Berita Terbaru

Masyarakat Nagari Koto Kaciak Barat Bonjol Ucapkan Terima Kasih Atas Normalisasi Sungai Alahan Panjang, Upaya Pencegahan Banjir

By On Juni 28, 2026

Kegiatan normalisasi Sungai Alahan Panjang, Nagari Koto Kaciak, Bonjol, Pasaman. 

SERANG, KabarXXI.Com - Berjalannya pekerjaan normalisasi Sungai Alahan Panjang Nagari Koto Kaciak Barat, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) disambut baik dan ucapan syukur oleh masyarakat. 

Pasalnya, normalisasi sungai yang selama ini dinanti-nanti terwujud sudah. 

Normalisasi tersebut dapat mencegah banjir. Selain itu juga dapat menghidupkan perekonomian masyarakat di sepanjang aliran sungai. 

“Biasanya hujan terus menerus rumah kami kebanjiran, sawah kami kebanjiran dan tanaman rusak, tapi sekarang air sudah lancar, kami jadi lebih tenang dan optimis,” ucap Sarulah, Warga Jorong Lungguak Batu, Sabtu, 27 Juni 2026. 

Sementara itu Edi (46), tokoh masyarakat setempat menyampaikan ribuan terima kasih kepada pemerintah. 

Ia berharap program normalisasi sungai dapat terus dilanjutkan. 

Kegiatan normalisasi Sungai Alahan Panjang, Nagari Koto Kaciak, Bonjol, Pasaman. 

"Ya bila perlu tahun depan pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan bronjong agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya. 

Di tempat terpisah, Wali Nagari Koto Kaciak Barat menambahkan, terkait normalisasi sungai sudah terlaksana. 

"Kegiatan pengolahan SDA dan pembangunan pantai Balai Wilayah Sungai lintas pada wilayah penanggulangan bencana Sumbar  juga mengenai pekerjaan yang pelaksanaannya sangat berjalan lancar sudah hampir selesai dan langsung dirasakan masyarakat," ucapnya. 

Bupati Pasaman, Welly Suheri juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi maupun pusat atas pengerjaan lima titik normalisasi sungai hulu masang dapat dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Bonjol Pasaman dan sekitarnya. 

"Kami atas nama pemerintah daerah Kabupaten Pasaman mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumbar maupun pusat  atas perhatian dan kerja nyatanya. Kami siap berkerja sama dalam menjaga, memelihara kebersihan sungai dan lainnya agar manfaatnya terus berkelanjutan," tutup Bupati. (Julkifli Edi/Ismed)

Sudah Dipasang Plang Larangan, Truk Besar "Bandel" Masih Melintas di Jalan Kumpulan Padang Sawah

By On Mei 08, 2026

Plang larangan truk besar melintas. 

PASAMAN, KabarXXI.Com - Walaupun sudah dipasang plang larangan bagi kendaraan yang berkapasitas melebihi 8 ton, namun hal itu tidak diindahkan. 

Para pengemudi truk masih saja "Bandel" nekat melitas di ruas jalan provinsi, yakni jalan Kumpulan Padang Sawah, Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). 

Aparat Penegak Hukum (APH) baik itu Kepolisian maupun pemerintah melalui Dinas Perhubungan diminta untuk menindak truk-truk besar yang melintas di jalan tersebut. 

Salah seorang warga setempat, berinisial GN menyampaikan percuma plang larangan kalau tidak ada tindakan langsung dari para penegak hukum untuk razia melakukan tindakan yang tegas. 

"Kami beriharap, aparat yang berwenang untuk turun langsung melakukan razia, supaya tidak ada lagi pengendara yang melanggar di jalan provinsi Kumpulan Padang Sawah tersebut," ujarnya, Jumat, 08 Mei 2026.

Sampai berita ini di tayangkan belum ada tanggapan dari para aparat penegak hukum yang berwenang. (MT)

Jalan Provinsi Kumpulan Padang Sawah Pasaman Sangat Memprihatinkan

By On Mei 04, 2026

PASAMAN, KabarXXI.Com - Kondisi jalan provinsi Kumpulan Padang Sawah Pasaman sangat memprihatinkan. Pasalnya, jalan tersebut hancur dikarenakan banyak kendaraan berat seperti truk puso dan taronton yang melintasi jalan tersebut. 

Hingga kini, belum ada upaya pemerintah provinsi untuk memperbaikinya. Padahal jalan itu

menhubungkan dua kabupaten, yakni Pasaman dan Pasaman Barat. Bahkan, warga Pasaman yang ingin ke Padang banyak yang melewati jalan tersebut. 

Seharusnya jalan tersebut sudah diperbaiki cepat. Karena anggota DPR propinsi banyak dari Pasman, yakni PAN, PKB, PPP, Gerindra, dan Nasdem. Bahkan, juga ada anggota DPRI dari partai Golkar, putra Pasaman asli. Namun mungkin tidak ingat jalan ini. 

Kalau sekiranya kompak semua anggota DPR Provinsi yang dari Pasaman mungkin jalan ini tidak bernasib demikian. 

Salah satu warga berinisial, WR kepada awak media ini, Senin, 04 Mei 2026 mengaku bangga orang Pasaman mempunyai anggota Dewan Provinsi. 

"Ya kami bangga, tapi belum nampak kiprahnya untuk memikirkan pembangunan jalan. Padahal jalan ini sering dilalui oleh mereka," ucapnya. (Ismet)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *