Berita Terbaru

KPK Ingatkan Kepala Daerah di Sumbar Jauhi Konflik Kepentingan

By On Oktober 11, 2026

Ketua KPK RI, Setyo Budianto. 

PADANG, KabarXXI.Com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) mengingatkan seluruh Kepala Daerah di Sumatera Barat (Sumbar) untuk menjauhi segala bentuk kebijakan yang sarat konflik kepentingan. 

Hal itu disampaikan Ketua KPK RI, Setyo Budianto saat melakukan kunjungan kerja di Padang, Kamis, 08 Oktober 2026. 

Langkah pencegahan ini menjadi krusial mengingat tingginya angka penindakan kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah di Indonesia. 

Sejak tahun 2025 hingga Oktober 2026, KPK mencatat sedikitnya 18 Kepala Daerah telah ditangkap akibat tersandung kasus korupsi. 

Kegiatan pembekalan dan diskusi pencegahan korupsi tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Riza Patria, jajaran Forkopimda, serta seluruh Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD se-Sumbar. 

Ketua KPK, Setyo Budianto mengatakan, para Kepala Daerah yang menjabat saat ini pada dasarnya telah memiliki pengetahuan serta intelektual yang teruji melalui proses politik dan birokrasi. 

Oleh karena itu, kata dia, integritas dan pemahaman aturan harus menjadi landasan utama dalam memimpin. 

"Beliau-beliau (Kepala Daerah) ini kan sudah paham tentang aturan, sistem, dan ketentuan. Tinggal bagaimana menjauhi hal-hal yang sifatnya konflik kepentingan, lebih transparan, bisa bekerja sama dengan legislatif, serta akuntabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik," ujar Setyo. 

Setyo meyakini, jika prinsip-prinsip dasar tata kelola pemerintahan yang bersih tersebut dipahami dan diterjemahkan dalam tindakan sehari-hari, berbagai potensi penyimpangan maupun penyalahgunaan wewenang dapat dihindari. 

Dalam kesempatan tersebut, para Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD se-Sumbar juga menandatangani komitmen bersama. 

Setyo menambahkan, keberhasilan implementasi komitmen ini membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat atau masyarakat sipil), hingga media massa untuk mengawal dan memberikan koreksi konstruktif. (*/red)

Irjen Pol Jawari Resmi Jadi Kapolda Sumbar, Disambut Tari Gelombang

By On Oktober 11, 2026

Irjen Pol Jawari resmi jadi Kapolda Sumbar. 

PADANG, KabarXXI.Com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar prosesi pisah sambut Kapolda, Kamis, 08 Oktober 2026. 

Kegiatan itu menandai pergantian pucuk pimpinan Polda Sumbar dari Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy kepada Irjen Pol Jawari. 

Irjen Pol Jawari tiba di Mapolda Sumbar sekitar pukul 09.50 WIB, setelah bertolak dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM). 

Kedatangannya disambut Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar. 

Prosesi penyambutan diawali dengan pemasangan kalung bunga kepada Irjen Pol Jawari. 

Selanjutnya, Ia disambut Tari Gelombang dan prosesi Sekapur Sirih sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan tamu dalam tradisi Minangkabau. 

Setelah prosesi adat, Irjen Pol Jawari kemudian disambut jajaran personel Kepolisian di Mapolda Sumbar. 

Di depan lobi Mapolda Sumbar, Irjen Pol Jawari juga telah ditunggu Irjen Pol Djati. 

Keduanya kemudian melanjutkan rangkaian agenda pisah sambut serta serah terima jabatan di dalam gedung Mapolda Sumbar. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *