![]() |
| Dandim 0602/Serang, Kolonel Inf Marsen Sinaga saat kegiatan coffee morning bersama awak media di Makodim 0602/Serang, Kamis, 05 November 2026. |
SERANG, KabarXXI.Com – Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang, Kolonel Inf Marsen Sinaga mengajak insan pers memperkuat sinergi dan komunikasi dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta membangun bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kolonel Inf Marsen saat menggelar coffee morning bersama awak media di Makodim 0602/Serang, Kamis, 05 November 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka antara jajaran TNI AD dan insan pers.
Marsen mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah awal untuk menjalin hubungan baik dengan awak media sejak dirinya resmi menjabat sebagai Dandim 0602/Serang pada 25 September 2026.
“Tujuan kegiatan ini untuk silaturahmi. Saya sebagai Dandim yang baru menjabat, mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah hadir. Kami juga mohon maaf apabila masih ada rekan media yang terlewat atau belum mendapatkan undangan,” ujar Marsen.
Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi awak media yang ingin berkoordinasi, mencari informasi, maupun menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi wilayah Kota Serang dan Kabupaten Serang.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI, terutama dalam menyampaikan berbagai kegiatan, program, serta informasi kepada masyarakat.
“Kami membutuhkan feedback dari rekan-rekan media. Ke depan, kami berharap dukungan penuh dari rekan-rekan media sehingga kami bisa bergerak dan bertindak untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Serang dan Kabupaten Serang,” tegasnya.
Marsen menilai, hubungan antara TNI dan media tidak cukup hanya dibangun melalui komunikasi satu arah.
Diperlukan keterbukaan dan komunikasi dua arah agar berbagai persoalan maupun informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara cepat.
Sebagai pejabat yang baru bertugas di wilayah Serang, ia mengakui masih perlu mengenal lebih jauh karakteristik wilayah, kondisi sosial, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
![]() |
| Dandim 0602/Serang, Kolonel Inf Marsen Sinaga saat kegiatan coffee morning bersama awak media di Makodim 0602/Serang, Kamis, 05 November 2026. |
Karena itu, kata dia, masukan dari awak media dinilai penting sebagai salah satu sumber informasi untuk membantu jajaran Kodim memahami perkembangan situasi di lapangan.
“Saya belum memahami semuanya karena baru menjabat. Namun, melalui komunikasi seperti ini, kami bisa saling memberikan masukan. Hal-hal yang disampaikan rekan-rekan media tentu menjadi perhatian kami dan akan langsung kami respons,” ucapnya.
Rekam Jejak Penugasan Kolonel Inf Marsen Sinaga
Kolonel Inf Marsen Sinaga merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 2004. Sebelum dipercaya menjabat sebagai Dandim 0602/Serang, ia telah menjalani berbagai penugasan di sejumlah wilayah Indonesia.
Karier militernya diawali di Papua setelah resmi dilantik sebagai perwira. Selama kurang lebih 11 tahun, ia bertugas di berbagai satuan, mulai dari batalyon hingga Resimen Induk Daerah Militer (Rindam), sebelum kemudian mendapat penugasan di Pusat Intelijen.
Setelah mengikuti pendidikan dan menjalani tugas operasi, Marsen selanjutnya ditempatkan di Kalimantan, tepatnya di lingkungan Kodam VI/Mulawarman.
Pengalamannya di bidang intelijen semakin berkembang ketika dipercaya menjabat sebagai Komandan Intelijen di Papua.
Ia kemudian mendapat amanah sebagai Dandim di Biak selama dua tahun.
Selanjutnya, Marsen ditarik ke Jakarta untuk mengemban tugas sebagai Wakil Asisten Intelijen di lingkungan Kostrad sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kodim 0602/Serang.
Melalui kegiatan coffee morning tersebut, Marsen berharap hubungan harmonis antara Kodim 0602/Serang dan insan pers dapat terus terpelihara serta semakin kuat ke depannya.
Ia menegaskan, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung tugas TNI sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Komunikasi yang terbuka diperlukan agar setiap kegiatan dan informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,” pungkasnya. (*/red)
You are reading the newest post
Next Post »

