihentikan, meskipun praktiknya tidak berdiri sendiri diduga melibatkan banyak pihak.

“Ibu Bupati sudah membentuk Satgas. Kami juga di Provinsi sudah membentuk desk ketenagakerjaan yang di dalamnya ada Kapolda juga,” katanya.

Selain percaloan, Andra Soni juga berkomitmen untuk menindaklanjuti beberapa rekomendasi yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada saat peringatan puncak May Day di Jakarta. Tentunya rekomendasi itu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Di tempat yang sama, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah berharap, peringatan May Day ini bisa dilaksanakan dengan kegiatan yang positif. Kondisi iklim industri dan tenaga kerja yang terjaga bisa menarik investasi datang dan meningkatkan serapan tenaga kerja.

“Kami sudah ada SK Satgas Pungli dan sudah ada beberapa kita tindak. Ke depan ini harus terus digalakkan untuk meminimalisir percaloan pada saat perekrutan tenaga kerja. Saya minta pengawasan kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua ASPSB Kabupaten Serang Asep Saefullah pada kesempatan itu menyampaikan, pihaknya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk serius melakukan tindakan terhadap praktik percaloan dan pungli yang kerap terjadi pada saat rekrutmen tenaga kerja di sejumlah industri. Praktik ini meresahkan dan sudah berlangsung cukup lama baik yang melibatkan pihak internal maupun eksternal.

Oleh karena itu, di momen May Day, ia meminta secara langsung kepada masing-masing kepala daerah untuk serius melakukan penindakan.

“Mereka ada di banyak sektor industri,” ujarnya dengan tegas. (*/red)

AWI Banyuwangi Resmi Terbentuk, Indra Terpilih sebagai Ketua

By On Mei 01, 2026

BANYUWANGI, KabarXXI.Com Rapat pembentukan struktur organisasi Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) resmi digelar pada Kamis, 1 Mei 2026, bertempat di kediaman Indra yang berlokasi di Jalan Sayu Wiwit No. 30, Kampung Melayu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota dan berlangsung dalam suasana santai namun tetap penuh keseriusan.

Dalam rapat ini, agenda utama adalah pembentukan kepengurusan inti yang meliputi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB).

Proses musyawarah berjalan lancar tanpa hambatan berarti, hingga akhirnya berhasil menyepakati susunan kepengurusan secara mufakat.

Adapun hasil rapat menetapkan:

1. Indra sebagai Ketua

2. Buang Hadi Sucipto sebagai Sekretaris

3. Idham Holid sebagai Bendahara

Selain pembentukan struktur organisasi, rapat juga membahas arah gerak AWI ke depan melalui penyusunan visi dan misi.

AWI berkomitmen untuk menjadi wadah bagi para wartawan dalam meningkatkan profesionalisme, menjaga independensi pers, serta memperkuat solidaritas antarjurnalis di daerah.

Visi yang diusung adalah menjadikan AWI sebagai organisasi wartawan yang kredibel, berintegritas, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

Sementara itu, misinya meliputi peningkatan kualitas sumber daya wartawan, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

Dengan terbentuknya kepengurusan ini, diharapkan AWI dapat segera menjalankan program kerja yang telah dirancang serta memberikan dampak positif bagi dunia jurnalistik, khususnya di Banyuwangi. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *