Berita Terbaru

Pemkab Tangerang Raih WTP ke-18 Berturut-turut, Bupati Maesyal: Bukti Tata Kelola Keuangan Semakin Baik

By On Mei 26, 2026

Pemkab Tangerang kembali raih Opini WTP dari BPK RI. 

SERANG, KabarXXI.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-18 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten yang digelar di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Banten, Kota Serang, Selasa, 26 Mei 2026. 

Dalam keterangannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut dan menyebut predikat WTP ke-18 menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Tangerang untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. 

“Alhamdulillahirabbil’alamin, hari ini Kabupaten Tangerang kembali mendapatkan predikat WTP yang ke-18 kali dari BPK RI atas pelaksanaan audit laporan keuangan tahun 2025. Ini menjadi perjalanan yang sangat positif dan menjadi motivasi bagi kami dalam melaksanakan program-program APBD dengan tata kelola keuangan yang semakin baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan daerah, mulai dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, BPKAD, Bapenda, Inspektorat, Sekwan, para Kepala OPD, Camat, Lurah hingga Kepala Desa. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah bahu-membahu menyusun dan menampilkan laporan keuangan tahun 2025 dengan baik. Mudah-mudahan capaian ini bisa terus kita pertahankan dan tingkatkan, terutama dalam menindaklanjuti berbagai temuan maupun rekomendasi dari BPK dan Inspektorat,” ujarnya. 

Dengan capaian predikat opini WTP ke-18 secara berturut-turut ini semakin memperkuat komitmen Pemkab Tangerang dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. 

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi mengatakan, seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten berhasil memperoleh opini WTP pada tahun ini. 

Namun demikian, pihaknya menegaskan agar setiap daerah patuh dan segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan dan rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK. 

“Seluruh daerah di Provinsi Banten mendapatkan opini WTP. Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pemerintah daerah agar tata kelola pemerintahan semakin baik,” ujarnya. (Reno)

Polresta Tangerang dan Forkopimda Gelar Apel dan Patroli Skala Besar, Amankan Malam Takbir

By On Mei 26, 2026

Polresta Tangerang bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang menggelar apel gabungan untuk pengamanan malam takbir. 

TANGERANG, KabarXXI.Com - Jajaran Polresta Tangerang bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang menggelar apel gabungan untuk pengamanan malam takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, Selasa, 26 Mei 2026. 

Usai apel, pasukan gabungan juga melaksanakan patroli skala besar ke beberapa titik strategis. 

"Kami melaksanakan skema pengamanan yang matang dan terukur untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada malam takbiran," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Indra Waspada menekankan beberapa hal kepada pasukan gabungan, yaitu memfokuskan pengamanan dengan cegah konvoi yang berpotensi menimbulkan gesekan maupun gangguan ketertiban umum. 

Kemudian mengamankan lokasi pelaksanaan Salat Idul Adha, baik di masjid maupun lapangan terbuka. Hal tersebut agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk. 

"Serta melakukan pemantauan dan pengamanan pada lokasi penyembelihan serta pembagian hewan kurban guna mencegah penumpukan massa dan potensi gangguan keamanan," ujar Indra Waspada. 

Tidak hanya itu, Indra Waspada juga memerintahkan pasukan gabungan untuk meningkatkan pengamanan pada objek vital dan tempat wisata. Hal itu karena selama masa libur panjang dan cuti bersama, lokasi tersebut diprediksi akan ramai dikunjungi. 

Selain itu, fungsi lalu lintas juga diperintahkan agar menyiapkan rekayasa secara antisipatif untuk mencegah kemacetan. Sedangkan fungsi Reskrim diintruksikan untuk mengantisipasi tindak kejahatan konvensional. 

"Khususnya kejahatan 3C, yaitu Curat, Curas, dan Curanmor yang kerap meningkat pada momentum hari libur," pungkasnya. 

Apel dan patroli skala besar diikuti 300 personel Polresta Tangerang, personel TNI dari Kodim 0510 Tigaraksa, personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang. (Reno) 

Insan Pers Lebak Berduka, Wartawan Dedi Sopian Meninggal Setelah Berjuang Melawan Penyakit Hernia

By On Mei 26, 2026

 


LEBAK, KabarXXI.com – Dunia pers di Kabupaten Lebak kembali berduka. Salah seorang jurnalis yang dikenal gigih dan penuh dedikasi, Dedi Sofian, meninggal dunia pada Selasa (26/05/2026) setelah berjuang melawan penyakit hernia yang telah lama dideritanya.

Kabar wafatnya Bung Dedi menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan wartawan. Almarhum dikenal sebagai sosok sederhana, bersahabat, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap profesi jurnalistik yang selama ini dijalaninya.

Sebelum meninggal dunia, Dedi Sofian sempat menjalani dua kali tindakan operasi di RS Misi dan RS Adjidarmo. Setelah menjalani perawatan medis, kondisi almarhum sempat membaik dan diperbolehkan pulang. Namun nahas, saat berada di rumah, almarhum mengalami pendarahan serius dari bekas operasi.

Tak hanya itu, pendarahan juga terjadi saat almarhum muntah dan buang air besar hingga kondisinya terus melemah. Keluarga kemudian membawa almarhum ke RS Kartini sekitar pukul 10.50 WIB untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski dokter dan tim perawat IGD telah berupaya memberikan penanganan, nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan. Dedi Sofian akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi insan pers Lebak. Di mata rekan-rekannya, Bung Dedi merupakan wartawan yang tetap semangat menjalankan tugas meski tengah berjuang melawan sakit.

“Beliau sosok yang sangat mencintai profesinya. Dalam kondisi sakit pun masih memikirkan pekerjaan dan informasi untuk masyarakat,” ujar Agus Kuncir salah seorang rekan seprofesi.

Semasa hidupnya, Dedi Sofian dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai kalangan dan selalu mengedepankan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik. Keramahan dan sikap rendah hatinya membuat almarhum dikenal luas di lingkungan wartawan maupun masyarakat.

Kini, perjuangan Bung Dedi telah usai. Namun dedikasi dan jejak pengabdiannya di dunia jurnalistik akan selalu dikenang oleh rekan-rekan sesama insan pers.

Selamat jalan Bung Dedi Sofian. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. (Red) 

Apakah Amerika Bakal Bangun Pangkalan Militer Terselubung di Kertajati?

By On Mei 26, 2026

Bandar Udara Internasional Kertajati. 

Oleh: Jannus TH Siahaan  

Rencana transformasi Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka menjadi pusat pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan (Maintenance, Repair, and Overhaul atau MRO) regional untuk pesawat angkut militer C-130 Hercules milik Amerika Serikat menandai babak baru dalam dinamika pertahanan di kawasan Indo-Pasifik. 

Proposal mengejutkan ini diajukan setelah Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon pada April 2026. 

Washington menawarkan untuk memusatkan seluruh pemeliharaan armada C-130 mereka di Asia ke Indonesia dengan menanggung seluruh biaya pembangunan infrastruktur. 

Respons cepat diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto yang menyetujui tawaran tersebut dan menunjuk Kertajati sebagai lokasinya. 

Bagi publik domestik, keputusan ini seolah menjadi solusi instan untuk memecahkan kebuntuan operasional Kertajati. 

Sejak diresmikan pada 2018, bandara senilai Rp 2,6 triliun ini kerap dijuluki sebagai "bandara sepi" karena minimnya penerbangan komersial sipil. 

Mengalihkan fungsi sebagian lahan bandara menjadi hub perawatan pesawat militer regional dianggap langkah cerdas untuk mengubah beban fiskal daerah menjadi aset produktif. 

Melalui Kertajati Aerospace Park yang dikelola bersama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), potensi ekonomi jangka panjang dari proyek ini dinilai sangat menjanjikan. 

Namun, melihat proyek Kertajati semata-mata dari kacamata ekonomi dan bisnis aviasi sesungguhnya adalah cara pandang yang terlalu dangkal, bahkan berbahaya. 

Infrastruktur strategis pertahanan selalu memiliki dimensi kekuasaan yang melekat erat di dalamnya. 

Ketika tawaran menggiurkan tersebut datang langsung dari Pentagon di tengah memuncaknya rivalitas hegemonis antara Amerika Serikat dan China di Indo-Pasifik, hanggar Kertajati berpotensi tidak lagi menjadi bengkel pesawat, tapi episentrum kontestasi geostrategi. 

Keputusan ini menempatkan Indonesia tepat di persimpangan jalan perebutan pengaruh global. Kekhawatiran bahwa Indonesia perlahan-lahan sedang tersedot ke dalam orbit strategis Washington bukanlah paranoia tanpa dasar. 

Kerja sama Kertajati ini disepakati bertepatan dengan penandatanganan kesepakatan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (Major Defense Cooperation Partnership atau MDCP) antara kedua negara pada April 2026. 

Meskipun pemerintah secara konsisten menegaskan bahwa diplomasi pertahanan tetap teguh berdiri di atas landasan politik luar negeri Bebas-Aktif, penetrasi kepentingan militer AS pada infrastruktur vital nasional memerlukan pembacaan sangat kritis yang jauh lebih mendalam. 

Pertanyaan mendasar yang harus dijawab adalah mengapa Amerika Serikat begitu gigih menargetkan Kertajati untuk memindahkan pusat perawatan armada Hercules mereka dari wilayah Asia lainnya? 

Selama beberapa dekade, militer Amerika Serikat menyebarkan kebutuhan MRO armada udara mereka di beberapa hub sekutu dekatnya di Asia-Pasifik, seperti ST Engineering di Singapura and AIROD di Malaysia. 

Namun, kedua lokasi tersebut mulai menghadapi kendala keterbatasan ruang ekspansi fisik atau kapasitas logistik yang padat. 

Sementara proyek baru antara Tata Advanced Systems dan Lockheed Martin di Bangalore, India, letaknya terlalu jauh dari teater konflik potensial di kawasan Pasifik Barat.

Kertajati menawarkan solusi spasial yang tidak dimiliki oleh negara ASEAN mana pun. 

Dengan luas lahan mencapai 1.800 hektar serta runway sepanjang 3.000 meter yang siap diperpanjang menjadi 3.500 meter, bandara ini mampu melayani pesawat militer berbadan lebar dengan kapasitas penuh. 

Keunggulan fisik ini semakin berlipat ganda karena posisinya yang terintegrasi secara multimoda dengan Pelabuhan Internasional Patimban di Subang dan Pelabuhan Cirebon, menyajikan jalur pasokan suku cadang yang sangat efisien. 

Dari sudut pandang doktrinal militer, ketertarikan Pentagon sangat dipengaruhi oleh perubahan paradigma perang mereka dalam menghadapi potensi konflik dengan China di Laut China Selatan atau Selat Taiwan. 

Di bawah doktrin Agile Combat Employment (ACE), Angkatan Udara AS menyadari bahwa memusatkan kekuatan logistik dan armada di pangkalan permanen yang besar seperti Okinawa atau Guam sangat rentan terhadap serangan rudal balistik presisi tinggi milik lawan. 

Solusinya adalah menyebarkan kekuatan secara lincah ke pangkalan-pangkalan alternatif non-tradisional di seluruh wilayah teater operasi. 

C-130 Hercules, sebagai pesawat angkut taktis yang mampu mendarat di landasan pacu darurat, merupakan urat nadi utama dari doktrin kelincahan tersebut. 

Di era logistik yang diperebutkan (contested logistics), mengamankan hub MRO yang tangguh dan berada di luar jangkauan pertahanan udara musuh, namun cukup dekat untuk mendukung operasi, adalah kunci kelangsungan perang. 

Kertajati yang terletak di pedalaman Pulau Jawa menawarkan kedalaman strategis (strategic depth) yang sangat ideal bagi rantai logistik militer Amerika Serikat. 

Keberadaan fasilitas MRO militer asing di tanah domestik secara inheren memicu pertanyaan sensitif seputar kedaulatan wilayah udara. 

Isu ini sempat memanas seiring beredarnya bocoran dokumen rahasia pertahanan AS yang menyebutkan adanya permintaan hak lintas udara yang fleksibel (blanket overflight clearance) bagi militer Amerika Serikat di atas wilayah Indonesia. 

Dokumen tersebut mengindikasikan keinginan AS untuk dapat melintasi ruang udara Indonesia secara langsung hanya dengan notifikasi sepihak dalam skenario tanggap krisis atau latihan darurat. 

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah meluruskan spekulasi tersebut dengan menegaskan bahwa dokumen yang ditandatangani di Washington hanyalah Letter of Intent (LoI) tentang Overflight Clearance, bukan komitmen tertulis. 

LoI tersebut tetap menghormati integritas teritorial dan prosedur hukum domestik Indonesia. 

Namun, secara hukum internasional, keberadaan bengkel militer di Kertajati berpotensi menciptakan ketegangan hukum yang rumit. 

Berdasarkan Konvensi Chicago dan UNCLOS Pasal 49, Indonesia memiliki kedaulatan mutlak atas ruang udaranya. 

Setiap pesawat militer asing wajib mendapatkan izin diplomatik (diplomatic clearance) dan izin terbang (flight approval) secara tertulis kasus per kasus. 

Risiko terbesar muncul apabila terjadi konflik bersenjata terbuka di kawasan Indo-Pasifik. 

Hukum netralitas internasional, sebagaimana diatur dalam Konvensi Den Haag V, melarang keras negara netral untuk mengizinkan wilayah darat atau udaranya digunakan untuk pergerakan pasukan atau pasokan militer oleh pihak-pihak yang berperang (belligerents). 

Jika pesawat Hercules AS yang membawa misi tempur aktif menuju Kertajati diizinkan melintas saat perang pecah, Indonesia dapat dituduh melakukan pelanggaran berat terhadap hukum netralitas. 

Hal ini dapat menyeret Indonesia masuk ke dalam pusaran konflik bersenjata yang akan jauh lebih merusak. 

Kekhawatiran publik Indonesia bahwa Kertajati dapat bertransformasi menjadi pangkalan militer atau intelijen terselubung (covert military base) Amerika Serikat adalah suara kritis yang sangat valid. 

Dalam lanskap geopolitik abad ke-21, negara hegemon global sering kali menghindari penempatan pangkalan militer formal yang provokatif secara politik. 

Mereka lebih memilih strategi postur kekuatan hibrida (hybrid force posture) dengan memanfaatkan fasilitas sipil komersial atau pusat perawatan teknologi sebagai pangkalan logistik bayangan yang siap diaktifkan saat krisis. 

Potensi penyalahgunaan fasilitas MRO Kertajati ini cukup besar jika sistem pengawasan nasional longgar. 

C-130 Hercules memiliki varian khusus seperti AC-130 gunship atau EC-130 yang dilengkapi sistem perang elektronik dan intelijen sinyal (ELINT) yang sangat canggih. 

Jika varian spionase ini masuk ke Kertajati dengan dalih perawatan rutin, ruang udara Jawa Barat dapat dengan mudah dieksploitasi untuk pengumpulan data intelijen regional. 

Belum lagi kehadiran teknisi militer asing, agen kontraktor pertahanan swasta, serta aturan kerahasiaan teknologi AS (ITAR) yang berpotensi menuntut zona steril eksklusif di dalam hanggar, menciptakan wilayah "ekstrateritorial" terselubung di dalam bandara. 

Jika skenario terburuk itu terjadi, dampaknya terhadap geopolitik Indonesia akan sangat destruktif. 

Hubungan diplomatik dan ekonomi dengan China, mitra dagang terbesar Indonesia, akan merosot tajam. 

Selain itu, kepemimpinan diplomasi Indonesia di lingkungan ASEAN akan tergerus seketika karena dianggap melanggar prinsip Zona Bebas, Damai, dan Netral (ZOPFAN) serta Traktat Persahabatan (TAC). 

Di dalam negeri, krisis konstitusional yang hebat pun bisa pecah akibat tuduhan pengkhianatan terhadap amanat politik luar negeri bebas-aktif. 

Oleh karena itu, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus menetapkan pagar pembatas kedaulatan yang sangat ketat. 

Kepemilikan aset fisik hanggar MRO di Kertajati harus tetap dikuasai 100 persen oleh BUMN Indonesia. 

Kerja sama harus murni berbasis kontrak layanan komersial, bukan konsesi wilayah udara atau sewa lahan eksklusif. 

Selain itu, pemerintah perlu membentuk Komando Pengawasan Kertajati yang mengintegrasikan Koharmatau TNI AU, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, dan Kementerian Perhubungan untuk melakukan inspeksi fisik acak terhadap setiap armada asing yang masuk. 

Kertajati juga harus dimultilateralisasikan dengan menawarkan jasa MRO Hercules kepada negara-negara non-blok dan mitra regional lain seperti Australia, Malaysia, atau Filipina, guna mengikis persepsi bahwa fasilitas ini adalah pos eksklusif Amerika Serikat. 

Politik "bengkel" di Kertajati ini adalah ujian nyata bagi arah geopolitik dan nasionalisme ekonomi nasional. 

Indonesia tidak boleh naif dalam membaca cara kerja politik global; negara besar tidak pernah mengeluarkan investasi tanpa pamrih jangka panjang. 

Menghadapi dinamika ini, Indonesia harus membuktikan diri bukan sebagai negara yang mudah didikte atau dijadikan pangkalan murah bagi kepentingan asing, melainkan sebagai kekuatan mandiri yang mampu membuat seluruh kekuatan global membutuhkan dirinya tanpa pernah kehilangan kedaulatannya. 

Penulis adalah pengamat sosial dan kebijakan publik. 

Sumber: kompas.com

Satpol PP Kabupaten Serang Segel Kios Penjual Miras Tuak di Ciruas

By On Mei 26, 2026

Satpol PP Kabupaten Serang menyegel kios diduga menjual miras jenis tuak. 

SERANG, KabarXXI.Com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang menyegel sebuah kios yang diduga menjual minuman keras (miras) jenis tuak, di Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa, 26 Mei 2026. 

Penindakan itu dilakukan saat operasi gabungan bersama sejumlah instansi, mulai dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Bagian Hukum Setda Kabupaten Serang, Polsek Ciruas, hingga Koramil Ciruas. 

Kepala Satpol PP Kabupaten Serang, Subur Prianto mengatakan, penyegelan dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif di tengah masyarakat. 

"Penyegelan ini dilakukan agar kios tersebut tidak kembali beroperasi menjual minuman keras jenis tuak. Ini bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat," kata Subur kepada wartawan, Selasa, 26 Mei 2026. 

Menurutnya, keberadaan tempat penjualan miras tanpa izin kerap memicu keresahan warga dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di lingkungan sekitar. 

Untuk itu, kata dia, pihaknya memastikan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas penjualan minuman keras ilegal di berbagai wilayah. 

Subur mengataan, pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila masih ditemukan kios maupun tempat usaha yang menjual miras secara ilegal. 

"Kami akan terus melakukan pengawasan bersama aparat terkait agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga," pungkasnya. 

Polres Serang Lakukan Pengamanan

Polres Serang  melalui Polsek Ciruas melaksanakan pengamanan kegiatan penyegelan kios penjual miras jenis tuak. 

Pengamanan dilakukan guna memastikan kegiatan penegakan ketertiban umum yang dilaksanakan oleh Satpol PP Kabupaten Serang berjalan aman, tertib, dan kondusif. 

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Serang Subur Prianto, dengan melibatkan unsur Muspika Kecamatan Ciruas.

Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, personel Polres Serang melalui Polsek Ciruas bersinergi dengan unsur TNI, Satpol PP, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses penyegelan berlangsung.

Kapolsek Ciruas, Kompol Salahuddin bersama personel pengamanan hadir langsung di lokasi guna melakukan monitoring serta memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap jalannya kegiatan. 

Kehadiran aparat kepolisian bertujuan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan mencegah terjadinya gesekan maupun gangguan dari pihak-pihak tertentu. 

Adapun kios yang disegel merupakan tempat penjualan miras jenis tuak milik Jacklyn. 

Penyegelan dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Serang setelah sebelumnya memberikan tiga kali surat peringatan atau teguran kepada pemilik kios. 

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya perlawanan maupun gangguan keamanan. Kegiatan penyegelan selesai pada pukul 10.40 WIB. 

Kapolsek Ciruas menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Serang. (*/red)

360 Hektare Sawah di Cihara Lebak Terancam Gagal Tanam, Saluran Irigasi Jebol Akibat Longsor

By On Mei 26, 2026

Saluran irigasi yang ambruk di Ruas Kampung Cikadu - Cingagoler, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. 

LEBAK, KabarXXI.Com - Tingginya intensitas hujan menyebabkan saluran irigasi di Ruas Kampung Cikadu - Cingagoler, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, jebol akibat longsor pada Minggu, 24 Mei 2026. 

Kerusakan infrastruktur ini mengancam keberlangsungan sektor pertanian setempat. 

Longsoran dilaporkan merusak sekitar 30 meter dinding irigasi yang menjadi sumber pengairan utama bagi ratusan hektare lahan pertanian warga. 

"Kejadian longsor terjadi saat hujan deras hari Minggu kemarin, mengakibatkan sepanjang bangunan irigasi longsor. Kami berharap ada penanganan cepat dari pemerintah terkait," ujar Febi, warga sekitar, Selasa, 26 Mei 2026. 

Febi menambahkan, warga dan petani saat ini merasa sangat cemas. Jika perbaikan tidak segera dilakukan, pasokan air ke area persawahan akan terputus total. 

"Yang dikhawatirkan, kalau irigasi itu tidak segera diperbaiki, semua penggarap sawah sekitar 360 hektare akan mengalami gagal tanam," pungkasnya. (Cup) 

Cegah Kenakalan Remaja dan Narkoba, Polresta Tangerang Gelar Sosialisasi SMP-SMK Mandiri 01 Panongan

By On Mei 26, 2026

Polresta Tangerang melalui Satnarkoba melaksanakan kegiatan pembina upacara di SMP dan SMK Mandiri 01 Panongan. 

TANGERANG, KabarXXI.Com - Dalam upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Polresta Tangerang melalui Satnarkoba melaksanakan kegiatan pembina upacara di SMP dan SMK Mandiri 01 Panongan, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin, 25 Mei 2026. 

Kegiatan yang dimulai pukul 07.25 WIB tersebut dipimpin Ipda Doni selaku Kasubnit 1 Sat Narkoba Polresta Tangerang sebagai pembina upacara, yang mengusung tema “Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba”. 

Turut hadir, Kanit Binmas Polsek Panongan Iptu Agus S, Kanit Provos Aipda Ferdi Yanto, Kepala Sekolah SMK Mandiri 01 Panongan M. Apip Hapipi, Kepala Sekolah SMP Mandiri 01 Panongan Abdul Khotib, para dewan guru, serta sekitar 150 pelajar peserta upacara. 

Dalam amanatnya, Ipda Doni menyampaikan pesan Kapolda Banten terkait pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif kenakalan remaja dan bahaya narkoba yang saat ini menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. 

Ia menegaskan, pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. 

“Hindari pergaulan negatif, jauhi narkoba, dan manfaatkan masa muda untuk belajar serta meraih prestasi. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda,” tegas Ipda Doni di hadapan para pelajar. 

Dalam penyampaiannya juga dijelaskan sejumlah faktor penyebab kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, mulai dari faktor keluarga, pengaruh lingkungan pergaulan, media sosial, hingga kurangnya edukasi dan pengawasan. 

Selain itu, para pelajar juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga moral, meningkatkan disiplin, serta aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan organisasi sekolah guna menghindari perilaku menyimpang. 

Polri juga mengingatkan masyarakat dan pelajar terkait layanan darurat bebas pulsa 110 yang dapat digunakan selama 24 jam untuk melaporkan tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas. 

Kegiatan pembina upacara tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah karena dinilai mampu memberikan motivasi, edukasi, dan pemahaman hukum kepada para siswa sejak dini. 

Pukul 08.00 WIB kegiatan upacara selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Reno)

Kadisdikpora Pandeglang dan DPD KESTI TTKKDH Canangkan Program Pelestarian Budaya Pencak Silat

By On Mei 26, 2026

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, H. Sutoto saat menerima audiensi jajaran pengurus KESTI TTKKDH. 

PANDEGLANG, KabarXXI.ComKepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, H. Sutoto menerima audiensi jajaran pengurus KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Surya Wijaya, di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, pada Selasa, 26 Mei 2026. 

Pertemuan tersebut membahas pencanangan program pelestarian budaya pencak silat sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga warisan budaya daerah sekaligus membangun karakter generasi muda melalui seni bela diri tradisional. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dindikpora H. Sutoto menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui Dindikpora untuk mendukung penuh program-program yang berkaitan dengan pelestarian budaya pencak silat di Pandeglang. 

"Kami siap mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan KESTI TTKKDH, khususnya yang berhubungan dengan pelestarian budaya pencak silat sebagai warisan leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda," ujar Sutoto. 

Sementara itu, Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Dindikpora dan berharap sinergi ini dapat melahirkan berbagai program nyata untuk kemajuan pencak silat di Kabupaten Pandeglang. 

Adapun program yang direncanakan meliputi pembinaan atlet dan generasi muda, pelatihan pencak silat tradisional, penyelenggaraan festival budaya, serta penguatan nilai-nilai karakter melalui seni bela diri pencak silat. 

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menjaga eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan prestasi olahraga pencak silat di Kabupaten Pandeglang. (Asep/Red)

InterSystems Perkuat Komitmen di Indonesia dengan Kantor Baru di Jakarta

By On Mei 26, 2026

InterSystems perkuat komitmen di Indonesia dengan Kantor Baru di Jakarta. 

Kantor baru mendukung pertumbuhan platform data lintas industri 

JAKARTA, KabarXXI.Com InterSystems, perusahaan penyedia teknologi data kreatif yang berfokus pada penyelesaian tantangan skalabilitas, interoperabilitas, dan kecepatan bagi para pelanggannya, mengumumkan pembukaan kantor barunya di Jakarta. 

Pembukaan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat investasi jangka panjang perusahaan di Indonesia sekaligus mendukung transformasi digital yang terus bergerak pesat di berbagai sektor, mulai dari layanan keuangan, rantai pasok, hingga layanan kesehatan.

Kehadiran kantor baru ini menegaskan komitmen InterSystems terhadap Indonesia sebagai pasar pertumbuhan strategis di Asia Tenggara. 

Dengan kantor lokal, InterSystems dapat menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan para pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan pemerintah untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang di bidang platform data, interoperabilitas, dan infrastruktur digital nasional. 

Ekonomi digital Indonesia tengah berkembang dengan pesat, didorong oleh pertumbuhan kuat di bidang komputasi awan, platform data, dan kecerdasan buatan (AI). 

Berbagai organisasi di berbagai sektor kini semakin fokus pada upaya mengintegrasikan sistem yang selama ini berjalan terpisah-pisah, menggali wawasan secara real-time, dan meningkatkan ketahanan operasional melalui strategi berbasis data. 

Transformasi ini membuka peluang pasar yang signifikan. Di berbagai industri, permintaan terhadap platform data berkinerja tinggi yang mampu mendukung analitik real-time, integrasi sistem yang mulus, serta pengambilan keputusan berbasis AI terus meningkat. 

Teknologi InterSystems, termasuk InterSystems IRIS® Data Platform dan InterSystems IntelliCare™ — sistem informasi kesehatan terpadu — telah digunakan oleh berbagai organisasi di Indonesia. 

Perusahaan ini bekerja sama dengan berbagai perusahaan, system integrator, dan mitra digital di sektor layanan keuangan, logistik, dan kesehatan untuk menghadirkan interoperabilitas, menyederhanakan operasional, dan mendukung adopsi AI. 

"Indonesia sedang berada di titik balik di mana berbagai organisasi mulai berupaya mengubah volume data yang terus meningkat menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Ada kebutuhan yang terus tumbuh akan platform data yang andal, interoperable, dan real-time guna mendorong inovasi dalam skala besar. Pembukaan kantor Jakarta kami mencerminkan komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia, dan memungkinkan kami bekerja lebih dekat bersama pelanggan dan mitra untuk membantu mewujudkan ambisi mereka menjadi hasil yang nyata," ujar Luciano Brustia, Regional Managing Director, Asia Pacific, InterSystems. 

Prioritas Kehadiran Lokal yang Diperluas

Melalui kehadiran lokalnya yang diperluas, InterSystems siap mempererat keterlibatan dengan basis pelanggannya di Indonesia yang terus berkembang dengan dukungan keahlian lokal dan mempercepat waktu implementasi. 

InterSystems juga akan memperkuat kerja sama dengan para mitra di sektor layanan keuangan, rantai pasok, dan kesehatan, sambil secara aktif mendukung prioritas nasional di bidang integrasi data, interoperabilitas, dan ketahanan digital. 

Solusi-solusi InterSystems menjawab berbagai tantangan utama lintas industri, termasuk permasalahan silo data, fragmentasi sistem, dan meningkatnya kebutuhan akan analitik real-time untuk mendukung pengambilan keputusan operasional maupun strategis. 

Dengan memungkinkan pertukaran data yang mulus dan analitik berkinerja tinggi, InterSystems membantu berbagai organisasi membangun ekosistem digital yang lebih terhubung dan tangguh. 

Tentang InterSystems

InterSystems adalah penyedia teknologi data inovatif yang menghadirkan fondasi terpadu untuk aplikasi generasi berikutnya bagi pelanggan di sektor kesehatan, keuangan, manufaktur, dan rantai pasok di lebih dari 80 negara. 

Platform data InterSystems membantu mengatasi tantangan interoperabilitas, kecepatan, dan skalabilitas bagi berbagai perusahaan besar di seluruh dunia untuk membuka potensi data dan memungkinkan pengguna memahami data dengan cara yang lebih inovatif. 

Didirikan pada tahun 1978, InterSystems berkomitmen menghadirkan layanan terbaik melalui dukungan 24x7 bagi pelanggan dan mitra di seluruh dunia. 

InterSystems merupakan perusahaan swasta yang berkantor pusat di Boston, Massachusetts, dan memiliki 38 kantor di 28 negara. Informasi lebih lanjut tersedia di InterSystems.com. (*/red)

Petaka Longsor Blok Sopal: Jalan Lumpuh, Aktivitas Tambang Ilegal Disorot

By On Mei 26, 2026

 


‎LEBAK, KabarXXI.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu longsor besar di Blok Sopal, dekat Kampung Dengkleng, kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Desa Sukamulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, pada Minggu sore (24/05/2026).

‎Material longsor berupa tanah, batu, dan pohon rimba menutup seluruh badan jalan hingga menyebabkan akses transportasi lumpuh total. Akibat kejadian ini, sejumlah guru yang hendak mengajar di SDN Sukamulya dan Kampung Cirotan Tonggoh terpaksa memutar balik dan batal bertugas karena jalan tidak dapat dilalui.

‎WS, salah satu Kepala Sekolah di Cirotan Tonggoh, mengonfirmasi bahwa longsor kali ini sangat dahsyat. Ia mengeluhkan kondisi Blok Sopal yang kerap menjadi langganan longsor dan berharap pemerintah segera turun tangan.

‎"Entah karena apa di Blok Sopal sering terjadi longsor, itu urusan pemerintah terkait yang di atas. Kami hanya masyarakat kecil yang butuh sarana transportasi yang nyaman dan aman," ujar WS.

‎Seringnya longsor di wilayah Blok Sopal memicu reaksi keras dan kecaman dari aktivis sekaligus tokoh masyarakat Banten Selatan (Baksel), Abah Jalu.

‎Menurutnya, bencana ini tidak murni karena faktor alam, melainkan diduga kuat akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau gurandil yang merusak lingkungan.

‎"Kita geram kepada oknum pegawai TNGHS yang diduga selama ini tutup mata dengan kegiatan PETI yang menambang di atas badan jalan. Begitu juga dengan para gurandil yang bersikap arogan dan menambang sembarangan," tegas Abah Jalu.

‎Ia juga menyoroti sikap beberapa penambang di media sosial Facebook yang terkesan menantang awak media. Demi kepentingan umum, Abah Jalu berkomitmen untuk menelusuri pemilik akun tersebut dan melaporkan aktivitas tambang ilegal ini ke pihak berwajib.

‎"Saya berharap kepada petugas TNGHS di Resort Panggarangan dan sekitarnya untuk bertindak tegas. Utamakan kepentingan umum agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

‎Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriyandi, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan alat berat untuk membersihkan jalan.

‎"Kita sudah menyiapkan alat berat untuk mengevakuasi material longsor, dan sekarang alat beratnya lagi di perjalanan," kata H. Dade. (Dhee) 

DPD LSM GIAS Kota Tangerang Perkuat Sinergi Bersama Kejari Lewat Audiensi dan Silaturahmi

By On Mei 26, 2026

 


KOTA TANGERANG, KabarXXI.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Gerakan Indonesia Adil Sejahtera (GIAS) Kota Tangerang menggelar kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan pihak Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Senin (25/5/2026).

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai langkah mempererat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi yang harmonis antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat penegak hukum di Kota Tangerang.

Rombongan DPD LSM GIAS Kota Tangerang diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kota Tangerang, Anak Agung Made Suarja Teja Buana, di kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.

Ketua DPD LSM GIAS Kota Tangerang, Ajis Pramuji mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjalin koordinasi yang baik dengan institusi penegak hukum guna mendukung terciptanya situasi masyarakat yang aman, tertib, dan berkeadilan.

“Melalui silaturahmi ini kami berharap terbangun hubungan yang semakin solid antara lembaga swadaya masyarakat dan pihak kejaksaan. Sinergi ini penting untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta meningkatkan kepedulian terhadap pengawasan sosial di tengah masyarakat,” ujar Ajis.

Ia juga menegaskan bahwa DPD LSM GIAS Kota Tangerang akan terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pengawasan publik, serta mendorong tumbuhnya nilai-nilai keadilan sosial di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Kota Tangerang menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan DPD LSM GIAS Kota Tangerang. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara elemen masyarakat dengan aparat penegak hukum perlu terus dibangun demi menciptakan penegakan hukum yang humanis, transparan, dan berkeadilan.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan serta diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kerja sama yang lebih baik antara kedua pihak ke depannya.

Sumber: Humas DPD LSM GIAS Kota Tangerang

Gubernur Andra Soni Kukuhkan Forum CSR Banten, Tekankan Sinergi dengan Program Pemerintah

By On Mei 25, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat kegiatan pengukuhan Forum TJSKBLP Provinsi Banten masa bakti 2026–2030, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin, 25 Mei 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, keberadaan Forum Tanggung Jawab Sosial, Kemitraan, dan Bina Lingkungan Perusahaan (TJSKBLP) atau Forum CSR Provinsi Banten memiliki peran penting sebagai ruang gotong royong antara pemerintah dan dunia usaha. 

Menurutnya, forum tersebut harus menjalin sinergi dengan pemerintah untuk menghadirkan manfaat nyata masyarakat. 

Hal itu disampaikan Andra Soni usai mengukuhkan Forum TJSKBLP Provinsi Banten masa bakti 2026–2030 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin, 25 Mei 2026. 

“Alhamdulillah, hari ini saya, Gubernur Banten, mengesahkan dan melantik kepengurusan Forum Tanggung Jawab Sosial, Kemitraan, dan Bina Lingkungan Perusahaan Provinsi Banten yang biasa kita kenal dengan Forum CSR,” ujar Andra Soni. 

Andra Soni mengatakan, regulasi mengenai forum tersebut telah dibentuk sejak tahun 2016. Namun demikian, pelaksanaan forum dinilai belum berjalan optimal. 

Forum tersebut diharapkan mampu berjalan efektif sesuai dengan tujuan pembentukannya, sekaligus memperkuat sinergi program pemerintah dengan dunia usaha serta masyarakat. 

“Maka hari ini, masyarakat Banten berharap besar kepada forum ini untuk memaksimalkan potensi-potensi daerah yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan dapat kita pertanggungjawabkan,” ujarnya. 

Sementara itu, Sekretaris Tim Seleksi Forum TJSKBLP Provinsi Banten, Babar Suharso menyampaikan, pengukuhan kepengurusan tersebut merupakan hasil proses seleksi yang telah dilaksanakan sejak tahun 2025. 

Seleksi tersebut, kata dia, berlangsung pada Oktober hingga Desember 2025. Selanjutnya, pada 29 Desember 2025, Jamil ditetapkan sebagai Ketua Forum TJSKBLP Provinsi Banten. 

“Setelah ditetapkan sebagai Ketua, Jamil langsung menyusun struktur kepengurusan mulai dari Penasehat, Ketua Bidang, hingga Wakil Ketua yang kemudian ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 157 Tahun 2026 tentang Pembentukan Forum Tanggung Jawab Sosial Kemitraan dan Bina Lingkungan Perusahaan Provinsi Banten,” tuturnya. 

Di tempat yang sama, Ketua Forum TJSKBLP Provinsi Banten, Jamil mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar prosesi formal, melainkan amanah dan momentum untuk memperkuat tata kelola program CSR yang lebih terarah dan berkelanjutan. 

Pada 100 hari pertama kepengurusan, pihaknya akan fokus melakukan pembenahan kelembagaan, termasuk penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Standar Operasional Prosedur (SOP), serta penguatan kemitraan strategis. 

"Ini adalah bentuk penegasan amanah, panggilan tanggung jawab, dan momentum untuk memulai kerja besar yang lebih terarah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. 

Selain itu, Forum TJSKBLP Provinsi Banten juga akan mendorong pelaksanaan program CSR yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. 

“Basisnya adalah kebutuhan masyarakat dan realita di lapangan," ujarnya. 

Sebagai informasi tambahan, dalam rangkaian pengukuhan ini juga diagendakan peluncuran website CSR Forum TJSKBLP Provinsi Banten dan penyerahan simbolis program CSR dari PT Sinarmasland senilai total Rp 2,155 Miliar, berupa bedah rumah dan musholla sebanyak delapan unit, beasiswa sekolah perawat Fuji Academy kerja ke Jepang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten kepada 20 siswa dan beasiswa pelatihan AI & Cloud Computing (AWS) kepada 50 siswa. (*/red

Melawan Petugas, Perampok Bersenpi Ditembak Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik

By On Mei 25, 2026

Perampok bersenpi di Gresik ditembak kakinya saat melawan petugas. 

GRESIK, KabarXXI.Com - Salah satu pelaku komplotan perampok bersenjata api (Senpi) yang menembak warga di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), berhasil diringkus Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik. 

Pelaku ditembak saat melawan petugas ketika hendak ditangkap. 

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya mengatakan, pelaku berinisial F (42), warga Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, itu, dilumpuhkan saat hendak ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik di wilayah Kabupaten Sampang, Madura. 

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku berupaya melawan serta melarikan diri ketika akan diamankan petugas. 

"Kita lakukan tindakan tegas terukur karena pelaku mencoba melarikan diri dan melawan petugas saat dilakukan penangkapan," ujar AKP Arya Widjaya, Senin, 25 Mei 2026. 

Arya menjelaskan, pelaku merupakan bagian dari komplotan perampok bersenjata yang selama ini menjadi buruan polisi dalam kasus pencurian dengan kekerasan di Driyorejo. 

Menurutnya, F diketahui berperan membawa senjata api jenis revolver dan menggunakannya saat aksi perampokan pada April 2025 lalu. 

"Pelaku ini yang membawa senjata api jenis Revolver yang digunakan untuk merampok," ujarnya. 

Dalam pemeriksaan awal, F mengaku beraksi bersama enam pelaku lain yang hingga kini masih diburu polisi, termasuk S.A alias R dan D yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Kasus tersebut sebelumnya menyita perhatian publik setelah seorang warga bernama Ibnu Sandi Kusuma tertembak saat berupaya menolong korban perampokan di Jalan Raya Krikilan. 

"Untuk para DPO, kita imbau agar segera menyerahkan diri. Atau kita akan melakukan tindakan tegas terukur apabila melawan dan mencoba melarikan diri," tegasnya. 

Saat kejadian, kata Arya, komplotan pelaku merampas uang milik admin SPBU Damarasih yang hendak disetorkan ke bank. 

Uang sekitar Rp 130,9 juta berhasil dibawa kabur setelah pelaku melepaskan tembakan yang mengenai kaki korban penolong. 

"Uang yang berhasil dibawa total 130,9 juta," pungkasnya. (*/red)

Kemenag Buka Opsi Cabut Izin Ponpes Usai Kasus Kiai Cabuli Santri di Ponorogo

By On Mei 25, 2026

Lokasi Ponpes tempat Kiai Pengasuh Ponpes di Ponorogo diduga melakukan pencabulan terhadap Santri. 

PONOROGO, KabarXXI.Com - Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo membuka opsi mencabut izin Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Quran Raden Wijaya, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim). 

Hal itu setelah Kiai JYD, selaku pengasuh Ponpes ditetapkan menjadi tersangka pencabulan terhadap 11 santri laki-lakinya oleh Polres Ponorogo. 

Kini tersangka pun telah ditahan di Rutan Kelas IIB Kabupaten Ponorogo. 

Plt Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Thohari mengatakan, pihaknya telah membentuk tim investigasi terkait kasus tersebut. 

"Mungkin cabut izin (Ponpes) menjadi opsi,” ujarnya, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Menurutnya, tim tersebut telah bekerja dan juga mempelajari kemungkinan pencabutan izin Ponpes Tahfidzul Quran Raden Wijaya milik Kiai JYD. 

"Kami juga telah mempelajari kemungkinan pencabutan ijin,” ujarnya. 

Selain itu, Kemenag Ponorogo juga sedang berupaya menindaklanjuti nasib pendidikan formal para Santri di Ponpes. 

"Kita juga memitigasi santri yang ada di pondok itu karena lembaga formalnya SMP kita koordinasi dengan Dinas Pendidikan,” pungkasnya. 

Thohari mengatakan, sebagian Santri Ponpes duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTS/setingkat SMP) dan Madrasah Aliyah (MA/setingkat SMA). 

"Ada sebagian yang di Tsanawiyah maupun Aliyah. Itu juga sedang kami mitigasi untuk bagaimana anak ini sudah terus bisa. Apa itu melanjutkan pendidikannya,“ pungkasnya. (*/red)

Ada Ritual Yadnya Kasada, Gunung Bromo Ditutup 30 Mei hingga 2 Juni 2026

By On Mei 25, 2026

Kawasan Gunung Bromo. 

MALANG, KabarXXI.Com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan penutupan total aktivitas wisata di Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya. 

Langkah itu diambil guna menghormati kelancaran ritual Yadnya Kasada Tahun 2026. 

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, kawasan wisata akan disterilkan dari aktivitas pelancong selama beberapa hari. 

"Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya ditutup untuk aktivitas wisata sejak hari Sabtu tanggal 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB sampai dengan hari Selasa tanggal 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB," ujar Rudijanta kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026. 

Selama masa penutupan, kata dia, akses masuk diatur secara ketat. Pada tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2026. 

Kawasan Bromo hanya terbuka bagi masyarakat yang akan mengikuti ritual Yadnya Kasada dengan identitas yang sesuai ketentuan. 

Sementara itu, sehari setelahnya akan difokuskan untuk pemulihan lingkungan. 

"Tanggal 2 Juni 2026 kawasan hanya terbuka untuk masyarakat dan petugas yang berkepentingan dalam melakukan pembersihan kawasan pasca Yadnya Kasada," jelasnya. 

Rudijanta menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam taman nasional setelah upacara selesai. 

Bagi para wisatawan yang sudah merencanakan liburan, Rudijanta menyampaikan bahwa gerbang wisata akan segera dibuka kembali setelah seluruh rangkaian ritual dan aksi kebersihan rampung. 

"Pengunjung dapat kembali melakukan kunjungan wisata ke kawasan Bromo dan sekitarnya pada tanggal 3 Juni 2026 mulai pukul 01.00 WIB," pungkasnya. 

TNBTS juga mengimbau seluruh masyarakat, pengunjung, serta para pelaku jasa wisata untuk memperhatikan dan mematuhi agenda penutupan kawasan Gunung Bromo demi menjaga kekhidmatan adat sekaligus kelestarian kawasan. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *