Gegara Kalah Main Game, Suami Tega Aniaya Istri Hingga Tewas

Diposting oleh On Thursday, May 16, 2019

Foto Ilustrasi. 
TANGERANG, KabarXXI.Com – Unit Reskrim Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, menangkap DS tersangka pelaku Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya yang berinisial AS pada Selasa, 14 Mei 2019.

DS ditangkap di rumah kontrakannya di Kampung Pasir, RT 004 RW 002, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, atas perbuatannya menganiaya istrinya hingga tewas. 

Peristiwa terjadi pada Rabu, 08 Mei 2019, sekira pukul 15.00 Wib, di rumah kontrakan Kampung Pasir, RT 004 RW 002, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Jatiuwung, korban AS dengan DS yang merupakan pasangan suami istri tersebut cekcok.

Dipicu karena DS yang merasa tersinggung saat sedang asyik bermain game di handphonenya, tetapi disuruh-suruh terus oleh korban.

Hal tersebut diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung, AKP Jazuli kepada awak media KabarXXI.Com, Rabu, 15 Mei 2019.

"Karena merasa terganggu, DS menjadi kesal lantas marah-marah kepada korban, sehingga memukul korban dengan menggunakan helm di punggung sebelah kirinya, kemudian korban pergi ke rumah orang tuanya di Kampung Pasirandu, RT 003 RW 002, Kelurahan Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang," ungkapnya. 

Lalu pada Kamis, 09 Mei 2019, lanjut Kanit, sekitar pukul 08.00 Wib, DS tanpa sepengetahuan korban, datang ke rumah orangtua korban mengambil anaknya yang sedang tidur lantas dibawa kabur.

Karena mendengar ada orang, korban yang saat itu sedang di kamar mandi langsung keluar, ternyata anak korban sudah dibawa kabur oleh suaminya. Melihat hal itu korban berusaha mencegah, namun korban malah ditendang oleh suaminya. 

"Tendangan pertama mengenai kaki, kedua mengenai kemaluan, sehingga terjatuh kemudian dicekik leher korban. Setelah selesai menganiaya korban, DS pergi meninggalkan rumah orang tuanya," papar Kanit. 

Selanjutnya pada Senin, 13 Mei 2019, DS menjemput korban di rumah orang tuanya untuk dibawa pulang ke rumah kontrakannya. Ketika sudah di rumah kontrakan, alangkah terkejutnya saat DS menghampiri korban yang sedang tidur di ruang tamu saat sahur, muka korban terlihat sudah membiru dengan badan menggigil. 

"Dibantu tetangganya DS membawa korban ke klinik. Namun sesampainya di klinik, korban dinyatakan telah meninggal dunia," terang Kanit. 

Atas penganiayaan tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 44 UU No 23 Tahun 2004 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda lima belas juta rupiah. (Widya)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »