Berita Terbaru

Semarak Kemerdekaan Warga Pasir Sukarayat, Lomba Unik Bikin Suasana Makin Meriah


LEBAK, KabarXXI.com — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RT 004/RW 007 Pasir Sukarayat, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, berlangsung semarak dan penuh canda tawa.

Warga menggelar berbagai perlombaan khas perayaan 17 Agustus yang diikuti anak-anak hingga kaum emak-emak. Bukan hanya perlombaan biasa, sejumlah permainan dikemas dengan cara unik sehingga mampu mengundang gelak tawa warga yang menyaksikan.

Beberapa lomba yang digelar antara lain makan kerupuk, biskuit wajah, cukurukuk, corong air, balap karung memakai helm, pancing paku, bola kardus, makan pisang dan sejumlah permainan hiburan lainnya.

Suasana semakin heboh ketika para peserta mulai beraksi. Anak-anak terlihat antusias menunjukkan kemampuan masing-masing, sementara para penonton tak kalah sibuk memberikan dukungan, sorakan, bahkan sesekali menggoda peserta yang mulai kehilangan konsentrasi.

Dalam kategori anak-anak, Akif berhasil meraih juara pertama lomba makan kerupuk, disusul Aska sebagai juara kedua. Pada lomba biskuit wajah, Adu keluar sebagai juara pertama dan Rafa sebagai juara kedua.

Lomba cukurukuk dimenangkan Dira, sementara Rizad berada di posisi kedua. Pada lomba corong air, Rafa kembali meraih juara pertama dan Adu menjadi juara kedua.

Tak kalah seru, lomba balap karung menggunakan helm berhasil dimenangkan Sahwa, dengan Mboy sebagai juara kedua. Sedangkan lomba pancing paku menempatkan Kekey sebagai juara pertama dan Fatir sebagai juara kedua.

Dari Juara Favorit hingga “Ter-PD”

Yang membuat perayaan semakin unik, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan dengan kategori khusus yang bernuansa humor.

Untuk kategori emak-emak, Mak Kati dinobatkan sebagai peserta favorit. Sementara Sanah mendapat penghargaan kategori “terkencing-kencing”, yang tentu saja langsung mengundang tawa dan menjadi salah satu momen paling menghibur dalam kegiatan.

Dari kelompok anak-anak, Rafizki mendapat predikat sebagai peserta “terhuru-hara”, sedangkan Abizar dinobatkan sebagai peserta “ter-PD” atau paling percaya diri.

Berbagai penghargaan unik tersebut menunjukkan bahwa inti kegiatan bukan semata-mata soal siapa yang menjadi pemenang, melainkan bagaimana seluruh warga dapat menikmati suasana kemerdekaan dengan penuh kegembiraan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Anak-anak dapat bermain bersama, para orang tua saling bercengkerama, sementara suasana lingkungan dipenuhi semangat gotong royong dan kebersamaan.

Bagi warga Pasir Sukarayat, kemerdekaan menjadi alasan untuk kembali berkumpul dan menikmati kebahagiaan sederhana di tengah lingkungan tempat mereka tinggal.

Menang dapat hadiah, kalah tetap tertawa. Karena dalam lomba 17 Agustus, yang paling penting bukan membawa pulang piala, tetapi membawa pulang cerita untuk ditertawakan bersama tetangga.

Semangat kemerdekaan pun terus menyala di Pasir Sukarayat: kompak warganya, meriah acaranya, dan pecah tawanya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!

Reporter : Refka Mandala Putra 

Editor : Moch Alvin Fariz 

Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *