Pasca Pemilu 2019, Pimpinan Ponpes Al Fauzan Serukan Masyarakat untuk Bersatu Kembali

Diposting oleh On Sunday, May 12, 2019

Ustad Muhammad Badri. 
SERANG, KabarXXI.Com – Pelaksanaan Pemilu 2019 di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten, berjalan relatif aman dan lancar tanpa meninggalkan masalah yang berarti. Pasca Pemilu 2019, sejumlah tokoh, baik Tokoh Masyarakat maupun Tokoh Agama meminta semua elemen untuk bersatu kembali.

Salah seorang Tokoh Agama di Kecamatan Cinangka, Ustad Muhammad Badri yang juga Pimpinan Ponpes Al Fauzan mengatakan, secara umum pelaksanaan Pemilu berlangsung baik. 

Menurutnya, pelaksanaan Pemilu di Kecamatan Ciomas berjalan dengan baik dan tidak ada konflik yang terjadi, meskipun timbul perbedaan, dan sudah saatnya masyarakat bersatu kembali pasca Pemilu 2019.

"Alhamdulillah, pelaksanaan Pemilu berlangsung dengan baik di kecamatan Ciomas,  juga tidak ada konflik yang terjadi, meskipun timbul perbedaan. Kini tinggal semua eleman masyarakat bersatu kembali," ujarnya, Minggu, 12 Mei 2019.

Ustad Muhammad Badri juga mengatakan, bahwa dalam berbagai kesempatan dirinya selalu menyampaikan kepada jemaah dan para Santri Ponpes Al Fauzan jika Pemilu sudah berakhir.

Ia juga sering mengingatkan bahwa kini waktunya untuk bersatu kembali, jangan sampai ada perseteruan.

Ia menyebut, Indonesia jadi negara yang sangat menarik karena punya kultur yang berbeda dengan negara lain. Meskipun terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama, namun pelaksanaan Pemilu berlangsung demokratis dan cukup bagus.

"Kalau Pemilu seperti kemarin itu misalnya ada di Yaman, atau negara-negara timur tengah lainnya, mungkin bisa jadi sudah kacau. Tapi Alhamdulillah di Indonesia ini semua pihak masih bisa menjaga dan menahan diri," ucapnya.

Ustad Muhammad Badri juga menyampaikan apresiasi kepada PPK Kecamatan Ciomas dan Penyelenggara Pemilu lainnya  karena sudah menyelengarakan Pemilu 2019 dengan baik .

“Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Saya juga ingin menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PPK Kecamatan Ciomas dan penyelenggara Pemilu lainnya yang sudah bahu membahu menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan baik.” ujarnya.

Ustad Muhammad Badri juga menyampaikan belasungkawa terhadap penyelenggara Pemilu maupun aparat TNI dan Polri yang gugur saat menjalankan tugasnya.

"Saya juga turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap para penyelenggara Pemilu yang gugur saat menjalankam tugas, juga aparat keamanan dan lainnya yang mendapatkan musibah dan ada juga yang sakit. Mereka semua itu adalah pahlawan demokrasi," katanya.

Ustad Muhammad Badri juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan di tempatnya masing-masing, dan menunggu hasil pengumuman resmi KPU pada tanggal 22 Mei nanti. Diharapkan, apa pun hasilnya dalam kontestasi Pemilu 2019 ini semua pihak bisa menghormatinya dan menerimanya dengan lapang dada.

"Kita harus hormati keputusan KPU Pusat. Siapa pun nanti Presidennya yang menang atau kalah, kita harus terima dengan lapang dada, termasuk legislatif juga," tutupnya. (rls/red)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »