Berita Terbaru

Kades Buncitan Sidoarjo Ditemukan Tewas di Kantor Desa

By On Mei 04, 2026

Kades Buncitan Sedati Sidoarjo ditemukan meninggal di ruang kerjanya. 

SIDOARJO, KabarXXI.ComKepala Desa (Kades) Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), berinisial MJ (56), ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya, Minggu, 03 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan balai desa bernama Khosim.

Khosim mengatakan, saat itu dirinya sedang membersihkan area Balai Desa Buncitan sekitar pukul 16.00 WIB. Ia melihat sepeda motor milik kepala desa masih terparkir di depan kantor.

“Saya curiga karena kendaraan Pak Lurah masih ada. Biasanya kalau sudah pulang tidak ada di sini,” ujar Khosim kepada wartawan, Minggu, 03 Mei 2026.

Sekitar pukul 16.30 WIB, hujan mulai turun. Khosim kemudian hendak masuk ke dalam balai desa untuk mencuci tangan. Saat melewati ruang kepala desa, ia melihat kondisi ruangan gelap dan pintu tidak terkunci.

“Saya panggil dari luar, tapi tidak ada jawaban. Saya kira beliau sedang istirahat,” ujarnya.

Karena tak mendapat respons, Khosim memberanikan diri masuk dan menyalakan lampu. Saat itulah ia mendapati MJ dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Melihat Pak Kades terlihat duduk di sofa ruang kerja, tapi ada tali yang mengikat lehernya. Saya langsung panik, keluar minta tolong warga sekitar dan Pak RW,” imbuhnya.

Menurut Khosim, selama ini MJ dikenal sebagai sosok sederhana dan dekat dengan masyarakat. Ia mengaku tidak melihat tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

“Setahu saya orangnya baik, biasa saja, dekat dengan warga. Tidak kelihatan ada masalah,” ucapnya.

Warga yang datang ke lokasi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Petugas yang tiba selanjutnya melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa itu. (*/red)

Israel Bombardir Lebanon, 2.400 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Rusak

By On April 25, 2026

Lebanon porak poranda diserang Israel. 


JAKARTA, KabarXXI.Com - Selama 45 hari Israel membombardir Lebanon. Serangan tersebut menewaskan 2.400 orang dan menghancurkan 62 ribuan rumah. 

"Dalam waktu sekitar 45 hari, kami mencatat 21.700 unit rumah hancur dan 40.500 unit rumah rusak," ujar Kepala Dewan Nasional untuk Penelitian Ilmiah (CNRS), Chadi Abdallah, saat konferensi pers, Dilansir Aljazeera, Rabu, 22 April 2026. 

Tak hanya itu, Israel juga tetap membombardir Lebanon di tengah gencatan senjata. Akibatnya, ratusan unit rumah hancur. 

"CNRS juga memperkirakan bahwa 428 unit rumah hancur dan 50 rusak selama tiga hari pertama gencatan senjata," ujar Abdallah. 

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Lebanon, Tamara Zein kepada wartawan mengatakan, serangan Israel tidak hanya mengenai permukiman penduduk, infrastruktur sipil, dan tempat ibadah, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada area pertanian dan hutan yang luas. 

Tak hanya itu, serangan Israel terhadap Lebanon juga memakan korban jiwa warga sipil. Serangan Israel menewaskan lebih dari 2.400 orang. 

Selain itu, lebih dari satu juta orang juga mengungsi sejak dimulainya kembali pertempuran antara Israel dan Hizbullah pada 2 Maret 2026 lalu. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *