Tim Gabungan Polsek Semaka Bekuk Penodong yang Sering Resahkan Warga

Diposting oleh On Thursday, April 04, 2019


TANGGAMUS, KabarXXI.Com – Jajaran Polsek Semaka dibackup Tekab 308 Polres Tanggamus berhasil menangkap seorang tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas) modus todong bernama Lekok Satria (26), warga Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Selain menangkap tersangka, petugas juga masih memburu 2 rekannya yang terlibat dalam penjambretan terhadap pelajar di Kecamatan Semaka Tanggamus.

Dari penangkapan itu terungkap, tersangka bukan hanya melakukan kejahatan terhadap pelajar tersebut, namun bersama komplotannya juga pernah menjambret Handphone di TKP lainnya yakni, di Pekon Bangun Rejo pada Februari 2019, dan di Pekon Sudimoro, Kecamatan Semaka pada Maret 2019.

Kapolsek Semaka, Iptu Heri Yulianto mengatakan, bahwa tersangka Lekok Satria ditangkap berdasarkan laporan tanggal 10 Maret 2019, korbannya Asri Pandoyo (16) di TKP Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka, Tanggamus.

"Tersangka ditangkap dinihari tadi, Kamis, 04 April 2019, sekitar pukul 03.30 Wib, saat berada di rumahnya," kata Iptu Heri Yulianto didampingi Kanit Reskrim Aipda Khaidir dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto di Mapolsek Semaka.

Iptu Heri Yulianto menjelaskan, modus tersangka melakukan kejahatannya yakni bersama 2 temannya membuntuti korban yang berjalan dari arah Pantai Saumil. Setibanya di Pekon Kanoman, tersangka memepet dan mencabut kontak motor korban seraya menodong korban menggunakan sebilah golok kemudian merogoh saku celana korban dan mengambil paksa uang serta handphone (HP).

"Akibatnya, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp 50 ribu dan 2 unit HP, dengan total kerugian senilai Rp 2,3 juta," jelasnya.

Ditambahkan Iptu Heri Yulianto, hasil kejahatan tidak hanya digunakan untuk berfoya-foya, namun juga dipakainya untuk membeli sabu. Hal itu terbukti dengan hasil test urine tersangka positif metafetamine.

"Sudah kami test urine, hasilnya positif narkoba jenis sabu, dan juga diakui tersangka," imbuhnya.

Saat ini tersangka dan barang bukti berupa satu unit HP Samsung J2 prime berikut kotaknya diamankan di Polsek Semaka guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Atas kejahatannya, tersangka terancam Pasal 365 KUPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Sementara untuk 1 HP lain dan 2 rekannya yang telah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran," pungkasnya.

Sementara, tersangka dalam pengakuanya menuturkan bahwa dia bersama komplotanya sebelumnya telah melakukan 3 penjambretan di TKP lain.

"Semuanya 4 kali jambret sama nodong bersama 2 teman saya itu juga. Hasilnya dipakai foya-foya dan beli Sabu," ucapnya. (Hasbuna)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »