Berita Terbaru

Anggota DPRD Kabupaten Serang Afrizal Takziah ke Rumah Duka Almarhum Mufrodi

By On Oktober 12, 2026


SERANG, KabarXXI.Com - Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Golkar, Afrizal SE melakukan takziah ke rumah duka almarhum Mufrodi, di Perumahan Cikande RT 02 RW 07, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Almarhum Mufrodi merupakan salah satu tim pemenangan Afrizal di Daerah Pemilihan (Dapil) II, khususnya di lingkungan RW 07 Desa Cikande Permai. 

Kedatangan Afrizal didampingi sejumlah tim pemenangan lainnya, yakni Ahmad Surya, Uda Feri, Kunto, Wiski Darman. 

Afrizal menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah. 

Ia berharap almarhum Mufrodi mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Saya lansung datang untuk takziah ke rumah duka setelah mendapat informasi bahwa beliau sudah berpulang. Atas nama pribadi saya turut berduka cita. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan,” kata Afrizal saat takziah, Minggu malam, 11 Oktober 2026. 

Kedatangan Afrizal disambut hangat oleh keluarga, tokoh masyarakat dan warga yang berada di rumah duka. 

Sementara itu, Ketua RW 07, Edi Suhaedi didampingi Ketua RT 02 Nurjaya mewakili keluarga almarhum Mufrodi, menyampaikan terima kasih atas kedatangan dan doa yang diberikan Afrizal kepada keluarganya.

“Atas nama keluarga, terima kasih Pak Dewan Afrizal sudah menyambangi rumah duka dan mendoakan almarhum,” ujar Edi. (*/red)

Pesta Rakyat Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Ajak Perkuat Solidaritas

By On Oktober 11, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri kegiatan Pesta Rakyat dalam rangka menyemarakkan HUT ke-500 Kabupaten Serang, Puspemkab Serang, Jumat, 09 Oktober 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Menyemarakkan HUT ke-500 Kabupaten Serang digelar Pesta Rakyat di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas  pada Jumat, 09 Oktober 2026. 

Pesta Rakyat ini merupakan hiburan untuk masyarakat Kabupaten Serang agar ikut merayakan hari jadi Kabupaten Serang. 

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah yang turut hadir dalam acara itu mengatakan bahwa kegiatan ini memang diperuntukkan buat warga. 

Menurutnya, acara ini sengaja digelar di Puspemkab untuk meramaikan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang. 

"Tadi alhamdulillah animo masyarakat begitu banyak, tapi saya yakin masyarakat merasakan kebahagiaan di hari ini. Tadi juga doorpizenya  alhamdulillah, semoga bermanfaat buat masyarakat.," ujarnya. 

Bupati mengatakan, di momen HUT ke-500 ini, masyarakat harus terus memelihara kekompakan dan keakraban. 

"Jadi tadi saya sampaikan terus, jaga Kabupaten Serang, mari kita perkuat solidaritas, perkuat persatuan keguyuban, karena itulah kunci kita untuk menjaga dan mencintai daerah kita sendiri," tuturnya. 

"Selamat hari ulang tahun Kabupaten Serang yang ke-500. Semoga memberikan makna yang luar biasa di perayaan hari ini," imbuhnya. 

Acara juga turut dihadiri Kapolres yang berbaur dengan masyarakat. 

"Alhamdulillah tadi juga ada Kapolres, ada giat-giat dari pelajar, kemudian dari seniman, kemudian UMKM juga banyak, dan beberapa budayawan," kata Bupati. 

Terkait anggaran, kata Bupati, semua kegiatan disesuaikan dengan anggaran yang ada. 

"Jadi Insya Allah kalau besok sudah ada perubahan anggaran, kita bikin lebih meriah lagi. Ini kali pertama kita adakan di Puspemkab. Semoga ke depan bisa lebih baik," pungkasnya. 

Hal senada disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas. 

Menurutnya, kegiatan ini cukup semarak. 

"Jadi tahun ini adalah awal pertama kita untuk mensukseskan dan meramaikan pusat pemerintahan Ibu Kota Kabupaten. Kita juga mengapresiasi penampilan budaya lokal yang tampil dalam acara ini," ujarnya. 

Wabup juga mengatakan, Pesta Rakyat itu memang mengedepankan kekayaan budaya lokal. 

"Jadi sekarang yang tampil memang semuanya adalah kekayaan budaya lokal, sehingga kita mengharapkan semua wilayah kecamatan bisa punya potensi kelebihan budaya lokal untuk menggali potensi anak muda kita, anak sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya," pungkasnya.  

Turut Unsur Forkopimda, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang, dan ratusan warga. (*/red)

Peringati Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Gelar Ziarah hingga Santuni Anak Yatim

By On Oktober 07, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat kegiatan Istighosah dalam rangka memeringati Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Rabu, 07 Oktober 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah beserta jajaran menggelar Ziarah, Istighosah hingga santuni anak yatim dalam rangka memeringati Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang yang jatuh pada 08 Oktober 2026. 

Ziarah dilakukan ke sejumlah makam tokoh penting yang memiliki peran besar dalam sejarah Banten dan Kabupaten Serang. 

Ziarah tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus merefleksikan perjalanan Kabupaten Serang memasuki usia setengah milenium. 

Diawali, Bupati Serang Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah bersama Ketua DPRD, Bahrul Ulum, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para alim ulama serta tokoh masyarakat Kabupaten Serang lainnya. 

Rangkaian ziarah dimulai dari Kawasan Kesultanan Banten Lama, dengan mengunjungi makam Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Sultan Maulana Yusuf di Kecamatan Kasemen, Kota Serang kemudian dilanjutkan ke makam Brigjen KH Syam’un, Bupati Serang di Kecamatan Cinangka, Rabu, 07 Oktober 2026. 

Bupati Serang, Ratu Zakiyah mengatakan, ziarah makam merupakan agenda rutin setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang. 

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenang jasa dan keteladanan para tokoh yang telah meletakkan fondasi kehidupan masyarakat Banten dan Kabupaten Serang. 

"Ziarah ini menjadi bagian dari rutinitas setiap peringatan hari jadi Kabupaten Serang. Kita mengenang kegigihan para Sultan dalam menyebarkan agama Islam sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan," kata Ratu Zakiyah. 

Menurutnya, ziarah ke makam Brigjen KH Syam’un juga memiliki makna penting karena tokoh tersebut merupakan salah satu figur sentral dalam sejarah terbentuknya Kabupaten Serang. 

"Beliau merupakan salah satu tokoh yang banyak memberikan jasa dalam perjalanan dan terbentuknya Kabupaten Serang. Karena itu, penting bagi kita untuk terus mengenang dan mengambil keteladanan dari perjuangan para pendahulu,” ujarnya. 

Selain ziarah, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang juga diisi istighosah dan santunan anak yatim. Santunan diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Serang kepada anak-anak yatim. 

Istighosah yang berlangsung di kawasan Pantai Florida, Kecamatan Cinangka, tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, instansi pemerintahan, serta warga Kecamatan Anyer dan Cinangka. 

Ratu Zakiyah mengatakan, istighosah menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Serang selama 500 tahun sekaligus ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan dan terwujudnya harapan masyarakat. 

“Kita berharap melalui istighosah ini, doa dan harapan masyarakat Kabupaten Serang untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia dapat dikabulkan Allah SWT,” katanya. 

Memasuki hampir dua tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Najib Hamas, Ratu Zakiyah juga menjadikan momentum setengah milenium Kabupaten Serang sebagai bahan evaluasi. 

“Kami menyadari masih banyak kekhilafan, kekurangan, dan harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terwujud. Kami memohon maaf sekaligus memohon doa agar dapat menuntaskan amanah hingga akhir masa jabatan,” ujarnya. 

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya menjalankan visi dan misi pembangunan yang telah disusun bersama Wakil Bupati Serang. 

"Momentum 500 tahun Kabupaten Serang harus menjadi energi untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Spirit persatuan dan gotong royong yang selama ini kita bangun adalah modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Serang yang semakin maju dan masyarakat yang bahagia," tuturnya. (*/red)

Respon Cepat Polsek Tanara, Anak Hilang yang Viral di Medsos Ditemukan Selamat

By On Oktober 07, 2026

Polsek Tanara berhasil menemukan anak hilang yang viral di medsos. 

SERANG, KabarXXI.Com - Gerak cepat jajaran Polsek Tanara, Polres Serang, kembali membuahkan hasil. 

Seorang anak berinisal NR (15), warga Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya, dan viral di media sosial (medsos) berhasil ditemukan anggota Polsek Tanara dalam kondisi selamat hanya beberapa jam setelah laporan diterima pada Selasa, 07 Oktober 2026. 

Peristiwa ini berawal dari informasi di media sosial Instagram bahwa ada anak gadis berinisal NR (17), warga Kecamatan Tanara, Desa Cibodas  sudah tiga hari tidak pulang. 

Mendapat informasi tersebut, yang Kapolsek Tanara, Iptu Iwan Rudini memerintah Kanit Reskrim Ipda Willly untuk mengecek kebenaran informasi tersebut dan berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk mendatangi rumah orang tua korban. 

Kapolsek Tanara, Iptu Iwan Rudini melalui Kanit Reskrim Ipda Willly membenar adanya anak hilang yang sempat viral di medsos. 

"Benar telah terjadi peristiwa anak hilang yang sempat viral di medsos. Berdasarkan keterangan paman NR, kaburnya anak tersebut disebabkan ada permasalahan di keluarganya, hingga yang bersangkutan kabur dari rumah selama tiga hari sejak Sabtu kemarin," kata Willy. 

Berbekal informasi tersebut, anggota Polsek Tanara bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mencari informasi tempat main dan tongkrongan NR, dan sekira pukul 15.30 WIB berhasil ditemukan di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. 

"Berbagai rangkaian penyelidikan. Alhamdulillah tidak kurang 1 x 24 jam, sekura pukul 15.30 WIB, kami berhasil menemukan NR di wilayah Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, di rumah keluarga temennya," ujar Willy. 

Rasa syukur dan apresiasi juga disampaikan oleh orang tua NR, yang mengaku lega setelah anaknya berhasil ditemukan dalam waktu singkat. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tanara yang sudah membantu mencari anak saya. Alhamdulillah, dalam waktu singkat, anak saya langsung ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya. 

Kapolsek Tanara, Iptu Iwan Rudini menyampaikan, keberhasilan ini merupakan bentuk respon cepat kepolisian yang bersinergi dengan masyarakat. 

“Laporan dari masyarakat langsung kami tindaklanjuti secara cepat. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam kasus yang menyangkut keselamatan anak,” pungkasnya. (*/red)

Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Cikande Salurkan Bantuan 8.000 Liter Air Bersih dan Edukasi Bencana Kebakaran

By On Oktober 05, 2026

Polsek Cikande menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 8.000 liter kepada warga di Kampung Parigi, Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin, 05 Oktober 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com – Polsek Cikande, Polres Serang, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat. 

Melalui program tanggap bencana dan bakti sosial, Polsek Cikande menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 8.000 liter kepada warga di Kampung Parigi, Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin, 05 Oktober 2026. 

Kegiatan pendistribusian air bersih yang diinisiasi oleh Polres Serang dan dilaksanakan oleh Polsek Cikande ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri. 

Bantuan ini disiagakan untuk membantu meringankan beban masyarakat desa yang tengah menghadapi kesulitan krisis air bersih. 

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan melalui Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan komitmen berkelanjutan jajaran Kepolisian dalam hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya pada wilayah hukum Polsek Cikande yang membutuhkan pasokan air bersih. 

"Hari ini, Polsek Cikande kembali menyalurkan bantuan air bersih dari Polres Serang sebanyak 8.000 liter untuk warga di Kp. Parigi, Desa Songgom Jaya. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga," ujar Kompol Rudika. 

Tak hanya fokus pada pembagian air bersih, dalam kesempatan tersebut Kapolsek Cikande bersama personel juga memberikan imbauan serta sosialisasi pencegahan kebakaran. 

Hal ini dilakukan mengingat potensi bahaya kebakaran yang rentan terjadi, terutama di area pemukiman dan lahan kering. 

Sebagai langkah preventif lanjutan, petugas turut memasang spanduk imbauan pencegahan kebakaran di sejumlah titik strategis di wilayah Desa Songgom Jaya agar masyarakat senantiasa waspada dan tidak melakukan aktivitas yang memicu timbulnya api. 

Warga Kp. Parigi menyambut antusias kedatangan armada bantuan air bersih tersebut dan mengapresiasi langkah cepat serta kepedulian Polres Serang beserta Polsek Cikande yang secara konsisten membantu meringankan kesulitan warga setempat. (*/red)

Tinjau Aktivitas Tambang, DLH Kabupaten Serang Fokus Pemeriksaan Tiga Aspek

By On Oktober 05, 2026

Satgas Pengawasan dan Pemantauan Pertambangan Kabupaten Serang saat meninjau aktivitas tambang atau galian C di Kecamatan Pabuaran dan Ciomas. 

SERANG, KabarXXI.Com - Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan dan Pemantauan Pertambangan Kabupaten Serang meninjau aktivitas tambang atau galian C di Kecamatan Pabuaran dan Ciomas. 

Peninjauan itu sebagai tindak lanjut adanya pengaduan berkenaan dengan aktivitas penambangan yang ada di dua kecamatan tersebut. 

”Hari ini Tim Satgas Pemantauan Pertambangan Kabupaten Serang melakukan pemantauan dan pengecekan langsung kegiatan pertambangan di wilayah Kecamatan Pabuaran,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Sarudin di lokasi galian C, Kampung Ranca Belut, Desa Pancanegara, Kecamatan Pabuaran, pada Jumat, 02 Oktober 2026. 

Sarudin mengatakan, pada pemantauan dan pengecekan galian C baik di Kecamatan Pabuaran dan Ciomas untuk melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas pertambangan tersebut. 

"Pemeriksaan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu legalitas dan kesesuaian perizinan, kesesuaian kegiatan penambangan di lapangan dengan wilayah izin, serta pengelolaan dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi tambang,” tuturnya. 

Sarudin menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan saat ini bukan semata-mata untuk mencari pelanggaran, tetapi untuk memastikan seluruh kegiatan pertambangan berjalan tertib, sesuai ketentuan, memperhatikan keselamatan, serta tidak menimbulkan kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat. 

"Setiap temuan di lapangan akan kami dokumentasikan dan verifikasi. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan Pemkab Serang dan dikoordinasikan dengan Pemprov serta instansi yang berwenang,” tegasnya. 

Pemkab Serang, kata Sarudin, pada prinsipnya mendukung investasi dan kegiatan usaha pertambangan yang legal, tertib, bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Pertama, pihaknya meminta perusahaan memastikan seluruh kegiatan pertambangan dilaksanakan sesuai dengan perizinan yang dimiliki, termasuk lokasi, batas wilayah, jenis kegiatan dan ketentuan teknis lainnya. 

Kedua, jangan melakukan kegiatan penambangan di luar wilayah yang diizinkan. Batas dan koordinat wilayah izin harus jelas serta dapat ditunjukkan dan diverifikasi di lapangan. 

Ketiga, pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian utama. Pengendalian debu, air limpasan dan sedimentasi, kestabilan lereng, kebersihan jalan serta reklamasi lahan harus dilaksanakan secara konsisten. 

Keempat, aktivitas kendaraan angkutan tambang jangan sampai mengganggu keselamatan, kenyamanan dan aktivitas masyarakat. Perusahaan harus memperhatikan kondisi jalan, debu, muatan kendaraan dan ketentuan operasional angkutan. 

Kelima, perusahaan harus responsif terhadap keluhan masyarakat dan bertanggung jawab apabila kegiatan operasional menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar. 

"Kami meminta apabila terdapat dokumen, kewajiban lingkungan atau kondisi lapangan yang belum sesuai agar segera diperbaiki dan dilengkapi,” ujarnya. 

Sedangkan berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan, papar Sarudin, akan menjadi bahan evaluasi Tim Satgas dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing instansi. 

"Kami mendukung kegiatan usaha, tetapi kegiatan pertambangan harus berjalan secara legal, tertib, aman dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat,” pungkasnya. 

Kepala Diskominfo Kabupaten Serang  Surtaman menambahkan bahwa esensi dari pengawasan tambang oleh Pemkab adalah menciptakan harmoni. 

Pihaknya memastikan bahwa kehadiran industri ekstraktif tidak meninggalkan luka bagi alam maupun sosial masyarakat. 

”Melalui pengawasan yang partisipatif, kami mendorong perusahaan untuk tidak hanya menggali kekayaan alam, tetapi juga menanamkan investasi sosial, memberdayakan ekonomi warga sekitar, dan meninggalkan warisan lingkungan yang baik bagi generasi mendatang,” ujarnya. (*/red)

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak, Gubernur Andra Soni: Kebutuhan Transportasi

By On Oktober 03, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri kegiatan FGD Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung–Merak, di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat, 02 Oktober 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menyiapkan percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) Kereta Api (KA) Relasi Rangkasbitung–Merak. 

Langkah ini merupakan upaya memperkuat layanan transportasi publik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

​Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, inisiatif tersebut berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang lebih cepat, terintegrasi, dan mampu menampung lonjakan penumpang. 

​“Ini merupakan upaya untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan transportasi publik, termasuk jalur ganda dan elektrifikasi lanjutan dari Rangkasbitung sampai Merak,” kata Gubernur Andra Soni saat menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung–Merak, di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat, 02 Oktober 2026. 

​Rencana tersebut sebenarnya telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Namun, program itu belum masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) sehingga diperlukan langkah konkret untuk memperkuat usulan kepada pemerintah pusat. 

​Mengingat kewenangan pembangunan berada di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pemprov Banten saat ini menyusun studi kelayakan atau feasibility study (FS). Dokumen ini akan menjadi dasar untuk memastikan kelayakan proyek dari sisi operasional maupun pembiayaan. 

​“Harapannya, dari FS ini dapat terkonfirmasi bahwa pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik, termasuk jalur ganda dan KRL lanjutan dari Rangkasbitung, memang bisa dilaksanakan,” ujarnya. 

​Andra Soni menilai, kebutuhan peningkatan kapasitas transportasi KA saat ini semakin mendesak. Berdasarkan data, jumlah penumpang KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung pada 2025 mencapai 77,5 juta orang dan diproyeksikan melonjak menjadi 85 juta orang pada 2026. Sementara itu, tingkat keterisian pada jam sibuk telah mencapai 161 persen. 

​Proyek elektrifikasi Rangkasbitung–Merak diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp 1,29 triliun. Berdasarkan studi kelayakan, kapasitas layanan harian diproyeksikan meningkat signifikan, dari sekitar 9.900 menjadi 18 ribu penumpang. 

​Pembangunan ini rencananya dapat dilakukan secara bertahap, dimulai dari lintas Rangkasbitung–Serang, sebelum dilanjutkan menuju Cilegon dan bermuara di Merak. 

​Dukungan Pemkot Serang

Sementara itu, Walikota Serang, Budi Rustandi menyambut baik langkah cepat Pemprov Banten dalam menindaklanjuti inisiatif pengembangan Kereta Rel Listrik (KRL) hingga wilayah Banten bagian barat. 

Menurutnya, penyusunan FS menjadi tahapan krusial untuk membawa usulan tersebut ke tingkat pusat. 

​Peningkatan konektivitas KA tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi warga Kota Serang. 

Jika terealisasi, jalur ini akan membuat perjalanan dari Serang dan sekitarnya menuju Jakarta maupun kawasan Banten lainnya menjadi lebih terintegrasi. 

​“Alhamdulillah, Gubernur merespons cepat inisiatif ini agar Kota Serang bisa mendapatkan layanan kereta elektrifikasi,” kata Budi. 

​Ia berharap, proses tersebut dapat berlanjut pada 2027 melalui Kemenhub, sesuai dengan komitmen yang telah dibangun. 

Budi juga mengungkapkan adanya rencana menghidupkan kembali Stasiun Cipocok Jaya sebagai bagian dari pengembangan konektivitas jalur tersebut. 

​“Stasiun ini (Cipocok Jaya) akan dihidupkan kembali karena jalurnya nanti akan melewati area sana,” pungkasnya. (Welfendry)

Tujuh Kali Beraksi, Spesialis Curanmor Diringkus Resmob Polres Serang

By On Oktober 03, 2026

EK alias Ompong (34), spesialis Curanmor yang biasa menyasar motor di area parkiran. 

SERANG, KabarXXI.Com – Sepak terjang EK alias Ompong (34), spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang biasa menyasar motor di area parkiran, akhirnya terhenti. 

Pelaku yang diketahui telah melakukan aksi pencurian sebanyak tujuh kali berhasil diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang. 

EK diamankan saat diduga hendak kembali melakukan aksi pencurian di pinggir Jalan Serang-Jakarta, tepatnya di Kampung Ciruas Pasar, Desa Citeurep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, pada Selasa malam, 29 September 2026. 

Penangkapan itu dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan kehilangan sepeda motor milik warga. 

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut laporan Muhammad Baihaqi (39), warga Kampung Citerep Tegal, Desa Citeureup, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat A-6082-CU. 

“Korban melaporkan sepeda motor Honda Beat miliknya hilang setelah diparkir di halaman rumah. Dari laporan tersebut, personel langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” kata Andri Kurniawan, Jumat, 02 Oktober 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Pidum Ipda Athallah Thoriq bersama Katim Resmob Aipda Sutrisno dan anggota kemudian melakukan serangkaian penyelidikan. 

Petugas akhirnya memperoleh informasi keberadaan EK dan melakukan penangkapan tanpa perlawanan. 

“Tim Resmob bergerak cepat setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku. Saat diamankan, EK tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres. 

Setelah pelaku diamankan, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan serta beberapa peralatan yang diduga digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya. 

Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady ES menambahkan, dalam pemeriksaan awal, EK mengakui telah mencuri sepeda motor Honda Beat milik Muhammad Baihaqi di Kampung Citerep Tegal. 

“Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat di Kampung Citerep Tegal. Pengakuan tersebut masih terus kami dalami untuk memastikan keterlibatan pelaku dalam sejumlah perkara lainnya,” kata Andi Kurniady. 

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, EK juga mengakui telah melakukan aksi curanmor sebanyak tujuh kali. 

Aksi tersebut dilakukan di sejumlah lokasi yang masuk wilayah hukum Polres Serang maupun Polres Tangerang. 

“Pelaku mengaku sudah tujuh kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait lokasi kejadian, kendaraan yang dicuri, serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat,” jelas Kasatreskrim. 

Kasat menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengungkapan terhadap kasus curanmor yang meresahkan masyarakat. 

"Kami juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan diparkir di tempat aman serta menggunakan kunci pengaman tambahan," pungkasnya. (*/red)

Perketat Pengawasan Tambang, Pemkab Serang Bentuk Tim Satgas

By On Oktober 03, 2026

Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana saat Rapat Koordinasi mengenai kegiatan pertambangan di wilayah Kabupaten Serang, di Aula MPP Puspemkab Serang, Kamis, 01 Oktober 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Pertambangan, sebagai upaya untuk memperketat pengawasan khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Pengawasan baik pertambangan ilegal maupun legal yang habis masa izinnya. 

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana usai Rapat Koordinasi mengenai kegiatan pertambangan di Wilayah Kabupaten Serang, di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas, Kamis, 01 Oktober 2026. 

”Ini semuanya atas arahan Ibu Bupati Serang (Ratu Rachmatuzakiyah) terkait dengan pengawasan tambang khususnya tambang ilegal. Ibu Bupati berharap kita membentuk Satgas dan sudah bisa action cepat,” kata Zaldi Dhuhana. 

Turut hadir Asisten Daerah (Asda) I Syamsuddin, Asda II Febriyanto, Kepala DPMPTSP Wawan Ihwanudin, Kepala Diskominfo Surtaman, Kepala DLH Sarudin, Kepala Satpol PP Subur Priyanto, Kepala Dishub Benny Yuarsa, Kabag Hukum Anton Hermawanto, Sekretaris DPMPTSP Arif Roikhan, Kepala DPUPR Mochamad Ronny Natadipraja dan perwakilan OPD terkait lainnya. 

Menurut Zaldi, Satgas Pertambangan sifatnya hanya melakukan pengawasan aktivitas tambang khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Lantaran baik izin atau kewenangan lainnya berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

"Tapi intinya kita hanya bersifat pengawasan terhadap tambang-tambang yang khususnya ilegal, ataupun tambang-tambang yang izinnya sudah mati. Misalnya kemarin kan ramai tambang di Kecamatan Pabuaran, Ciomas dan di Kecamatan Mancak,” ujarnya. 

Zaldi menjelaskan, tugas Satgas hanya sebatas pengawasan untuk melihat mana tambang yang sudah mati masa izinnya atau tidak berizin. 

Menurutnya, Pemkab Serang melalui Satgas Pertambangan akan membuat laporan kepada pihak Pemprov Banten terutama Dinas ESDM untuk tindak lanjut berikutnya. 

”Karena untuk tambang-tambang yang sudah tidak berizin itu kewenangan penutupannya ada di Pemprov Banten, seperti itu. Jadi saat ini sudah dibentuk Satgasnya, tinggal nanti pengesahan tanda tangan dari Bupati malam ini juga,” ujarnya. 

Zaldi memastikan, pada Jumat, 02 Oktober 2026, Tim Satgas Pertambangan langsung melakukan tugasnya, dalam hal ini pengawasan aktivitas tambang. 

"Ya, besok sudah mulai action. Rencananya mungkin ke wilayah Pabuaran dulu, terus semua wilayah lokasi tambang, Jawilan misalnya, kemudian Bojonegara, Pulo Ampel, Mancak,” tuturnya. 

Adapun untuk pengawasannya, kata Zaldi, akan dibagi beberapa tim atau wilayah pengawasannya. 

"Iya dibagi tim. Sehingga nanti bisa langsung bekerja secara simultan dan kita bisa langsung mendapatkan data cepat, terutama terkait dengan tambang-tambang yang ilegal,” pungkasnya. (*/red)

Bupati Serang Tegaskan Sekolah Harus Ciptakan Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak-anak

By On September 29, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri Sosialisasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman jenjang SD, di Swiss-Belinn Modern Cikande, Senin, 28 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa sekolah harus bisa menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak didik. 

Hal itu disampaikan Bupati Serang saat menghadiri Sosialisasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman jenjang Sekolah Dasar (SD) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), di Swiss-Belinn Modern Cikande, Senin, 28 September 2026. 

”Kegiatan sosialisasi budaya sekolah supaya aman dan nyaman ini diintegrasikan dengan para Kepala Sekolah. Bagaimana mereka juga mendapatkan pendidikan melalui Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Jadi nanti ada narasumber dari BPMP,” ujar Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah kepada wartawan. 

Ratu Zakiyah juga menyampaikan berbagai hal kepada ratusan Kepala Sekolah. 

"Sekolah harus menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita, itu yang pertama. Tapi itu tidak bisa satu sektor saja. Misalnya Dinas Pendidikan, tapi harus terintegrasi, kerja sama dengan DP3AKB. Bagaimana perlindungan terhadap anak-anak. Kemudian mutu atau layanan pendidikannya dengan Badan Penjaminan Mutu Pendidikan,” tuturnya. 

Oleh karena itu, Ratu Zakiyah kembali menegaskan selain bagaimana memberikan ruang yang nyaman dan aman bagi anak-anak, Kepala Sekolah harus memberikan contoh yang terbaik untuk perangkatnya, terutama guru-gurunya. 

Sebab, kata dia, jika sudah memberikan contoh yang terbaik sebagai kepala sekolah tentu para guru juga bisa memberikan contoh yang terbaik untuk anak-anak muridnya. 

”Saya juga sampaikan harus jalin komunikasi dengan orang tua murid. k

Karena itu penting. Mendidik anak tidak hanya guru saja, tapi di sini perlu kolaborasi dan sinergi dengan para orang tua murid. Salah satunya membatasi anak bermain gawai,” ucapnya. 

Meski demikian, Ratu Zakiyah mengaku bersyukur lingkungan sekolah tersebar di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan nyaman. 

Kendati demikian ada satu dua titik atau salah satu padepokan di salah satu pendidikan ada oknum melakukan hal yang tidak diinginkan. 

”Itu juga menjadi keseriusan dan keprihatinan kita bersama. Maka, tidak hanya leading sektor yang ada di wilayah pendidikan ini saja, tapi semua elemen masyarakat bergerak ada di wilayah masing-masing. Itu juga harus melihat situasi kalau misalnya ada kejanggalan-kejanggalan, maka patut dilihat atau disampaikan kepada yang seharusnya,” pungkasnya. 

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Aaber Nurhadi mengatakan, dengan digelarnya Sosialisasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, sekolah-sekolah tidak ada bullying, perbedaan-perbedaan, rasa dibedakan, dan rasa diskriminasi semua hilang. 

"Diharapkan ke depan anak-anak di sekolah merasa nyaman, tidak lagi ada diskriminasi, tidak lagi perbedaan-perbedaan,” ujarnya. 

Mengacu Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Aaber memastikan untuk menciptakan kolaborasi dengan semua pihak. 

Di Kabupaten Serang diketuai Sekda, wakilnya Bapperida, Dindikbud sekretaris, kemudian anggota-anggotanya dari dinas-dinas terkait ada DP3AKB, Dinkes, dan Dinsos. 

”Sekali lagi harapannya tidak lagi diskriminasi kepada anak-anak, kepada murid. Kemudian ada pelayanan yang sebaik-baiknya untuk lingkungan sekolah agar mereka itu merasa di sekolah itu betah, nyaman,” tuturnya. 

Kepala BPMP Provinsi Banten pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Aria Ahmad Mangunwibawa mengapresiasi Bupati Serang Ratu Zakiyah yang telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. 

"Ini harus kita apresiasi dan kita berikan poin penting, karena tentunya Banten ini termasuk provinsi yang pertama untuk merilis Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, baik provinsi maupun kabupaten-kota,” ujarnya. (*/red)

Berikan Pengarahan Khusus, ‎Dandim 0602/Serang: Seluruh Personel Wajib Hindari Tindakan Pelanggaran

By On September 29, 2026

‎Dandim 0602/Serang, Letkol Inf Marsen Sinaga saat memberikan pengarahan khusus kepada seluruh personel, di Aula Makodim 0602/Serang, Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Senin, 28 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com – Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Marsen Sinaga memberikan pengarahan khusus (Jam Komandan) kepada seluruh personel jajaran, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Aula Makodim 0602/Serang, Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Senin, 28 September 2026. 

‎Dalam arahannya, Letkol Inf Marsen Sinaga menegaskan agar seluruh prajurit dan PNS Kodim 0602/Serang, senantiasa menjaga nama baik institusi dengan menghindari berbagai bentuk pelanggaran hukum maupun disiplin. 

‎"Seluruh personel wajib menghindari tindakan pelanggaran seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian online, serta sikap arogan yang dapat merusak citra TNI Angkatan Darat di mata publik," tegas Letkol Inf Marsen Sinaga. 

‎Selain menjaga disiplin, Dandim juga mengingatkan pentingnya memelihara kesiapsiagaan satuan, personel, maupun materiil secara berkala. 

Hal ini sangat krusial guna mengantisipasi dinamika tugas, potensi ancaman keamanan, hingga penanggulangan bencana alam di wilayah Kota Serang dan Kabupaten Serang. 

Menurutnya, setiap kebijakan dari pimpinan komando atas juga wajib dilaksanakan dengan cepat, tepat, dan tanpa ragu. 

‎Dandim juga menyoroti peran strategis Babinsa di lapangan, sebagai ujung tombak satuan Bintara Pembina Desa (Babinsa). 

‎Letkol Inf Marsen Sinaga meminta Babinsa, untuk mengoptimalkan perannya sebagai pengayom masyarakat, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. 

‎Bagi para perwira, Dandim berpesan agar selalu hadir di tengah-tengah anggota, untuk memahami setiap kendala yang dihadapi bawahan. 

Perwira diharapkan mampu menjadi pendorong yang solutif, mengedepankan pendekatan humanis, serta menjauhi mentalitas money oriented. 

‎Menutup arahannya, Letkol Inf Marsen Sinaga menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral, khususnya di wilayah teritorial Kodim 0602/Serang. 

‎"Pelihara komunikasi yang intensif dan bangun kerja sama yang solid dengan jajaran Pemerintah Daerah, Aparat Kepolisian, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Elemen Pemuda, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), Media, serta seluruh komponen masyarakat lainnya," pungkasnya. (*/red)

Satreskrim Polres Serang Amankan DPO Kasus Kekerasan Seksual Anak yang Sempat Buron

By On September 29, 2026

Pelaku JA saat diamankan di Mapolres Serang. 

SERANG, KabarXXI.Com – Seorang pemuda berinisial JA alias YS (21), warga Desa Nagara Padang, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, akhirnya ditangkap personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serang. 

Ia sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. 

Penangkapan terhadap JA dilakukan setelah foto dirinya viral di media sosial sebagai DPO. 

Rasa takut dan tertekan karena identitasnya tersebar luas membuat pelaku yang telah buron selama sekitar enam bulan itu akhirnya menyerahkan diri saat hendak menemui korban. 

"Pelaku ini merasa ketakutan luar biasa karena fotonya sudah viral di media sosial sebagai DPO. Ia akhirnya diamankan saat akan menemui korban untuk meminta maaf," kata Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan di Mapolres Serang, Senin, 28 September 2026. 

JA diamankan personel Unit PPA Satreskrim Polres Serang di Kampung Lame Hideung, Desa Padasuka, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, pada Jumat, 25 September 2026. 

Saat itu, pelaku tengah dalam perjalanan menuju lokasi pertemuan dengan korban. 

Kapolres menjelaskan, kasus ini bermula sekitar Desember 2025 ketika JA dan korban DA (15) berkenalan pada pesta pernikahan kerabat korban. Setelah saling tukar nomor handphone, keduanya intens berkomunikasi melalui pesan singkat. 

"Pada sekitar Januari 2026, tersangka menyatakan cinta dan cintanya diterima oleh korban, sehingga keduanya berpacaran. Namun, hubungan tersebut kemudian disalahgunakan tersangka untuk melakukan perbuatan bejat," kata Andri Kurniawan. 

Pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, tersangka mengajak korban jalan-jalan. Sekitar pukul 19.00 WIB, tersangka menjemput korban menggunakan sepeda motor dan berkeliling di sekitar kawasan KP3B. 

Setelah makan dan minum di angkringan sekitar pukul 23.30 WIB, tersangka mengajak korban ikut ke rumahnya. 

Sesampainya di rumah, keduanya masuk dengan mengendap-ngendap karena takut ketahuan oleh kedua orang tua tersangka. 

"Saat keduanya berada di dalam kamar tersangka, korban diberikan minuman sprite yang dicampur pil diduga hexymer hingga membuat korban merasa pusing dan lemas. Selanjutnya korban disetubuhi dan dicabuli oleh tersangka," ujar Kapolres. 

Sekitar pukul 05.00 WIB, saat korban dirasa cukup sadar, korban diantarkan pulang oleh tersangka. Karena tidak pulang semalaman, orang tua korban menginterogasi dan mengetahui bahwa korban telah menginap serta disetubuhi pelaku. 

"Orang tua korban yang tidak terima kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Serang. Berbekal laporan itu, petugas PPA mengirimkan surat panggilan, namun pelaku tidak pernah memenuhi panggilan," jelas Andri Kurniawan. 

Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady ES menambahkan, penyidik telah beberapa kali melayangkan surat panggilan kepada pelaku. Namun, JA selalu mangkir dengan berbagai alasan. 

"Karena beberapa kali tidak kunjung hadir, petugas PPA yang dipimpin Ipda Henry Jayusman mendatangi rumah pelaku, namun tidak ada di rumahnya. Akhirnya penyidik menerbitkan DPO terhadap yang bersangkutan," kata Andi Kurniady. 

Menurutnya, pelaku sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas. Namun, tekanan psikologis karena foto dan identitasnya viral di media sosial membuat pelaku akhirnya keluar dari persembunyiannya. 

"Pelaku mengaku tidak tahan dengan tekanan batin karena fotonya tersebar luas. Ia pun nekat menemui korban untuk meminta maaf, dan di situlah kami berhasil mengamankan yang bersangkutan tanpa perlawanan," jelasnya. 

Saat ini, JA telah ditahan di Mapolres Serang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 473 dan atau Pasal 415 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*/red)

Dilantik Jadi Ketua HKTI Banten, Andra Soni Jadikan Kawasan Sitandu Laboratorium Pertanian

By On September 26, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat dilantik sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Banten periode 2026–2031, di Kawasan Sitandu Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Gubernur Banten, Andra Soni resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Banten periode 2026–2031. 

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026, di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

​Sebagai Ketua baru yang terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Banten, Andra Sono menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan sektor pertanian. 

Ia menyebut, keberadaan HKTI harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para petani. 

​"Saya sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya para insan pertanian," ujar Andra Soni. 

​Sebagai Gubernur, Andra Soni menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menjalankan sejumlah program strategis yang bersinggungan langsung dengan sektor pertanian. Salah satunya adalah pembangunan Jalan Usaha Tani yang bertujuan meningkatkan konektivitas, serta menekan biaya produksi dan distribusi hasil panen. 

​Selain itu, Pemprov Banten juga tengah menggencarkan program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera). Sepanjang tahun pertama pelaksanaannya, program ini telah merampungkan 61 ruas jalan desa. 

​"Dampaknya, alhamdulillah, nilai tukar petani kita mengalami peningkatan," ujarnya. 

​Andra Soni juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur perdesaan akan terus berlanjut pada 2026. Hal ini merupakan wujud nyata dukungan Pemprov Banten terhadap pemerataan ekonomi yang dimulai dari desa. 

​"Desa adalah tempat kita berasal dan lokasi utama produksi. Apa yang kita konsumsi sehari-hari tumbuh dan dirawat oleh petani di desa," kata dia. 

​Terkait peranan HKTI, Gubernur Andra Soni berencana mengarahkan Kawasan Sitandu seluas 20 hektare sebagai laboratorium pertanian sekaligus ruang inovasi budi daya. 

​"Kawasan ini bisa kita jadikan laboratorium. Banyak insan tani kita yang mampu memproduksi pupuk dan mempraktikkan berbagai metode tanam, semuanya bisa diuji coba di sini," ujarnya.

Dia berharap, kepengurusan HKTI yang baru dapat menjadi wadah solid untuk memajukan petani. 

"Meskipun pengurus tidak semuanya berlatar belakang petani murni, kami berkomitmen kuat mendukung petani Banten agar semakin makmur dan sejahtera," tegasnya. 

​Sementara itu, Ketua Umum HKTI, Sudaryono yang turut hadir dalam pelantikan tersebut mengapresiasi potensi besar pertanian di Banten. 

Ia menilai, tren produktivitas pertanian Banten terus menunjukkan peningkatan dan berhasil membuka banyak lapangan pekerjaan baru. 

​"Banten adalah wilayah yang secara pertanian sangat potensial. Kita bisa melihat, selama sahabat saya, Pak Andra Soni, menjadi gubernur, produktivitas dan peringkat pertanian di Banten terus naik," kata Sudaryono. 

​Sudaryono juga menyoroti pentingnya peningkatan produksi komoditas pangan—seperti beras, jagung, tebu, sayuran, dan buah-buahan—untuk mendukung swasembada nasional. 

Ia menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah memberikan kepastian penyerapan pasar (off-take) bagi hasil panen petani lokal. 

​"Adanya jaminan off-take (jual beli, red) melalui program MBG memberikan efek langsung terhadap perputaran ekonomi di desa-desa," tuturnya. 

​Ia meyakini, program yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut mampu memicu lonjakan produktivitas berbagai komoditas pertanian dan peternakan di Banten. 

"Sinergi BGN dengan program MBG-nya ini akan menjadi pemicu utama meningkatnya produktivitas pertanian kita," pungkasnya. (Welfendry)

Polsek Cikande Salurkan 8.000 Liter Air Bersih dan Edukasi Warga Cegah Kebakaran

By On September 26, 2026

Jajaran Polsek Cikande, Polres Serang melaksanakan Baksos penyaluran air bersih sekaligus merangkai kegiatan dengan sosialisasi pencegahan kebakaran, Sabtu, 26 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com – Jajaran Polsek Cikande, Polres Serang, kembali turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau di wilayah hukumnya, Sabtu, 26 September 2026. 

Polsek Cikande melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) penyaluran air bersih sekaligus merangkai kegiatan dengan sosialisasi pencegahan kebakaran. 

Kegiatan kemanusiaan diawali dengan penyaluran bantuan air bersih dari Polres Serang melalui Polsek Cikande untuk warga yang mengalami krisis air di Kampung Pinggir Rawa RT 04/01, Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande. 

Sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok harian masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kekeringan musim kemarau. 

Setelah penyaluran air bersih, Polsek Cikande melanjutkan kegiatan dengan sosialisasi serta pemasangan spanduk imbauan pencegahan kebakaran di Kampung Julang Pandan RT 08/02, Desa Julang, Kecamatan Cikande. 

Dalam kesempatan itu, personel mengimbau warga untuk tidak membakar sampah sembarangan dan tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan karena kondisi cuaca kering membuat api sangat mudah membesar. 

Warga juga diingatkan untuk segera menghubungi layanan gratis Call Center 110 jika melihat atau mengalami kejadian kebakaran. 

Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta antisipasi bencana kemarau menjadi prioritas utama jajarannya. 

"Krisis air bersih merupakan masalah mendesak yang langsung berdampak pada kehidupan sehari-hari warga. Oleh karena itu, kami prioritaskan penyaluran 8.000 liter air bersih ini di Desa Songgom Jaya agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi," kata Kompol Rudika Harto Kanajiri. 

Selain penyaluran air, kata dia, langkah preventif terhadap potensi bencana kebakaran juga tak kalah penting untuk menjaga keselamatan warga. 

"Di saat yang sama, kami juga memasang spanduk imbauan dan melakukan sosialisasi agar warga tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan maupun sampah. Kami berharap aksi sosial dan edukasi ini dapat membantu meringankan beban masyarakat. Kami juga mengimbau warga untuk terus saling menjaga serta tak ragu melapor via layanan 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian," pungkasnya. (*/red)

120 Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Audisi Kang Nong Kabupaten Serang 2026

By On September 26, 2026

Disporapar gelar Audisi Kang Nong Kabupaten Serang Tahun 2026,di Gedung KORPRI Jalan Jendral A Yani Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menyelenggarakan Audisi Kang Nong Kabupaten Serang Tahun 2026,di Gedung KORPRI Jalan Jendral A Yani Kota Serang, Sabtu, 26 September 2026. 

Sebanyak 120 peserta baik pelajar dan mahasiswa dari 29 kecamatan mengikuti audisi tersebut. 

Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwisatya Prasadya mengatakan, Audisi Kang Nong Kabupaten Serang digelar setiap dua tahun sekali. Sebelumnya digelar pada Tahun 2024 dan kembali digelar pada Tahun 2026 ini. 

”Kemarin 2024, sekarang kita adakan di tahun 2026 karena untuk mencari duta-duta pariwisata, duta literasi, duta pajak, duta lingkungan hidup, dan sebagainya,” kata Anas kepada wartawan usai membuka audisi didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Disporapar, Devi Maryati. 

Adapun untuk peserta yang mengikuti Audisi Kang Nong sebanyak 120 orang baik pelajar dan mahasiswa, yang selanjutnya setelah terseleksi tentunya ada karantina dan juga grand final. 

Menurutnya peserta akan mengerucut memilih 10 pasang artinya 10 dari finalis Kang dan 10 dari finalis Nong. 

”Kami berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa membuka semangat tentunya para generasi muda, untuk menunjukkan potensi-potensi terbaik mereka di Audisi Kang Nong Kabupaten Serang,” ujarnya. 

Kendati demikian, Anas mengakui untuk Audisi Kang Nong 2026 berbeda dengan Audisi pada Tahun 2024 lalu lantaran kondisi efisiensi anggaran. Sehingga mulai dari bagaimana mencari potensi-potensi kang nong ini dengan kemampuan terbatas namun dapat tetap terlaksana dengan baik. 

”Mudah-mudahan juga tahun ini kita bisa menghasilkan Kang Nong nanti yang bisa mewakili pemuda pemudi di Kabupaten Serang. Rencana ke depan ada Festival Anyer-Panarukan dan berbagai festival lainnya,” terangnya. 

”Tentunya, Kang Nong ini dibutuhkan nanti untuk menyampaikan promosi-promosi pariwisata dan juga hal-hal lain mungkin yang dapat membantu Kabupaten Serang berkembang lebih maju nantinya,” imbuhnya. 

Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Disporapar Kabupaten Serang, Devi Maryati mengatakan, pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2026 dibuka tahapan pendaftaran. 

"Juga ada ketentuan-ketentuan umum dan ketentuan khususnya bagi syarat-syarat untuk mengikuti pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang," ujarnya. 

Tahap pendaftaran, kata dia, ada sebanyak 120 peserta yang selanjutnya diadakan tahap 1 untuk mengikuti seleksi administrasi. 

”Nanti juri-juri ditahap ini melakukan seleksi secara administrasi dari syarat-syarat ketentuan yang tadi sudah diberikan ketentuan dari pendaftaran. Setelah tahap 1 seleksi pendaftaran, akan ditentukan yang lolos masuk 50 besar untuk mengikuti audisi tahap dua,” ujarnya. 

Untuk audisi tahap 2, kata Devi, para peserta yang terpilih 50 besar untuk menunjukkan uji bakat dengan menampilkan potensi-potensi yang dimiliki. 

Selanjutnya, setelah penampilan uji bakat akan terseleksi kembali mengerucut menjadi 40 besar atau 20 pasang, selanjutnya dalam rangka untuk memantapkan akan dilaksanakan karantina di salah satu hotel Kecamatan Anyer. 

”Karantina selama dua hari. Akan diberikan pembekalan materi dari sisi psikologi, dari cara melaksanakan table manner atau etika sopan santun. Itu semua nanti akan dibekali di karantina,” terangnya. 

Setelah tahapan karantina, lebih lanjut Devi menerangkan, akan diadakan finalis, yaitu seleksi untuk pemilihan 10 besar untuk Kang dan 10 untuk Nong Kabupaten Serang atau 10 pasang.  

"Untuk grand final masih kita diskusikan untuk tempatnya, karena kita juga melihat kondisi,” tuturnya. (*/red)

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD Secara Menyeluruh

By On September 22, 2026

Wagub Dimyati saat pengukuhan Buyung Wiromo Samudro sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin, 21 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memperketat pengawasan terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

Pengawasan ini diminta untuk dilakukan sejak tahap perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan kegiatan. 

​Permintaan tersebut disampaikan Wagub Dimyati usai mengukuhkan Buyung Wiromo Samudro sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin, 21 September 2026. 

Pengawasan ketat dinilai penting sebagai upaya mencegah penyimpangan, sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. 

​Buyung Wiromo menggantikan Rusdy Sofyan yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara. 

Pengukuhan ini turut disaksikan oleh Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP, Setya Nugraha. 

​“Saya minta BPKP betul-betul melakukan pengawasan yang ketat, terutama terhadap kegiatan Pemprov Banten yang berkaitan dengan Kementerian dan Lembaga,” kata Wagub Dimyati. 

​Wagub Dimyati menjelaskan, BPKP memiliki peran strategis dalam membangun sistem pengendalian pemerintahan agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini. 

Oleh karena itu, kata dia, pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah kegiatan berjalan atau ketika masalah telah muncul. 

​Menurutnya, pengendalian harus dilakukan secara menyeluruh melalui empat tahapan, yakni perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan. 

BPKP diharapkan dapat terus memberikan pendampingan dalam membangun sistem pengendalian yang kuat di lingkungan Pemprov Banten. 

​“Jangan sampai ada kualitas pekerjaan yang buruk, hancur, roboh, rusak, dan lain sebagainya. Pengawasan juga harus menyeluruh dan ketat, jangan hanya parsial,” ujar Wagub Dimyati. 

​Ia berharap, pengawasan dari BPKP dapat mencegah terjadinya berbagai pelanggaran yang berujung pada persoalan hukum, termasuk Operasi Tangkap Tangan (OTT). 

​“Pengendalian dan pendampingan harus diperkuat agar jangan sampai ada pejabat di Provinsi Banten yang terkena OTT,” tegas Wagub Dimyati. 

​Di samping itu, Wagub Dimyati juga meminta BPKP untuk memberikan data dan masukan kepada Pemprov Banten sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027 ditetapkan. 

BPKP dinilai memiliki kapasitas untuk memetakan kondisi pengelolaan keuangan pemerintah secara makro, termasuk mengidentifikasi potensi pemborosan anggaran. 

​“Nanti BPKP akan memberikan data kepada kami. Mudah-mudahan sebelum APBD 2027 disahkan, BPKP sudah bisa memberikan masukan agar alokasinya lebih efektif,” tambahnya. 

​Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, Buyung Wiromo Samudro menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program dan pengawasan yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya. 

​“Apa yang belum selesai akan kita selesaikan, kemudian kita tingkatkan. Saya rasa hal tersebut sudah terangkum dalam apa yang diharapkan oleh Pak Wagub,” kata Buyung. 

​Menurut Buyung, salah satu aspek krusial yang akan terus diperkuat adalah Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). 

Sistem tersebut tidak hanya harus berjalan pada level teknis, tetapi juga harus menjadi bagian integral dari tata kelola dan budaya organisasi di pemerintahan. 

​Ia menekankan pentingnya peran kepala daerah dan jajaran pimpinan tinggi dalam menciptakan lingkungan pengendalian yang baik melalui keteladanan. 

​“Budaya pemimpin yang memberikan contoh baik untuk tidak melakukan pelanggaran adalah hal yang sangat penting dalam pencegahan (penyimpangan),” pungkasnya. (*/red)

Polres Serang Kenalkan Penggunaan AI yang Aman dan Bijak kepada Pelajar SMKN 1 Kragilan

By On September 22, 2026

Polres Serang menggelar Pelatihan Paham AI kepada pelajar SMKN 1 Kragilan, Senin, 21 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Polres Serang menggelar Pelatihan Paham Artificial Intelligence (AI) bagi 150 pelajar SMKN 1 Kragilan, Kabupaten Serang, Senin, 21 September 2026. 

Kegiatan ini bertujuan membekali para pelajar agar mampu mengenal dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara bijak, aman, serta bertanggung jawab. 

‎Pelatihan tersebut menghadirkan Tim Trainer Paham AI Polres Serang yang sebelumnya telah mengikuti Training of Trainer (TOT). 

‎Dalam pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan sejumlah materi, mulai dari pengenalan Artificial Intelligence, risiko penyalahgunaan AI, pembuatan akun peserta, hingga pemahaman mengenai etika dan keamanan digital. 

Kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. 

‎Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan mengatakan, perkembangan teknologi AI memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan, namun penggunaannya perlu dibarengi dengan pemahaman mengenai etika dan keamanan digital. 

‎“Teknologi AI dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat bagi pelajar untuk belajar dan mengembangkan kreativitas. Namun, para siswa juga harus memahami risiko penyalahgunaannya. Karena itu, kami ingin membekali generasi muda agar mampu menggunakan AI secara cerdas, beretika, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Kapolres Serang. 

‎Menurut Kapolres, literasi digital menjadi semakin penting seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi. Pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami batasan serta konsekuensi dalam pemanfaatannya. 

‎“Kami berharap pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Gunakan teknologi untuk hal-hal positif, mendukung pendidikan, meningkatkan kemampuan, dan jangan mudah menyalahgunakan teknologi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya. 

‎Antusiasme terlihat dari para siswa selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Sebanyak 150 peserta berhasil menyelesaikan kegiatan dan mendapatkan sertifikat pelatihan Paham AI. 

‎Pihak SMKN 1 Kragilan menyambut baik kegiatan tersebut dan mendukung pelaksanaan pelatihan serupa secara berkelanjutan. 

Program Paham AI selanjutnya akan kembali dilaksanakan sesuai jadwal yang dikoordinasikan dengan pihak sekolah. 

‎Melalui kegiatan ini, Polres Serang berharap dapat turut membangun generasi muda yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran mengenai etika, keamanan, serta tanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. (*/red)

Yayasan Jakarta With Love Audiensi ke Pemkab Serang, Siapkan Rumah Pintar untuk Anak-anak

By On September 22, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat menerima audiensi Yayasan JWL, pimpinan Cha Cha Rosa, di Pendopo Bupati Serang, Senin, 21 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com - Bupati  Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menerima audiensi dari Yayasan Jakarta With Love (JWL), pimpinan Cha Cha Rosa, di Pendopo Bupati Serang, Senin, 21 September 2026. 

Audiensi tersebut membahas rencana kolaborasi dalam bidang sosial dan pendidikan, salah satunya melalui pembangunan atau renovasi Rumah Pintar bagi anak-anak di Kabupaten Serang. 

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Serang Syamsuddin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Yadi Priyadi Rochdian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aber Nurhadi, Kepala Dinas Kesehatan Efrizal, Kepala Badan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Devid Hermawan, Plt Kepala BPKAD Muhammad Ishak Abdul Rouf, serta Sekretaris DisKominfo Febrian Ripera. 

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Jakarta With Love yang memiliki inisiatif untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. 

"Ya, baik. Tentu pertama, saya secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan tentu mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Yayasan Jakarta with Love. Kebetulan hari ini didampingi juga oleh Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Ibu Fatma Saifullah Yusuf. Terima kasih Ibu yang telah membersamai hari ini," kata Ratu Rachmatuzakiyah. 

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya bersama agar anak-anak di Kabupaten Serang mendapatkan pendidikan yang layak. 

"Ini dalam rangka berkolaborasi dan bersinergi untuk bagaimana anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, tentu kami Pemkab Serang terbuka untuk siapa pun jika ingin berkontribusi di wilayah kami, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pemkab Serang dan khususnya untuk anak-anak kami di wilayah Kabupaten Serang," tuturnya. 

Ratu Rachmatuzakiyah menjelaskan, Yayasan Jakarta With Love berencana membangun atau merenovasi fasilitas yang nantinya dapat menjadi Sekolah Pintar atau tempat bagi anak-anak untuk belajar dan bermain. 

"Jadi nanti rencananya dari Yayasan Jakarta with Love itu ingin membangun atau merenovasi, bekerja sama dengan kami Pemkab Serang, membuat Sekolah Pintar supaya nanti anak-anak bisa berkumpul, bermain dengan baik, dan tentu dalam rangka juga mewujudkan Generasi Emas 2045," jelasnya. 

Ia berharap rencana tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Serang, khususnya anak-anak. 

"Semoga apa yang diinginkan dari Yayasan Jakarta with Love itu juga bisa bermanfaat, dan saya yakin pasti bermanfaat khususnya untuk warga kami di wilayah Kabupaten Serang," katanya. 

"Ada satu dua tempat yang akan kami kunjungi. Nanti yang mengeksekusi tentu Jakarta with Love sendiri, karena kami belum mengetahui secara detail apa saja yang akan selain renovasi ruangan, apa yang akan diberikan lagi saya belum mengetahui secara detail. Namun ada beberapa tempat, salah satunya adalah di Kecamatan Cikande. Jadi hari ini kami akan berkunjung ke wilayah Cikande," ungkapnya. 

Sementara itu, Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), Fatma Saefullah Yusuf, turut menyampaikan dukungannya terhadap rencana kegiatan sosial yang dilakukan Yayasan Jakarta With Love di Kabupaten Serang. 

"Saya selaku Pendamping Menteri Sosial senang sekali ketika ada teman yang ingin membantu masyarakat di Kabupaten Serang dan kebetulan Bupati Serang ini adalah sahabat saya juga," ujar Fatma. 

Menurut Fatma, kehadiran Yayasan Jakarta With Love menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam memberikan fasilitas yang dapat mendukung proses belajar dan aktivitas anak-anak. 

"Dan ini merupakan sebuah apa, rasa syukur ketika Ibu Cha cha dengan Jakarta dengan Love-nya ingin merenovasi atau membangun sebuah tempat, tempat bermain atau tempat belajar. Tempat belajar untuk anak-anak di Kabupaten Serang," katanya. 

Fatma menilai, langkah tersebut perlu mendapatkan apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak. 

"Dan ini perlu kita apresiasi, disambut baik pula oleh Ibu Bupati, dan saya mendukung dari belakang. Senang banget, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan beliau bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Serang," ujarnya. 

Sementara itu, Founder sekaligus Ketua Umum Yayasan Jakarta With Love, Cha Cha Rosa menjelaskan bahwa JWL merupakan yayasan yang fokus pada kegiatan sosial dan memiliki sejumlah program untuk membantu masyarakat. 

"Jakarta With Love, Yayasan Jakarta Berbagi Kasih. Kebetulan saya Chacha Rosa, founder dan Ketua Umum dari Jakarta with Love," kata Chacha. 

Ia menjelaskan, salah satu program utama JWL adalah pembangunan Rumah Pintar yang ditujukan untuk membantu daerah-daerah yang masih membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan. 

"Kita memang yayasan itu concern di kegiatan sosial. Memang basisnya sosial, tujuannya adalah untuk dalam rangka salah satu program dari JWL itu sendiri, pembangunan Rumah Pintar. Jadi memang berniat membantu daerah-daerah yang belum beruntung dalam hal pendidikan, kesejahteraan, seperti itu dengan niat membangun Rumah Pintar," jelasnya. 

Chacha menambahkan, program JWL tidak hanya berfokus pada pembangunan Rumah Pintar. Yayasan tersebut juga memiliki berbagai kegiatan sosial lainnya, mulai dari kepedulian terhadap anak yatim, anak-anak penyandang disabilitas, hingga pemberdayaan UMKM. 

"Programnya cukup banyak ya. Selain membangun Rumah Pintar, peduli anak yatim, tentang Kesejahteraan dalam hal anak-anak cacat, seperti itu banyak. Banyak sekali sih programnya, UMKM juga. Kita selalu rutinitas ngadain bazar untuk UMKM daerah yang benar-benar kita angkat, yang mana hasilnya memang untuk charity lagi, seperti itu," tuturnya. 

Menurut Chacha, sasaran utama berbagai kegiatan sosial tersebut mayoritas adalah anak-anak. Sementara untuk program UMKM, JWL menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan perekonomian keluarga. 

"Terutama anak-anak, mayoritas anak-anak. Kalau untuk UMKM sih untuk orang yang ekonomi rendah, ekonomi bawah, yang memang tujuannya untuk mengangkat ekonomi seperti itu dalam rumah tangga," pungkasnya. (*/red)

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Cikande Konsisten Gelar Patroli Rutin dan Dialogis di Cikande dan Kibin

By On September 19, 2026

Personel Polsek Cikande melaksanakan kegiatan patroli rutin pada Jumat, 18 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Cikande Polres Serang secara konsisten melaksanakan kegiatan patroli rutin pada Jumat, 18 September 2026. 

Patroli ini menyasar berbagai titik strategis di wilayah hukum Polsek Cikande yang mencakup Kecamatan Cikande dan Kecamatan Kibin. 

Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas menyiagakan kendaraan patroli Subsektor Kibin di jalur utama guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas. 

Tak hanya melakukan pemantauan wilayah dan arus lalu lintas, personel di lapangan juga mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog langsung bersama petugas keamanan (Satpam) dan warga. 

Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. 

"Kegiatan patroli ini kami laksanakan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polsek Cikande, meliputi Kecamatan Cikande dan Kecamatan Kibin. Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta menjalin sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan," ujar Kompol Rudika Harto Kanajiri. 

Melalui imbauan Kamtibmas yang disampaikan secara langsung, petugas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa waspada dan turut serta menjaga kondusifitas lingkungan sekitar. 

Komitmen Polsek Cikande ini diharapkan dapat terus mewujudkan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan tertib. (*/red)

FKUB Bersama Koramil 0602-01/Serang Kota Gelar Kegiatan Jumat Bersih

By On September 19, 2026

FKUB Kota Serang bersama Koramil 0602-01/Serang Kota menggelar kegiatan Jumat Bersih, Jumat, 18 September 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang bersama Koramil 0602-01/Serang Kota menggelar kegiatan Jumat Bersih, Jumat, 18 September 2026. 

Kegiatan ini berlangsung dari kawasan depan SMPN 15 Kota Serang hingga Jalan Veteran, tepatnya di sekitar Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). 

‎Kegiatan tersebut diikuti unsur FKUB dan jajaran Koramil 0602-01/Serang Kota di bawah pimpinan Danramil Serang Kota, Mayor Inf Uung Nugraha. 

Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan komunikasi lintas umat beragama. 

‎Dalam kesempatan itu, FKUB Kota Serang juga memperkenalkan pucuk pimpinan baru HKBP, Pendeta Conrad Hutahayan. 

Pengenalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara pimpinan rumah ibadah, tokoh agama, FKUB, dan unsur kewilayahan. 

‎Peserta bersama-sama membersihkan lingkungan di sepanjang jalur kegiatan, mulai dari depan SMPN 15 Kota Serang hingga kawasan Jalan Veteran dan Gereja HKBP. 

‎Kehadiran personel Koramil 0602-01/Serang dalam kegiatan tersebut menunjukkan keterlibatan unsur TNI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. 

Kegiatan kebersihan menjadi ruang perjumpaan berbagai unsur masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan sosial. 

‎FKUB Kota Serang menempatkan kegiatan Jumat Bersih sebagai salah satu bentuk nyata merawat kerukunan. 

Hubungan antarumat beragama tidak hanya dibangun melalui dialog, tetapi juga melalui kegiatan bersama yang menyentuh kepentingan masyarakat. 

‎Sementara pengenalan Pendeta Conrad Hutahayan sebagai pimpinan baru HKBP menjadi awal komunikasi dan silaturahmi dengan FKUB serta tokoh agama lainnya di Kota Serang. 

‎Kegiatan berlangsung dalam suasana gotong royong. Peserta membersihkan lingkungan secara bersama-sama hingga kawasan Gereja HKBP di Jalan Veteran. 

‎Sinergi FKUB, Koramil 0602-01/Serang, dan komunitas keagamaan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan sosial dapat menjadi ruang bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus merawat hubungan antarumat beragama di Kota Serang. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *