Berita Terbaru

Program Dinas Pertanian Provinsi Sumbar Diduga Gagal Total, Masyarakat Mengeluh Karena Rugi

Obat kadaluwarsa yang diberikan kepada masyarakat petani. 

PASAMAN, KabarXXI.Com - Masyarakat Jorong Tabiang, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), resah karena program pertanian Dinas Provinsi diduga gagal total. 

Pasalnya, Dinas Pertanian hanya membantu masyarakat bibit padi, dan obat-obatan, sementara pupuk tidak dibantu. 

Bantuan obat padi tersebut pun sudah kadaluwarsa. Obat tersebut digunakan harusnya tahun 2023, namun diberikan pada tahun 2026. 

Akibatnya, masyarakat petani pun terancam gagal panen. Padahal masyrakat berharap paneh tahun ini melimpah. Alhasil merugi dan tercipta lagi kemiskinan di tengah masyarakat. 

Salah seorang masyarakat yang engan disebutkan namanya kepada awak media ini, Minggu, 01 November 2026, mengaku bahwa tahun ini para petani mengalami gagal panen. 

Padi masyarakat yang menguning. 

"Tahun ini kami mengalami gagal panen pak. Diperkirakan kami rugi sekitar Rp 5 juta per orang. Kelompok tersebut berjumlah lebih kurang dari 20 orang. Itulah nasib kami pak," ucapnya. 

Ia berharap pemerintah dapat membantu kerugian para petani. 

"Kami pun untuk memenuhi kebutuhan dapat berutang alias BB, dengan apa kami bayar nantinya," ujarnya. 

Sementara warga lainnya, berinisial JN mengaku sedih melihat tanaman padinya menguning, dan sudah mencoba mengobatinya bermacam-macam cara, namun tidak ada hasilnya. 

"Bantuan obat yang diberikan pada kami itu sudah kadaluwarsa. Namun kami disuruh memakai obat tersebut. Alhasil, padi kami tetap menguning. kami rugi pak," ucapnya dengan nada sedih. (Ismet)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *