Berita Terbaru

Motor Vario Milik Achmad Raib Dicuri saat Ditinggal Potong Rambut

By On Oktober 11, 2026

Foto ilustrasi. 

PASURUAN, KabarXXI.Com – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Demikian mungkin peribahasa yang dialami Achmad Yoga Firmansyah. 

Pasalnya, niat untuk memangkas rambut di sebuah barbershop di Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, berujung apes. 

Sepeda motor Honda Vario miliknya yang diparkir di depan tempat cukur, raib digondol maling. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 05 Oktober 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. 

Korban saat itu datang ke Zain's Barbershop di Jalan Ki Hajar Dewantara dengan mengendarai Honda Vario warna hitam tahun 2023 bernopol N 2895 VAI. 

Motor tersebut kemudian diparkir di depan barbershop. Achmad lantas masuk untuk memotong rambut. 

Namun tak berselang lama, kendaraan yang ditinggalkannya sudah tidak berada di lokasi. 

Dalam laporan pengaduan yang dibuat ke SPKT Polres Pasuruan Kota pada Selasa, 06 Oktober 2026, korban menyebut sempat mendengar suara kendaraan dinyalakan. 

Saat keluar dari dalam barbershop untuk mengecek, motor miliknya sudah raib. 

Korban juga sempat melihat sepeda motornya dibawa seseorang ke arah barat sebelum berbelok ke selatan. 

Namun pelaku berhasil melarikan diri sehingga korban kehilangan kendaraannya. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. 

Kasus pencurian dengan pemberatan itu kemudian dilaporkan ke Polres Pasuruan Kota untuk ditindaklanjuti. 

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi membenarkan adanya laporan tersebut. 

Menurutnya, laporan korban telah diterima dan kasusnya masih dalam proses penyelidikan. 

"Benar, ada laporan terkait dugaan pencurian sepeda motor tersebut. Saat ini masih dalam penyelidikan petugas," ujarnya. 

Polisi selanjutnya melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas terduga pelaku, serta menelusuri keberadaan kendaraan yang dicuri. 

Termasuk dengan menggali keterangan saksi dan kemungkinan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. (*/red)

Respon Cepat Polsek Tanara, Anak Hilang yang Viral di Medsos Ditemukan Selamat

By On Oktober 07, 2026

Polsek Tanara berhasil menemukan anak hilang yang viral di medsos. 

SERANG, KabarXXI.Com - Gerak cepat jajaran Polsek Tanara, Polres Serang, kembali membuahkan hasil. 

Seorang anak berinisal NR (15), warga Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya, dan viral di media sosial (medsos) berhasil ditemukan anggota Polsek Tanara dalam kondisi selamat hanya beberapa jam setelah laporan diterima pada Selasa, 07 Oktober 2026. 

Peristiwa ini berawal dari informasi di media sosial Instagram bahwa ada anak gadis berinisal NR (17), warga Kecamatan Tanara, Desa Cibodas  sudah tiga hari tidak pulang. 

Mendapat informasi tersebut, yang Kapolsek Tanara, Iptu Iwan Rudini memerintah Kanit Reskrim Ipda Willly untuk mengecek kebenaran informasi tersebut dan berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk mendatangi rumah orang tua korban. 

Kapolsek Tanara, Iptu Iwan Rudini melalui Kanit Reskrim Ipda Willly membenar adanya anak hilang yang sempat viral di medsos. 

"Benar telah terjadi peristiwa anak hilang yang sempat viral di medsos. Berdasarkan keterangan paman NR, kaburnya anak tersebut disebabkan ada permasalahan di keluarganya, hingga yang bersangkutan kabur dari rumah selama tiga hari sejak Sabtu kemarin," kata Willy. 

Berbekal informasi tersebut, anggota Polsek Tanara bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mencari informasi tempat main dan tongkrongan NR, dan sekira pukul 15.30 WIB berhasil ditemukan di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. 

"Berbagai rangkaian penyelidikan. Alhamdulillah tidak kurang 1 x 24 jam, sekura pukul 15.30 WIB, kami berhasil menemukan NR di wilayah Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, di rumah keluarga temennya," ujar Willy. 

Rasa syukur dan apresiasi juga disampaikan oleh orang tua NR, yang mengaku lega setelah anaknya berhasil ditemukan dalam waktu singkat. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tanara yang sudah membantu mencari anak saya. Alhamdulillah, dalam waktu singkat, anak saya langsung ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya. 

Kapolsek Tanara, Iptu Iwan Rudini menyampaikan, keberhasilan ini merupakan bentuk respon cepat kepolisian yang bersinergi dengan masyarakat. 

“Laporan dari masyarakat langsung kami tindaklanjuti secara cepat. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam kasus yang menyangkut keselamatan anak,” pungkasnya. (*/red)

Viral Wanita Asal Banten Histeris di Jalan Raya Waru Sidoarjo, Sempat Halangi Kendaraan

By On Oktober 07, 2026

Tangkapan layar video saat petugas Satlantas Polresta Sidoarjo menenangkan seorang wanita yang menangis histeris di bahu Jalan Raya Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, Selasa, 06 Oktober 2026. 

SIDOARJO, KabarXXI.Com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang wanita menangis histeris di tengah jalan Raya Waru, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). 

Wanita berusia sekitar 20 tahunan itu diketahui berasal dari Pandeglang, Banten. 

Peristiwa itu terjadi pada Senin, 05 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. 

Kanit Patroli (Turjawali) Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Celvin Ferdinando Samosir mengatakan, petugas awalnya mendapat laporan dari warga terkait keberadaan seorang wanita di tengah Jalan Raya Waru. 

"Wanita itu berdiri di tengah jalan seperti menghalang-halangi pengendara roda dua maupun roda empat," ujar Celvin kepada wartawan, Selasa, 06 Oktober 2026. 

Petugas kemudian mendekati wanita tersebut secara perlahan. Polisi membujuknya agar menepi ke bahu jalan. Namun setelah berada di tepi jalan, wanita itu masih menangis histeris. 

Saat diajak berkomunikasi, wanita tersebut mengaku berasal dari Pandeglang, Banten. Namun dia tidak bersedia menyebutkan identitasnya. 

"Kami tanyai namanya siapa juga tidak mau menyebutkan, seperti depresi berat," kata Celvin. 

Petugas kemudian tidak memaksanya untuk berbicara lebih jauh. Polisi memberikan waktu kepada wanita tersebut untuk menenangkan diri. Petugas juga memberinya minum. 

Sekitar lima menit kemudian, kondisi wanita tersebut mulai lebih tenang. Dia kemudian meminta diantar ke masjid terdekat dengan alasan hendak menghubungi keluarganya. 

"Karena takut menyinggung dan membuat wanita tersebut bergerak semakin ekstrem akhirnya petugas memberikan waktu untuk menenangkan diri sekaligus memberinya minum," ujar Celvin. 

Polisi selanjutnya mengantarkan wanita tersebut ke Masjid Besar Al Hidayah, Gedangan.

"Kami hanya menuruti permintaannya yaitu minta diantar Masjid terdekat," ujarnya. 

Sementara itu, penjaga masjid, Galang mengatakan, wanita tersebut tiba dalam kondisi masih terlihat ketakutan. Karena khawatir kondisinya kembali tidak terkendali, dia memilih tidak banyak mengajaknya berbicara. 

"Wanita tersebut tampak ketakutan. Saya gak sempat ajak ngobrol takut, nekat lagi," ujar Galang. 

Sekitar pukul 09.00 WIB, kerabat wanita tersebut dari Surabaya datang menjemput menggunakan sepeda motor. 

"Kerabatnya dari Surabaya nyusul naik motor menjemput," pungkasnya. (*/red)

Amankan Kipas Angin hingga Elpiji 50 Kg, Polisi Masih Dalami Penyebab Ledakan Ruko di Surabaya

By On Oktober 07, 2026

Kondisi ruko di kawasan Pertokoan San Antonio, Pakuwon City Surabaya, Jatim, ditutup pagar seng usai terjadi ledakan, Selasa, 06 Oktober 2026. 

SURABAYA, KabarXXI.Com - Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi ledakan di RM Nasi Tempong Sri Dewi, kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur (Jatim). 

Barang bukti itu ditemukan setelah tim gabungan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Kepala Seksi (Kasi) Identifikasi Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Sukris Tri Hartanto mengatakan, olah TKP dilakukan oleh tim penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Siident Ditreskrimum Polda Jatim, Ur Ident Satreskrim Polrestabes Surabaya, dan Bidlabfor Polda Jatim. 

"Tim penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya dari Siident Ditreskrimum Polda Jatim, Ur Ident Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Bidlabfor Polda Jatim telah melaksanakan olah TKP dugaan terjadinya ledakan di ruko tepatnya pertokoan San Antonio, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya," ujar Sukris kepada wartawan, Selasa, 06 Oktober 2026. 

Menurut Sukris, dari hasil olah TKP, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan ledakan. 

Barang bukti tersebut, kata dia, masih dalam proses pemeriksaan oleh Bidlabfor Polda Jatim. 

"Barang bukti sementara yang ditemukan adalah tabung gas elpiji volume 50 kilogram, kemudian ada beberapa kompor gas satu tungku dan beberapa yang lain," ujarnya. 

Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan satu tabung gas dari lokasi. 

Selain itu, polisi juga mengambil selang LPG yang berada di RM Nasi Tempong Sri Dewi. 

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya aktivitas memasak saat ledakan terjadi, Sukris belum dapat memberikan kesimpulan. Pihaknya masih membutuhkan waktu untuk melakukan analisis terhadap temuan di lokasi. 

"Nanti dianalisa dulu oleh tim dari Bidlabfor Polda Jatim dan nanti akan disampaikan lebih lanjut perkembangannya oleh tim penyidik," ujarnya. (*/red)

Dua Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Seruyan Kalteng

By On Oktober 05, 2026

Penemuan dua korban Kapal Virgo di Seruyan, Kalteng. 

BANJARMASIN, KabarXXI.Com - Dua jasad korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 ditemukan di wilayah Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Kedua jasad itu telah dievakuasi ke Banjarmasin. 

Kepala SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan, kedua korban telah dibawa ke Pos TNI AL Kumai untuk selanjutnya mendapatkan penanganan dan proses identifikasi oleh tim terkait. 

"Hari ini kita kembali menemukan dua korban di daerah Seruyan. Kedua korban dibawa ke Pos TNI AL Kumai untuk selanjutnya mendapatkan penanganan dan proses identifikasi oleh tim terkait," kata Putu Sudayana kepada wartawan, Minggu, 04 Oktober 2026. 

Menurut Putu, operasi SAR akan terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia serta memperkuat koordinasi antarpihak di lapangan. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terus bekerja di lapangan, baik melalui jalur laut maupun darat. 

"Operasi SAR akan terus kita lakukan, kita akan mengerahkan tim baik itu darat, laur maupun udara," pungkasnya. (*/red)

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi!

By On Oktober 05, 2026

Densus 88 Antiteror Polri mengamankan salah satu tersangka terduga terorisme, Jumat, 02 Oktober 2026. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melancarkan operasi penegakan hukum serentak di enam provinsi sejak Jumat, 02 Oktober 2026. 

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 11 tersangka kasus terorisme yang terafiliasi dengan jaringan Daulah Islamiyah serta kelompok teror lainnya. 

"11 tersangka yang diamankan tersebut beriniisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42)," ujar Juru Bicara (Jubir) Densus 88 AT Polri, KBP Mayndra Eka Wardhana dalam keterangannya, Minggu, 04 Oktober 2026. 

Penangkapan itu berlangsung di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara. 

Selain itu, beberapa di antaranya terindikasi telah mengikuti pelatihan militansi, termasuk latihan fisik dan latihan menembak. 

"Penyidikan awal menunjukkan para tersangka dari berbagai daerah ini terhubung secara virtual. Mereka memanfaatkan pertemuan daring untuk proses indoktrinasi, pembinaan, dan konsolidasi jaringan," ujarnya. 

Saat ini, Densus 88 masih melanjutkan proses penyidikan, mencakup penggeledahan, penyitaan barang bukti, serta pemeriksaan saksi dan tersangka sesuai SOP. 

Langkah tersebut diambil sebagai upaya deteksi dini guna mencegah terjadinya aksi terorisme di Indonesia. (*/red)

Mabes Polri Tangani Kasus Tenggelamnya KM Virgo Transport 8

By On September 29, 2026

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (tengah). 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengambil alih penanganan perkara kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. 

Kasus itu sebelumnya ditangani Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). 

"Sejak awal kejadian, Polri bersama Basarnas, TNI, dan stakeholder terkait telah melakukan langkah-langkah mitigasi dan penanganan secara terpadu, baik dalam mendukung operasi SAR, evakuasi dan pelayanan kepada korban maupun keluarga korban, maupun dalam proses penyelidikan dan penyidikan," ujar Kadivhumas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir melalui keterangan tertulis, Senin, 28 September 2026. 

"Untuk proses perkaranya, saat ini telah dilimpahkan ke Mabes Polri melalui Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan," imbuhnya. 

Isir menyebut, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan telah melakukan serangkaian penyelidikan. 

Menurutnya, Nakhoda Kapal, Anak Buah Kapal (ABK) yang selamat, hingga pihak-pihak terkait telah dimintai keterangan. 

"Penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan dan berkoordinasi bersama stakeholder terkait, sehingga setiap fakta yang ditemukan dapat menjadi bagian dari proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tuturnya. 

Isir mengatakan, operasi pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. 

Dia menyebut, operasi tersebut melibatkan Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan. 

Berdasarkan data perkembangan per 28 September 2026, tim SAR telah menemukan sebanyak 174 orang dari total 243 orang yang tercatat di dalam manifes kapal. 

Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, 66 orang meninggal dunia, dan 69 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian. 

Polri mengerahkan armada kapal, helikopter pantau udara, serta Tim Disaster Victim Identification (DVI). 

Tim DVI fokus mengidentifikasi jenazah korban dengan mencocokkan data ante mortem dari pihak keluarga dengan data post mortem korban. 

"Polri menyampaikan empati dan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Kami memahami bahwa keluarga membutuhkan kepastian dan informasi," ujarnya. 

"Karena itu, bersama Basarnas, TNI dan seluruh stakeholder terkait, kami terus memberikan dukungan terhadap operasi SAR, evakuasi, proses identifikasi dan pelayanan kepada keluarga sesuai perkembangan di lapangan," imbuhnya. 

Isir mengatakan, tim SAR masih menyisir perairan di sekitar area kecelakaan. 

Sementara, penyidik Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri terus mengumpulkan alat bukti untuk mengusut peristiwa itu. 

"Penanganan kemanusiaan dan proses hukum berjalan secara beriringan. Seluruh unsur terus bekerja sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing dalam satu upaya penanganan terpadu," ujarnya. 

"Polri akan melanjutkan proses perkara untuk memperoleh fakta hukum secara utuh dan menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," pungkasnya. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *